Lanjut ke konten

Kapan Saat Pas Turunkan Berat Badan Habis Melahirkan?

27/03/2014

Anda baru saja melahirkan buah hati dan ingin cepat-cepat mendapatkan bentuk tubuh seperti sebelum hamil? Sebaiknya jangan terburu-buru menurunkan kelebihan berat badan yang didapat selama kehamilan.

olahraga pasca persalinan_nationalnursingreview

Lakukan hal ini secara perlahan-lahan, bertahap, karena upaya ini dinilai lebih berhasil. Sisi baiknya adalah, tingkat kebugaran Anda tetap terjaga.

Cara penurunan berat badan secara cepat pasca-melahirkan sama sekali tak disarankan, demikian menurut Alison Bourne, ahli fisioterapi BabyCentre.co.uk.

Selama hamil, tubuh Anda telah melakukan pekerjaan yang menakjubkan membawa bayi di dalam kandungan hingga melahirkannya. Jadi, biarkan tubuh pulih dulu.

Saat sudah siap, Anda dapat melakukan beberapa olahraga ringan untuk membantu meningkatkan kebugaran. Mulailah dengan melatih dasar panggul dan otot di perut dengan latihan ringan (tidak melakukan sit-up). Dengan catatan jika kehamilan dan kelahiran berlangsung alami.

Berjalan-jalanlah dalam jarak pendek setiap hari dengan mendorong kereta bayi. Hal ini akan meningkatkan sirkulasi tubuh dan merupakan latihan ringan yang bisa dilakukan. Memang, tampaknya berjalan-jalan seperti ini membutuhkan upaya keras, namun dampak positifnya akan bisa dirasakan.

Manfaat lainnya, menghabiskan waktu di luar rumah sebagai bentuk olahraga ringan juga akan membantu untuk mengangkat suasana hati, dan memberikan lebih banyak energi untuk mengatasi ‘kekagetan’ menjadi ibu baru.

“Meskipun menemukan waktu untuk berolahraga mungkin sulit, namun hal itu bukan mustahil untuk dilakukan asalkan menjadi prioritas,” kata Bourne.

Jangan terlalu berharap dengan memasang target tinggi di awal minggu ketika mulai menerapkan aktivitas olahraga ringan ini. Lakukan saja yang bisa dijalani, bahkan meskipun hanya selama 10-15 menit dalam sehari.

Apa risikonya olahraga keras yang terlalu cepat dilakukan setelah melahirkan? Risikonya lumayan serius lho. Jika Anda berolahraga keras terlalu cepat setelah melahirkan, perdarahan vagina (lokia) mungkin menjadi lebih berat, atau darah berubah menjadi merah terang. Ini adalah sinyal untuk memperlambat dan mengurangi intensitas olahraga Anda.

Sekira enam minggu setelah bayi lahir, atau setelah pemeriksaan pasca-persalinan, Anda bisa secara bertahap mulai meningkatkan intensitas latihan rutin. Jangan memaksakan berenang sampai perdarahan vagina berhenti, minimal dalam tujuh hari, untuk mencegah timbulnya infeksi.

Lakukan aktivitas berjalan selama 30 menit terus menerus, lima hari seminggu. Setelah mampu berjalan dengan nyaman selama 20 menit, mulailah meningkatkan kecepatan . Berjalan satu mil dalam 15 menit adalah kecepatan yang baik untuk membakar lemak, latihan jantung (kardio) dan paru-paru.

Pastikan membawa pedometer dan pantaulah berapa banyak Anda telah berjalan. Hal ini penting untuk motivasi diri dan membantu upaya menurunkan berat badan.

Latihan aerobik, seperti jalan cepat, bersepeda, atau berenang adalah cara terbaik untuk menurunkan berat badan . Lebih baik lagi apabila Anda menggabungkan aktivitas ini dengan makan sehat.

Fokuskan latihan pada lengan yang cepat dan gerakan kaki yang membuat jantung berdetak lebih cepat. Jika Anda kesulitan untuk melakukan sesi latihan penuh, 10 menit selama tiga sesi sepanjang hari akan tetap efektif.

Cari aktivitas yang Anda nikmati. Bergabung dengan kelompok latihan akan membuat Anda bugar, dan Anda juga akan bertemu ibu baru lainnya.

Jika tidak, Anda bisa mencoba DVD latihan pasca-persalinan. Carilah latihan ringan yang telah diakreditasi oleh badan profesional. Pilates misalnya, sangat ideal karena berfokus pada dasar panggul dan otot-otot inti yang lemah karena kehamilan dan kelahiran.

Jangan lupa, bicarakan dengan pasangan tentang kebutuhan Anda untuk berolahraga, sehingga ia dapat memberikan dukungan. Berjalan bersama-sama dengan pasangan disarankan, karena ini akan meningkatkan motivasi sekaligus mempertahankan hubungan baik dengan pasangan.

Jika Anda menyusui, pastikan susui bayi sebelum Anda berolahraga. Bergerak dengan payudara penuh berisi air susu bisa menimbulkan ketidaknyamanan. Kenakan bra khusus menyusui saat olahraga akan memberikan dukungan ekstra.

Susuilah buah hati, karena menggabungkan menyusui dengan makan sehat dan olahraga teratur bisa membantu menurunkan berat badan secara bertahap. (dokterdigital.com)

From → Parenting

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: