Hidupgaya.co – Dunia digital berkembang pesat dan tak dimungkiri pandemi COVID-19 yang mengharuskan orang mengurangi interaksi langsung telah mendorong percepatan ini. Salah satu yang tengah menjadi tren dan mulai banyak dilirik kalangan pebisnis adalah platform metaverse.

Merek skincare dan klinik kecantikan yang dibesut dr Oky Pratama, Benings Indonesia, menjadi merek yang menjajaki platform metaverse, berkolaborasi dengan WIR Group, perusahaan teknologi berbasis augmented reality (AR). 

“Kerja sama ini untuk pengembangan platform metaverse guna menghadirkan layanan dan pengalaman digital terbaik bagi pelanggan Benings maupun masyarakat umum,” ujar Pendiri dan CEO Benings Indonesia Group Oky Pratama saat penandatanganan nota kesepahaman atas kerja sama tersebut bersama Chief Business Development Officer WIR Group Jimmy Halim di Jakarta, baru-baru ini.

Selebrasi Benings Indonesia dan para mitra pemasar di Hotel Pullman Central Park Jakarta, Minggu (12/6/2022) – dok. Hidupgaya.co

Benings Indonesia melihat perlunya transformasi digital melalui adopsi teknologi digital seperti pemanfaatan platform metaverse yang memungkinkan pihaknya melakukan berbagai terobosan untuk meningkatkan potensi yang dimiliki. “Benings ingin menciptakan layanan dengan inovasi dan teknologi digital terkini guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat luas, terutama pelanggan setia di mana saja mereka berada,” ujar Oky.

Kolaborasi dengan WIR Group, sebut Oky, akan menjadi wahana bagi Benings Indonesia untuk memberikan pengalaman yang menarik dalam menikmati berbagai layanan serta produk skincare dan kecantikan. “Ini merupakan bagian dari kinerja dan inovasi yang terus Benings lakukan, karena tidak mau tertinggal dan perlu ambil bagian dalam perkembangan teknologi digital terutama dunia metaverse,” bebernya.

Oky meyakini, dengan terjun di dunia metaverse, diharapkan Benings akan dapat membangun ekosistem yang efektif dan efisien, terutama dalam memahami kebutuhan konsumen. “Serta tentunya untuk memberikan layanan dan edukasi tanpa batas kepada para konsumen,” imbuhnya.

Oky menilai akan ada potensi yang lebih besar, terutama dalam pemasaran produk Benings Indonesia dengan jangkauan yang lebih luas berkat pemanfaatan platform metaverse. “Sebagai entrepreneur saya berharap produk dan layanan kami tidak saja mampu berkembang di tingkat nasional, melainkan juga mancanegara. Kehadiran metaverse memungkinkan kami melakukan hal itu secara lebih efisien dan dengan cara-cara yang tak terbayangkan sebelumnya,” ujarnya.

Trickle-down Effect

Lebih lanjut Oky menyampaikan, Benings Indonesia menyadari adanya potensi trickle-down effect jika perusahaan kosmetik ini dapat membuka pasar yang luas baik di tingkat lokal maupun global. 

Selain dapat membantu lebih dari 10,000 mitra Benings Indonesia dalam memperoleh keuntungan, imbuh Oky, dengan membuka jalan di dunia metaverse maka akan tercipta kinerja layanan yang lebih cepat, peningkatan kontribusi bagi perekonomian di daerah-daerah, dan pada akhirnya diharapkan dapat memberi dampak positif bagi perekonomian Indonesia di era digital tanpa batas.

Kesempatan sama, Chief Business Development Officer WIR Group Jimmy Halim menyatakan apresiasinya atas dipilihnya WIR Group sebagai mitra untuk mendukung Benings Indonesia dalam melakukan transformasi teknologi melalui platform metaverse yang dikembangkan timnya.

Jimmy meyakini, platform metaverse telah membuka peluang-peluang baru bagi penggunanya untuk mengembangkan usaha dengan memanfaatkan kesempatan yang telah dibuka melalui platform metaverse. “WIR Group berharap pelaku bisnis termasuk Benings Indonesia dapat memanfaatkan platform ini untuk meningkatkan kapabilitas dan daya saing mereka, baik secara lokal maupun global,” ujarnya.

“Melalui kolaborasi yang dibangun dengan Benings Indonesia yang merupakan klinik kecantikan pertama yang memanfaatkan platform metaverse, WIR Group memberikan contoh solusi bagi dunia usaha dalam beradaptasi dengan perubahan digital serta mempercepat transformasi digital di Indonesia,” pungkas Jimmy. (HG)