Pengasuhan anak bukan semata tanggung jawab ibu. Ayah juga punya peran penting di dalamnya. Bahkan, peran ayah sudah dimulai sejak si anak masih dalam kandungan lho.

ayah dan anak

Psikolog keluarga Roslina Verauli mengatakan, jika ayah mampu membuat ibu bahagia saat hamil, maka kehamilan berlangsung lancar, jauh dari stres. Dus, anak yang dikandung pun akan memetik manfata positifnya. Bahkan, istri yang bahagia peluang hamilnya lebih besar.

“Suami yang mampu membuat istrinya merasa senang, bahagia, tidak mudah stres, istri mudah untuk hamil.  Istri yang hamil bahagia, juga berimbas pada bayinya,” kata Vera dalam temu media Bebenutri Plus Untuk Bantu Optimalkan Asupan Gizi Anak di Jakarta, baru-baru ini.

Saat bayi lahir, ibu dan ayah memiliki peran yang sedikit berbeda dalam pengasuhan anak. Ibu misalnya, lebih banyak bermain dari sisi emosional dan bahasa. Sedangkan ayah akan memberikan fungsinya yang tidak mampu diberikan oleh ibu, bermain ala kasar. “Misalnya anak dilemparkan ke atas, diangkat lagi, dilempar lagi. Ini tidak apa-apa,” ujar Vera. Ayah juga bisa mengajak anak bermain di luar rumah untuk belajar mengeksplorasi lingkungan.

Ayah, imbuh Vera, akan memiliki peran mengajarkan anak berkompetisi saat si buah hati masuk dalam fase pemberian stimulasi di usia 2 sampai 3 tahun. Memasuki usia 5 sampai 6 tahun, ayah dapat mengajarkannya bermain musik atau mengajarkan segala sesuatu yang sifatnya hobi.