Hidupgaya.co – Kohler merasakan kehilangan besar dengan berpulangnya pemimpin dan Executive Chairman Herbert Vollrath Kohler, Jr., yang tutup usia di usia 83 tahun di Wisconsin, Amerika Serikat, 3 September silam.

Herb Kohler dikenal memiliki ide berani dengan gaya kepemimpinan yang mau terjun langsung ke lapangan, mampu mengubah pabrikan produk-produk saluran air (plumbing) yang didirikan oleh kakeknya menjadi sebuah bisnis berskala global milik keluarga yang identik dengan kualitas, kreativitas, dan inovasi-inovasi berani.

Ia bahkan meletakkan kampung halamannya, Wisconsin, di peta sebagai destinasi golf yang mencapai kulminasi dengan menjadi tuan rumah kompetisi Ryder Cup pada 2021.

“Semangat hidupnya, petualangannya dan pengaruhnya menjadi inspirasi kami semua. Kami bepergian bersama, merayakan bersama, dan kerja bersama. Beliau selalu hadir, setiap saat, menorehkan tanda yang tak terhapuskan pada hidup kami saat ini dan bagaimana kami akan meneruskan warisannya,” kata keluarganya.

Herb Kohler – yang lebih suka menggunakan nama depannya tapi begitu dihormati oleh rekan-rekan Kohler Co. yang selalu memanggilnya dengan “HVK” atau “Mr. Kohler’ – lahir di Chicago pada 20 Februari 1939. Ayahnya, Herbert V. Kohler Sr., putra dari pendiri Kohler Co. John Michael Kohler, menjabat sebagai Ketua Dewan Komisaris (Board Chairman) dan CEO Kohler Co. sejak tahun 1940 hingga sepeninggalnya pada 1968. Ibunya, Ruth De Young Kohler adalah sejarawan dan mantan editor perempuan di Chicago Tribune.

Herbert Vollrath Kohler, Jr (dok. istimewa)

Sosok Herb Kohler bergabung menjadi karyawan penuh waktu Kohler Co. sebagai teknisi R&D setelah lulus kuliah. Pada tahun 1967, ia menjadi direktur dan setelah ayahnya wafat setahun kemudian, ia menjadi Vice President of Operations. Ia kemudian ditunjuk sebagai Executive Vice President pada tahun 1971, terpilih menjadi Chairman of the Board dan CEO pada tahun 1972, dan President pada tahun 1974 ketika usianya masih 35 tahun. Di tahun 2015, ia menjadi executive chairman perusahaan dan putranya, David, mengambil alih kepemimpinan sebagai Presiden dan CEO. Ia mengabdikan hidupnya selama 61 tahun untuk Kohler Co.

Herb Kohler dikenal sebagai sosok eksekutif yang selalu terlibat dalam operasional dan penuh ide untuk mengembangkan produk dan proses, ikut memutuskan desain hingga pada tingkat yang tidak umum dilakukan oleh seorang CEO. Menyadari bahwa peluang untuk berkompetisi di tengah pasar dunia yang terus berubah, beliau memberikan perspektif global baru kepada perusahaan dan merek KOHLER serta lebih jauh lagi dengan menambahkan lini-lini produksi, distribusi, dan pemasaran di berbagai belahan dunia.

Sebagai ayah, Herb Kohler tidak pernah memaksa ketiga anaknya untuk terjun ke bisnis keluarga. Ia malah mendorong mereka untuk mencari jalannya sendiri. Bahwa seluruh jalan yang ditempuh Laura, Rachel dan David membawa mereka kembali ke Kohler Co., menjadi bukti pengaruh dan contoh yang kuat dari sang ayah. 

David memimpin Kohler Co. sebagai presiden dan CEO, Laura adalah Senior Vice President untuk Human Resources, Stewardship, and Sustainability, serta Rachel yang tadinya menjabat sebagai Group President Kohler Interiors kini menjadi wirausaha namun tetap menjadi anggota Dewan Direksi (Board of Directors) perusahaan. 

Herb meninggalkan istrii, Natalie; dua putrinya, Laura Kohler (Steve Proudman) dan Rachel Kohler (Mark Hoplamazian); serta satu putra, David Kohler (Nina). Ia memiliki 10 cucu yakni Lily, Hannad, dan Rachel Proudman; Mara, Lena, dan Leo Hoplamazian; Ashley, Samuel, Jack, dan Tait Kohler; serta tiga cicit yakni Ophelia, Herbert, dan Uma Cartwright. (HG)