Lanjut ke konten

Mantap Melaju dengan Bisnis dan Produk Sesuai Syariah

26/02/2014

Multi Level Marketing (MLM) sebagai sebuah model usaha kini sudah banyak dijalankan oleh masyarakat Indonesia. Salah satu perusahaan yang menerapkan MLM dalam menjalankan bisnisnya adalah K-LINK, yang kini memasuki usia 12 tahun di Indonesia.

PRESIDENT DIRECTOR PT K-LINK INDONESIA

(Presdir K-LINK Indonesia Dato’ DR. H. Md. Radzi Saleh)

Perusahaan yang berbasis di Malaysia dan melihat Indonesia sebagai prospek besar ini mengalami pertumbuhan bisnis yang menjanjikan.

Dikatakan Presiden Direktur K-LINK Indonesia Dato’ DR. H. Md. Radzi Saleh, bisnis K-LINK di Indonesia rata-rata mengalami peningkatan antara 12 persen hingga 18 persen setiap tahunnya. Jumlah anggota yang tergabung dalam bisnis ini mencapai hampir 2 juta orang. “Angka tersebut membuat K-LINK Indonesia mendapat label sebagai pemilik omset terbesar di antara 20 negara lainnya di dunia yang menjadi basis perusahaan K-LINK,” ujar Radzi dalam temu media di Jakarta baru-baru ini.

Kelebihan produk K-LINK, kata Radzi, adalah adanya kepastian halal, sesuai syariah, dan tidak seperti bisnis konvensional lainnya. Hal itu dibuktikan dengan diraihnya sertifikasi Syariah yang diberikan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

MUI menyatakan K-LINK Indonesia adalah Perusahaan MLM pertama yang meraih sertifikasi Syariah berdasarkan fatwa DSN MUI No. 75/DSN MUI/VII/2009.

Ketua MUI KH. Amidhan di kesempatan sama menegaskan bahwa bisnis MLM bersifat halal sepanjang tidak bertentangan dengan syariat Islam. “Kaum muslim Indonesia harus kritis sebelum memutuskan untuk terjun ke bisnis MLM,” ucapnya.

Amidhan menegaskan bahwa, jika dikelola dengan baik, MLM akan memberikan kemaslahatan bagi umat. Model bisnis yang mensyaratkan adanya interaksi secara langsung juga dapat menjadi cara untuk memperkuat silaturahmi.

Radzi menambahkan, dalam menjalankan bisnisnya, sebagai perusahaan multinasional yang resmi dan murni, K-LINK telah memiliki legalitas yang lengkap, dan telah terdaftar di dalam keanggotaan Asosiation Penjualan Langsung Indonesia (APLI).

Ketua APLI Djoko H. Komara menyatakan K-LINK sudah menjadi anggota aktif APLI sejak April 2003, dan sejak 2006 K-LINK turut aktif berkontribusi dalam perkembangan bisnis MLM, baik secara kualitas maupun kuantitas melalui wadah APLI.

“K-LINK mau bergandengan dengan anggota lain melalui APLI, untuk turut peduli terhadap pembangunan citra positif industri ini di mata masyarakat,” ujar Komara.

KOF K-Link Indonesia

Komara menambahkan, perusahaan penjualan langsung atau MLM, hampir sama dengan perusahaan konvensional dalam hal statistik, dimana dalam 100 perusahaan yang berdiri hanya 10 perusahaan yang bertahan dalam 5 tahun pertama dan hanya sisa 1 perusahaan yang bertahan dalam 5 tahun kedua.

“K-LINK yang telah berusia 12 tahun ini, telah membuktikan keberhasilannya memenuhi segala tantangan, yang mana hanya sedikit perusahaan yang bisa mengatasinya,” pujinya.

Mengusung perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan, K-LINK juga selalu berinovasi untuk menyediakan produk-produk bermutu serta memberi layanan kesehatan yang berkualitas.

Sejak berdiri pada 2001, K-LINK telah berhasil mengembangkan 100 jenis produk untuk melengkapi kebutuhan kesehatan hingga kecantikan.

Selain berbisnis, K-LINK juga menjalankan program tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) berada di bawah nama Yayasan K-LINK Peduli, yang tidak hanya terbatas pada pengembangan dan peningkatan kualitas masyarakat pada umumnya, namun juga menyangkut kepedulian terhadap distributor, pengembangan sumber daya manusia dan dukungan dalam pelestarian lingkungan.

 

Iklan

From → Money Talks

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: