Hidupgaya.co – McDonald’s Indonesia memberikan fasilitas BPJS Ketenagakerjaan yang menawarkan perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) kepada mitra petani di wilayah Jawa Barat (Jabar).
Inisiatif ini sekaligus menjadikan McDonald’s Indonesia sebagai pelopor restoran cepat saji yang memberikan perlindungan ketenagakerjaan kepada lebih dari 100 mitra petani yang memiliki andil penting dalam menciptakan ekosistem rantai pasok berkualitas dan berkelanjutan.
Pengukuhan kelanjutan program yang yang telah memasuki tahun kedua ini ditandai dengan penyerahan kartu BPJS Ketenagakerjaan kepada 68 mitra petani dari Garut dan Cianjur yang berlangsung di lokasi perkebunan salah satu mitranya di Sirnagalih, Cisurupan, Kabupaten Garut, pada 26 Februari 2025.
“McDonald’s Indonesia konsisten memberdayakan keberlanjutan ekonomi dengan bermitra dengan pemasok dari dalam negeri. Saat ini, sekitar 75% bahan baku yang digunakan oleh McDonald’s Indonesia bersumber dari mitra pemasok lokal, termasuk daging ayam, sayuran, telur, beras, cabai, hingga minyak goreng,” kata Ronni Rombe, Supply Chain & Quality Assurance Director PT Rekso Nasional Food – yang menaungi gerai McDonald’s Indonesia.

Kesempatan sama Yulianti Hadena, Human Resources & General Services Director PT Rekso Nasional Food menyampaikan bahwa petani lokal merupakan mitra utama yang memiliki peran penting dalam menyediakan bahan baku berkualitas di seluruh restoran McDonald’s Indonesia.
“Namun, kami melihat mereka belum sepenuhnya terlindungi secara memadai, terlebih pekerjaan mereka memiliki risiko yang tergolong tinggi,” imbuh Yulianti.
Untuk itu perusahaan restoran siap saji itu memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi para mitra petani lokal sebagai wujud komitmen jangka panjang McDonald’s Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan sosial sekaligus memberikan rasa aman bagi mitra petani kami agar dapat fokus pada produktivitas mereka.

Melalui program ini, para mitra petani peserta kini dapat mengakses program perlindungan utama BPJS Ketenagakerjaan, yang mencakup: Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), dan Jaminan Kematian (JKM).
Titin Martinah, pemilik PT Horti Agro Makro (CHAMP), mewakili mitra petani lokal Garut, memyampaikan apresiasi atas hal ini. “Dengan dukungan McDonald’s Indonesia melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, kini para petani memiliki hak dan perlindungan yang sama dengan tenaga kerja Indonesia lainnya. Ini adalah bentuk penghargaan yang besar bagi kami,” ujarnya.
Program BPJS Ketenagakerjaan ini tidak hanya memberikan perlindungan finansial, tetapi juga mendorong peningkatan produktivitas serta kualitas hasil pertanian.
Dengan adanya jaminan sosial, para petani bisa lebih fokus pada pekerjaannya tanpa khawatir akan risiko yang mungkin terjadi. Hal ini juga membuka peluang lebih luas bagi petani untuk mengakses berbagai fasilitas pelatihan, teknologi pertanian, dan modal yang dapat meningkatkan kapasitas produksi mereka. (HG)