Hidupgaya.co – Perkembangan estetika medis kini semakin bergerak ke arah pendekatan yang lebih regeneratif dengan perhatian pada stimulasi kolagen, kualitas kulit dan proses biologis alami.

Menurut pendiri dan CEO Dermalift dr. Irfana Efendi, estetika medis bukan sekadar tentang mengubah penampilan. “Lebih dari itu, estetika medis adalah tentang memahami biologi kulit, mendukung proses regenerasi natural, serta membantu pasien mendapatkan tampilan yang lebih sehat dan awet muda dengan tetap mempertahankan identitas alaminya,” ujarnya.

Hal itu sejalan dengan visi Dermalift Indonesia, yakni menjadi pusat perawatan lifting dan tightening tanpa bedah di Indonesia, memadukan keahlian medis dan pendekatan regeneratif berpadu untuk menciptakan hasil estetika yang natural dan tahan lama.

Pandangan inilah yang kemudian mempertemukan Dermalift dengan JULÄINE™ of Sweden. “Seiring Dermalift terus berkembang, kami selalu mencari inovasi yang selaras dengan filosofi kami. JULÄINE™ menjadi salah satu bagian penting dari perjalanan tersebut, khususnya dalam mendukung visi kami menuju estetika regeneratif,” imbuhnya.

dr. Irfana Efendi, CEO Dermalift Indonesia

Kolaborasi yang terjalin bukan sekadar menghadirkan sebuah perawatan baru tetapi tentang mempertemukan inovasi yang tersertifikasi kualitasnya yaitu diakui oleh MDR Europe, pengetahuan medis yang dapat dibuktikan secara ilmiah, konsep regeneratif yang sesungguhnya bukan sekedar klaim belaka. “Serta, tentu saja pengalaman klinis untuk menciptakan lebih banyak keberhasilan perawatan bagi pasien,” beber dr. Irfana.

Memahami kebutuhan kulit, memilih produk dengan dasar ilmiah jelas

Lebih lanjut dr, Irfana menyampaikan, perjalanan menuju hasil yang natural juga dimulai dari keputusan yang tepat, mulai dari memahami kebutuhan kulit, memilih perawatan yang sesuai hingga memastikan produk yang digunakan autentik dan memiliki dasar ilmiah yang jelas.

“Sebagai seorang dokter, saya selalu mencari perawatan yang dapat mendukung proses regenerasi alami kulit sekaligus mempertahankan hasil yang terlihat natural,” terangnya.

JULÄINE™ menawarkan perawatan yang fokus pada stimulasi kolagen dan kualitas kulit secara keseluruhan. “Tujuannya bukan untuk mengubah wajah, tetapi membantu kulit terlihat lebih sehat, lebih kencang, dan lebih youthful seiring waktu,” ujarnya.

Dalam sesbuah sesi bersama undangan, dr. Irfana memperkenalkan JULÄINE™, injectable berbasis PLLA dengan teknologi LASYNPRO™ sekaligus berbagi perspektif mengenai pendekatan regeneratif dan biostimulasi kolagen dalam perjalanan perawatan kulit.

Diskusi berlangsung menarik, mengajak para tamu untuk melihat bahwa perkembangan estetika medis tidak selalu harus berorientasi pada perubahan yang terlihat secara instan tetapi juga dapat berangkat dari pendekatan bertahap dan alami.

Dia mengakui menyukai konsep peningkatan yang bertahap dan natural, meningkatkan kualitas kulit dari dalam dengan tetap mempertahankan hasil yang subtil dan elegan. “Bagi saya, kulit yang cantik bukan tentang terlihat berbeda. Melainkan tentang terlihat seperti versi terbaik dari diri kita sendiri,” tandas dr. Irfana.

Perspektif tersebut turut dirasakan oleh Leoni S, 39 tahun, pelanggan yang telah mencoba perawatan JULÄINE™ di Dermalift. “Saya selalu menganggap penting untuk menjaga kulit agar tetap sehat dan terlihat awet muda. Setelah mencoba JULÄINE™ di Dermalift, kulit terlihat lebih segar, terhidrasi, dan radiant. Yang paling saya sukai adalah hasilnya terasa sangat natural, tidak terlihat berlebihan tetapi kulit terasa lebih sehat, halus dan refreshed,” ujarnya. (HG)