Hidupgaya.co – Serial thriller bertema pencurian identitas, Mousetrap, siap tayang perdana secara global di Netflix. Serial yang diadaptasi dari webtoon ini mengisahkan Moon-jae (Ryu Jun-yeol), seorang novelis yang kehilangan nama, wajah, dan kehidupannya akibat ulah sosok misterius yang dikenal sebagai si Tikus (the Rat).
Ia bekerja sama dengan No-ja (Sul Kyung-gu), seorang rentenir, dan detektif Sun-yong (Lee Kyu-hyung), untuk melakukan perburuan berisiko tinggi demi mengungkap identitas si Tikus.
Disutradarai oleh Kim Hong-sun—yang dikenal luas berkat gaya aksi dan ketegangan khasnya dalam serial Netflix, Dear Hongrang (2025) serta drama populer The Guest (2018) dan Voice (2017), drama ini terinspirasi oleh premis cerita rakyat Korea klasik tentang tikus yang berubah menjadi manusia setelah memakan potongan kuku.
Serial ini menjanjikan perpaduan antara kengerian psikologis dan ketegangan khas genre thriller.
“Karya ini bermula dari inspirasi cerita rakyat tentang tikus pemakan potongan kuku. Ini adalah kisah thriller tentang seorang pria yang hidupnya telah dicuri dan berjuang untuk merebut kembali identitasnya,” ujar sutradara Kim saat memperkenalkan drama tersebut dalam konferensi pers di Hotel Naru Seoul – MGallery, Distrik Mapo, Seoul, dikutip media Korea.
Kim menambahkan bahwa naskah adaptasi webtoon tersebut langsung memikat hatinya. “Webtoon aslinya punya nuansa horor yang mencekam, dan penulis kami mengadaptasinya secara dinamis ke dalam format kisah pengejaran. Saat membaca naskahnya, saya merasa terhubung dengan emosi Moon-jae. Saya sangat penasaran ingin tahu siapa sebenarnya sosok si Tikus itu, jadi tidak ada alasan bagi saya untuk menolak menyutradarai proyek ini,” bebernya.
Para pemeran menyebutkan alur cerita yang cepat dan premis yang memikat sebagai alasan utama mereka bergabung dalam proyek ini.
Ryu mengaku tertarik dengan premis ceritanya. “Saya ingat pernah membaca cerita rakyat aslinya saat masih kecil. Gagasan untuk mengadaptasi kisah tersebut bagi penonton global sangat menarik bagi saya. Selain itu, naskahnya memancing begitu banyak pertanyaan hingga saya berinisiatif mencari dan membaca webtoon aslinya,” ujarnya.

Sul mengungkapkan bahwa naskah ini terasa istimewa dibandingkan proyek-proyek lain yang sedang ia pertimbangkan. “Tidak ada kekuatan supranatural atau unsur mistis di sini; yang ada hanyalah karakter-karakter yang terasa tidak utuh. Pengalaman mendalam yang dirasakan saat mereka memburu kebenaran sungguh luar biasa,” katanya.
Saat ditanya apa yang membuat serial ini berbeda dari tayangan lain dengan tema serupa, sang sutradara menyoroti strukturnya. “Tentu ada kemiripan tema, namun Mousetrap beralih menjadi kisah pengejaran yang tiada henti. Kami berangkat dari premis yang mirip, tetapi eksekusinya menempuh jalur yang sama sekali berbeda,” ujarnya.
“Daya tarik utamanya terletak pada permainan kucing-kucingan untuk mengungkap sosok penipu. Ketegangan psikologis itulah yang menjadi fokus utama kami selama proses syuting dan penyutradaraan.”
Ryu memerankan Moon-jae, seorang penulis yang kehilangan segalanya dalam semalam. Ia menggambarkan karakternya sebagai novelis yang telah mengasingkan diri dari dunia luar selama tiga tahun, seraya berkata, “Ketika hidupnya tiba-tiba direnggut oleh sosok misterius, ia berjuang keras untuk merebutnya kembali.”
Menandai peran ganda pertama dalam kariernya, Ryu merancang penampilannya dengan cermat untuk membedakan kedua karakter tersebut. “Karena saya memerankan kedua sosok itu, saya berfokus pada penyesuaian halus dalam kepribadian dan tatapan mata. Penekanan utama diberikan pada nada suara agar penonton bisa langsung membedakan keduanya,” ungkapnya.
Saat mendeskripsikan karakternya, No-ja, Sul menggambarkan sosok dari era yang kian memudar. “Bayangkan dia sebagai bagian dari generasi terakhir gangster klasik—tipe bos tingkat menengah,” jelas Sul.
“Dia tidak peduli pada hubungan pribadi ataupun siapa orang lain sebenarnya. Jika diperintahkan untuk melenyapkan seseorang, dia akan melakukannya, mengambil bayarannya, lalu berlalu begitu saja.”
Kim menyoroti satu kalimat tematis yang menjadi landasan utama serial ini. “Ada dialog dalam serial ini yang berbunyi ‘hidup itu ibarat sebuah pulau’, dan menurut saya kalimat itu merangkum keseluruhan drama ini,” ujar Kim.
“Setiap karakter mengarungi alur cerita dalam keterasingan, layaknya pulau yang berdiri sendiri. Memahami nuansa keterpisahan ini akan membuat pengalaman menonton menjadi jauh lebih memikat.”
Mousetrap akan tayang perdana secara global di Netflix pada 28 Agustus. (HG)