Hidupgaya.co – Musim ketiga dari serial original Tving, Yumi’s Cells, telah berakhir. Serial ini mendominasi tangga lagu streaming domestik dan internasional.

Kesuksesan komedi romantis ini menghindari kutukan televisi musiman dengan berfokus pada empati daripada narasi yang lebih dalam, khususnya menarik perhatian pemirsa wanita Gen Z.

Serial ini juga mengukuhkan kesuksesannya dengan meluncurkan aktor tampan, Kim Jae-won, sebagai bintang komedi romantis baru yang hits.

Episode terakhir, yang dirilis pada 4 Mei, menduduki peringkat wahid dalam mendorong langganan berbayar Tving selama dua minggu berturut-turut, menunjukkan popularitas waralaba utama ini.

Minat yang diperbarui ini menciptakan efek halo yang kuat pada platform streaming, mendorong Musim 1 ke peringkat keempat dan Musim 2 ke peringkat keenam dalam jumlah penonton domestik.

Kim Jae-won dan Kim Go-eun di Yumi’s Cells (dok. Tving)

Episode terakhir juga menghasilkan momentum platform yang terukur di luar negeri. Selama minggu pertama rilisnya, acara ini menduduki peringkat utama di Rakuten Viki di Amerika Serikat, Eropa, Timur Tengah, dan Oseania. Acara ini juga mengamankan posisi teratas di Inche TV Mongolia dan peringkat nomor tiga di Disney+ Jepang.

Drama multi-musim punya risiko tersendiri. Meskipun memiliki keuntungan berupa kelanjutan cerita berdasarkan waralaba yang sukses, drama ini sering menyebabkan kelelahan penonton karena struktur yang berulang dan alur yang lambat.

Kritik umum adalah bahwa seiring berjalannya musim, karakter kehilangan daya tariknya atau narasi kehilangan ketajamannya.

Namun, Yumi’s Cells mempertahankan penceritaan yang konsisten, muncul sebagai drama musiman yang patut dicontoh.

Rahasia kesuksesannya terletak pada penggambaran pengalaman dengan halus, mulai dari masalah kecil di tempat kerja hingga perubahan emosi saat berkencan dan perjuangan dengan harga diri.

Serial ini membedakan dirinya dengan menyoroti kehidupan sehari-hari karakter utama, menghindari insiden dramatis atau konflik provokatif, dan secara alami menyisipkan episode realistis yang sangat beresonansi dengan wanita berusia 20-an dan 30-an.

Produksi ini juga mengembangkan perpaduan khasnya antara dunia nyata dan virtual. Arahan unik yang menggabungkan penampilan live-action dan animasi sel menjadi semakin canggih dari musim ke musim, berfungsi sebagai perangkat intuitif untuk menyampaikan emosi kompleks karakter.

Pencapaian terpenting musim ini adalah penampilan gemilang Kim Jae-won sebagai kekasih Yumi, Shin Soon-rok.

Akting yang terasa alami, dengan ekspresi emosional yang stabil, menumbangkan klise romantis yang umum, menawarkan sudut pandang yang realistis dan berbeda dari webtoon aslinya.

Penampilan Kim melampaui sekadar penampilan gemilang dan membantu memperkuat identitas serial ini.

Alur cerita romantis dalam Yumi’s Cells secara konsisten lebih condong ke realitas daripada fantasi.

Pemeran utama pria sebelumnya, Ahn Bo-hyun, yang memerankan Goo Woong, dan Park Jin-young, yang memerankan Yoo Babi, memerankan pasangan yang meyakinkan, meningkatkan keterlibatan penonton.

Adapun Kim Jae-won dengan akurat memahami karakternya, menjadi kekuatan pendorong Musim 3.

Kesuksesan abadi waralaba ini juga sangat bergantung pada aktris utama Kim Go-eun, yang telah menjadi penopang drama ini selama tiga musim.

Dia meninggalkan kesan mendalam pada penonton sebagai Yumi, seorang protagonis yang tidak ragu-ragu menghadapi konflik dan bergerak maju selangkah demi selangkah.

Yumi’s Cells adalah karya yang menandai awal usia 30-an saya dan terasa seperti karya yang membuka babak kedua kehidupan saya sebagai seorang aktris,” ujar Kim.

“Saya sangat menyukai Yumi, dan senang Yumi mendapat sambutan hangat dari para penonton,” tandasnya dikutip Hankook Ilbo. (HG)