Hidupgaya.co – Dewasa ini, konsumen mendambakan kulkas yang lebih pintar dari yang lain dan menawarkan pengalaman teknologi terkini termasuk AI (kecerdasan buatan) untuk penggunaan yang lebih mudah, serta bisa terhubung ke perangkat dalam ekosistem smart home yang makin banyak diadopsi oleh keluarga-keluarga modern di Indonesia.
Tak bisa dimungkiri, kini kulkas telah memiliki fungsi lebih, bukan sekadar sebagai perangkat penyimpanan untuk mempanjang usia simpan makanan dan minuman.
“Saat membeli kulkas biasanya konsumen di Indonesia memperhatikan beberapa hal seperti fitur teknologi, kapasitas, dan konsumsi listrik. Dan ketiga hal ini langsung diinisiasi oleh Samsung ke dalam satu perangkat Kulkas Pintar BESPOKE AI yang sudah terkoneksi dengan SmartThings,” ujar Head of Home Appliances Product Marketing Samsung, Jimmy Tjan.
Kulkas pintar Samsung itu juga muat menyimpan lebih banyak bahan makanan berkat teknologi SpaceMax, dan membantu optimalisasi konsumsi listrik dengan AI Energy Mode. “Semua kecanggihan dan kemudahan dalam satu kulkas di harga kisaran Rp11 juta,” beber Jimmy.

Salah satu keunikan Kulkas Pintar BESPOKE AI adalah kepintarannya. Kulkas ini bisa terhubung ke WiFi sehingga bisa dikoneksikan dengan aplikasi SmartThings yang ada di smartphone pengguna. Dengan aplikasi ini, kita bisa mengontrol suhu kulkas, mengatur mode pendinginan, hingga mengaktifkan mode hemat energi.
Terkadang ketika melakukan banyak hal dalam satu waktu, kita suka lupa menutup pintu kulkas. Hal ini bisa mengakibatkan berlebihnya energi yang terbuang dan menaikkan konsumsi listrik. Untungnya, SmartThings dapat memberikan notifikasi di ponsel jika pintu kulkas terbuka.
Dengan integrasi SmartThings, kita bisa menjaga kualitas makanan tetap optimal dan menghemat energi dengan lebih efisien.
Kulkas Pintar BESPOKE AI punya kapasitas penyimpanan yang lebih besar, yaitu 583 liter, tanpa menambah dimensi fisik kulkas, berkat fitur SpaceMax.
Hemat Energi dengan AI Energy Mode
Kulkas pintar ini sudah diperkuat fitur AI Energy Mode yang tersedia di aplikasi SmartThings di ponsel. Dalam hal ini pengguna bisa mendapatkan penghematan energi hingga 10%.
Mode ini memudahkan kita memeriksa konsumsi daya harian, mingguan, dan bulanan, tidak hanya untuk kulkas tapi juga meliputi perangkat rumah tangga lain yang terhubung ke dalam ekosistem smart home.
Apabila biaya listrik sudah mencapai target yang diberikan, pengguna akan mendapatkan notifikasi dan diberi pilihan untuk menghemat energi secara proaktif. Saat diaktifkan, mode ini akan secara cerdas mengoptimalkan kecepatan kompresor dan frekuensi siklus pencairan es, berdasarkan pola penggunaan dan lingkungan sekitar.
AI Energy Mode berkerja dengan mendinginkan item baru yang dimasukkan ke dalam kulkas dan melanjutkan siklus pencairan es hanya ketika dibutuhkan. Selanjutnya, kulkas akan menurunkan suhu freezer dari -19℃ ke -17℃ untuk mendapatkan penghematan listrik hingga 5%.

Kulkas Pintar BESPOKE AI juga diklaim punya ketangguhan luar biasa. Hal ini berkat fitur Digital Inverter Compressor yang akan mengatur kecepatannya sendiri secara otomatis berdasarkan kebutuhan pendinginan yang diinginkan, sehingga kulkas akan beroperasi secara efisien, senyap, dan tahan lama.
Selain desainnya yang minimalis dan stylish, Samsung juga merancang laci khusus untuk menyimpan bahan makanan yang bobotnya lumayan berat, seperti buah semangka misalnya. Laci ini terbuat dari material tempered glass yang sangat kuat. Laci ini sudah teruji mampu menyimpan bahan makanan dengan bobot hingga 150 kg.
Nah, berminat ganti kulkas pintar sekarang? (HG)