Hidupgaya.co – Masa keemasan anak, kerap disebut dengan istilah golden age, merupakan masa yang terjadi pada anak usia dini mulai usia 0 hingga 3 tahun. Di masa ini, sel-sel otak anak berkembang sangat cepat, mencapai 80 persen. Pada usia tersebut otak mampu menerima dan menyerap berbagai macam informasi. Di masa golden age ini anak memerlukan banyak stimulasi agar pertumbuhan dan perkembangannya bisa optimal.

“Anak di masa golden age sedang aktif belajar mengeksplorasi lingkungan sekitar. Dalam hal ini anak butuh dukungan, baik dukungan dari orang tua dan lingkungan,” ujar Daniswari Hartika, psikolog dari Rumah Kembang, di acara ‘Dukung dan Optimalkan Tahap Belajar Si Kecil pada Masa Golden Age’ yang digelar Makuku Mom’s Intimate Gathering di Surabaya, baru-baru ini.

Daniswari menekankan pentingnya kenyamanan anak selama dia mengeksplorasi lingkungan sekitar. “Dukungan berupa kenyamanan ini penting saat anak mulai mengeksplorasi lingkungan. Kebayang kan kalau anak gak nyaman, gimana caranya dia eksplor dan belajar,” ujarnya.

Psikolog itu menambahkan, cara menciptakan kenyamanan di masa golden age bisa dilakukan dengan memilih popok yang nyaman, misalnya memilih popok yang tipis dan antigumpal.

Kesempatan sama, Product Manager Makuku, Novita Utomo, menyampaikan sesuai dengan komitmen Makuku untuk senantiasa mendampingi ibu di masa pertumbuhan anak, pihaknya tidak hanya berupaya untuk menghadirkan produk yang berkualitas. “Selama dua tahun di Indonesia, Makuku juga terus bekerja sama dengan para dokter, bidan, rumah sakit, serta para ahli lain untuk mengedukasi kesehatan si Kecil,” ujarnya.

Makuku Mom’s Intimate Gathering di Surabaya (dok. ist)

Novita lebih lanjut menyampaikan, Makuku juga telah banyak mengadakan talkshow dengan para ahli melalui IG LIve, webinar, TikTok live hingga program kuliah WhatsApp dan konsultasi privat gratis, secara online maupun offline untuk ibu terkait perawatan si Kecil.

Sherly, salah satu ibu dari Makuku Community Surabaya mengaku banyak memetik manfaat dari ajang ini. “Selain bisa bertemu dan berbagi pengalaman dengan ibu lain, saya juga banyak mendapatkan info untuk mendukung perkembangan si Kecil,” ujarnya.

Novita mengatakan, saat ini Makuku memiliki enam varian diapers dengan teknologi inti SAP yang super tipis, mudah menyerap dan antigumpal. “Keunggulan dari tekonogi inti struktur SAP Makuku terletak pada inti penyerap. Dalam hal ini inti penyerap popok Makuku tidak memiliki bahan pulp/fluff sehingga antigumpal dan tidak menyebabkan osmosis balik yang mengiritasi kulit  Dengan teknologi inti SAP, maka risiko ruam popok pada dapat diminimalkan sehingga proses bayi belajar dalam fase golden age tidak terganggu,” tuturnya. (HG)