Hidupgaya.co – Saat suasana hati buruk, alias bad mood, sebaiknya jangan menambah mood yang buruk itu kian parah, terutama dikaitkan dengan pemilihan makanan. Kaget? Sebaiknya jangan. Contoh gampang adalah dengan mengonsumsi jus kalian pikir suasana hati akan membaik karena sudah mengonsumsi buah. Faktanya tidaklah demikian.

Jus beda dengan makan buah utuh. Serat dalam buah utuh membuat kita kenyang dan memperlambat bagaimana darah mengambil energi. Namun tanpa serat itu – biasanya hilang saat dibuat jus – maka kita hanya minum air gula bergizi yang dapat membuat bersemangat dengan cepat — dan menurun juga dengan kilat. Situasi ini membuat kita merasa lapar dan marah, dikenal dengan istilah ‘hangry’. Jus sama sekali tidak membantu memperbaiki suasana hati. Kalau mau makan buah, maka pilihlah buah utuh, Saat haus, minumlah air putih.

Lantas, apalagi makanan dan minuman yang perlu diwaspadai saat stres atau mood sedang buruk? Kami merangkumnya dari WebMD dalam uraian berikut ini:

1. Soda

Minuman manis seperti soda juga memiliki kaitan langsung dengan depresi. Jika menginginkan semburan ala soda, cobalah air seltzer dengan sedikit jus. Terlalu banyak kafein pada soda juga bisa berdampak buruk bagi kecemasan. Jadi saat suasana hati kacau balau, hindari soda.

2. Toast/roti panggang

Tepung putih olahan yang dibuat dengan cepat berubah menjadi gula darah setelah kita memakannya. Itu dapat menyebabkan lonjakan energi dan ‘kehancuran’ yang bisa berdampak buruk bagi kecemasan dan depresi. Sebagai pengganti, pilih saja roti gandum.

3. Saus dressing

Dressing ringan yang diklaim bebas gula mendapatkan rasa manis dari aspartam, pemanis buatan yang terkait dengan kecemasan dan depresi. Periksa bahan-bahannya atau, lebih baik lagi, buat saus sendiri di rumah dari awal.

4. Saus tomat

Selain tomat, saus ini juga mengandung gula. Empat gram per sendok makan, tepatnya. Saus tomat pabrik mungkin mengandung pemanis buatan yang dapat dikaitkan dengan kecemasan dan depresi. Cobalah salsa tomat buatan sendiri sebagai gantinya. Ingin sedikit sensasi pedas, tambahkan saja sedikit cabai rawit.

5. Minuman kafein

Jika tidak terbiasa, kafein di dalam kopi bisa membuat gelisah dan gugup – juga bisa mengganggu tidur. Tidak ada yang membantu mengatasi kecemasan atau depresi dari kafein pada kopi. Penarikan kafein juga bisa memperburuk masalah yang sudah ada. Bila masih suka kopi, coba hilangkan kafeinnya. Hal ini diyakini membantu mengurangi rasa depresi.

6. Minuman energi

Minuman energi dapat menyebabkan irama jantung yang aneh, kecemasan, dan masalah tidur. Itu karena tidak selalu mudah untuk mengetahui kadar kafein yang tersembunyi dalam bahan-bahan seperti guarana. Minuman ini sering mengandung banyak gula atau pemanis buatan juga. Minumlah air jika haus. Ingin rasa manis? Makan sepotong buah.

7. Kecap kedelai

Yang ini hanya untuk orang yang sensitif terhadap gluten. Selain roti, mie, dan kue kering, juga ada dalam makanan kemasan seperti kecap. Jika sensitif terhadap gluten, makan kecap dapat memicu kecemasan atau depresi. Itu juga bisa membuat kita merasa lesu dan tidak dalam kondisi terbaik.

8. Donat

Kita semua menyukainya, dan suguhan kecil sesekali dapat membantu suasana hati. Tapi asal tahu saja, donat memiliki semua jenis lemak yang salah, tepung seputih salju dengan sedikit serat untuk memperlambat penyerapan, dan banyak tambahan gula. Boleh saja sesekali mengudap donat namun jangan jadikan sebagai kebiasaan.

9. Produk pangan olahan

Jika makan banyak daging olahan, gorengan, sereal olahan, permen, kue kering, dan produk susu berlemak tinggi, hal ini cenderung memicu cemas dan depresi. Pola makan yang penuh dengan biji-bijian, buah-buahan, sayuran, dan ikan yang kaya serat dapat membantu tetap seimbang, serta menjaga suasana hati. (HG)

Advertisement