Hidupgaya.co – Lebih dari 300 produsen bahan makanan terkemuka dari seluruh dunia bakal menampilkan berbagai inovasi bahan baku makanan dan minuman terbaru di Fi (Food Ingredients) Indonesia 2022, sebuah pameran bahan baku makanan dan minuman di Asia.

Pameran  yang ke-25 di Asia itu resmi dibuka di Jakarta International Expo Indonesia (JIExpo), Rabu (7/9/2022) oleh Direktur Jenderal Industri Argo Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, Putu Juli Ardika didampingi oleh Ketua Indonesian Association of Food Technologist (IAFT/PATPI) Prof. Dr. Umar Santoso, Ketua South East Asian Food and Agricultural Science and Technology (SEAFAST Center – IPB) Dr. Puspo Edi Giriwono, STP., MAgr., Ketua Umum Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), Ir. Adhi S. Lukman dan Regional Portfolio Director ASEAN Informa Market, Rungphech Chitanuwat. 

Disampaikan Rungphech Chitanuwat, Indonesia secara resmi telah menjadi tuan rumah Fi Asia sejak 2010. “Kami melihat Indonesia sebagai negara yang memiliki pertumbuhan industri makanan dan minuman yang tetap baik meski di kala pandemi,” ujarnya. “Pertumbuhan yang baik perlu didukung dengan perkembangan inovasi dan teknologi. Untuk itu, Fi Asia 2022 ini akan menjadi platform yang tepat bagi para pelaku industri bahan baku makanan dan minuman untuk mendapatkan sumber bahan baku yang dapat diandalkan, berkelanjutan, dan efektif dari segi biaya, sekaligus membangun networking dengan berbagai pemasok bahan makanan dan minuman terkemuka.”

Pembukaan Fi Ingredients Asia di JIExpo, Rabu (7/9/2022)

GAPMMII menyambut positif ajang pameran ini. “Setelah berlangsung online selama beberapa tahun, kali ini kami menyambut baik hadirnya Food Ingredients Asia (Fi Asia) yang terus mendukung industri makanan dan minuman nasional dengan menyelenggarakan pameran bahan baku makanan dan minuman bertaraf internasional di Indonesia,” terang Adhi S. Lukman.

Dia menambahkan, Fi Asia memiliki nilai lebih bagi para peserta pameran dan pengunjungnya melalui berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi industri, sehingga dapat menciptakan produk yang kompetitif. “Kelak, Indonesia tidak hanya menyerap komoditi asing, akan tetapi mampu memproduksi makanan dan minuman olahan yang inovatif dengan biaya efisien,” harap Adhi.

Kesempatan sama, Direktur South East Asian Food and Agricultural Science and Technology – SEAFAST Center, Bogor Agricultural University (IPB), Dr. Puspo Edi Giriwono, STP., MAgr, menyampaikan Fi Asia 2022 merupakan platform yang perlu dihadiri oleh para pelaku bisnis di industri makanan dan minuman. “Teknologi dan sains di industri ini sangat cepat berkembang.terutama makanan-minuman yang juga terkait halal. Apalagi Indonesia punya pangsa yang sangat besar untuk itu,” tuturnya. 

Fi Asia 2022 juga berkolaborasi dengan LPPOM MUI untuk menyelenggarakan Halal Workshop pada Jumat, 9 September 2022.

Mengingat pandemi belum berakhir, guna meningkatkan pengalaman eksibitor serta pengunjung, Fi Asia 2022 juga akan diselenggarakan secara online, bekerja sama dengan Vitafoods Asia untuk meluncurkan website online.fiasia.com dan app FiVitafoods untuk ajang Fi Asia 2022.

Tahun ini Fi Asia akan hadir dengan 8 pavilions yaitu Natural Ingredients Pavilion, New Business Pavilion, Beverage Ingredients Pavilion, Thailand Pavilion, USA Pavilion dan yang terbaru India Pavilion, Malaysia Pavilion dan China Pavilion yang hadir secara hybrid. Fi Asia juga menerapkan konsep Smart Event untuk pertama kalinya di Asia dan memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan pengalaman eksibitor dan pengunjung selama berjalannya pameran.

Temukan berbagai inovasi bahan baku makanan dan minuman yang mutakhir, tingkatkan hubungan bisnis dengan berbagai perusahaan negeri, swasta, maupun dengan para pakar industri, dan dapatkan berbagai inspirasi untuk mengembangkan bisnis Fi Asia 2022. Fi Asia 2022 dibuka untuk umum 7 – 9 September 2022 di Jakarta International Expo Hall A dan Hall D.

Diharapkan dengan Fi Indonesia 2022, Indonesia akan menjadi pasar paling dinamis dan kompetitif di dunia. (HG)