Hidupgaya.co – Cirebon identik dengan empal gentong, nasi jamblang juga aneka kerupuk dan terasi, selain wisata ke Keraton Kasepuhan juga Kanoman. Aneka resto yang menawarkan hidangan khas Cirebon bertebaran di sepanjang jalan utama dan seolah memanggil siapa saja yang melintas untuk mencicipinya.

Bagi kalian yang kebetulan berkunjung ke Kota Udang, coba sempatkan mampir ke Pawon Sego Jamblang Hj Asnani yang berlokasi di Jalan Ir H Djuanda No 32, Dawuan, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 

Resto Pawon Sego Jamblang Hj Asnani Cirebon (dok. hidupgaya.co)

Berlokasi di kawasan sibuk, resto yang menyajikan masakan khas tradisional Cirebon ini dibuka sejak 4 Mei silam oleh pasangan suami istri, Mahrus Ali dan Hj Nani Ratnasih, yang sebelumnya sudah akrab dengan dunia kuliner karena menyediakan katering khusus anggota DPR di Jakarta kurang lebih dalam kurun 9 tahun.

Resto ini buka pukul 08.00 hingga 21.00 WIB, menyajikan aneka hidangan khas rumahan tak kurang dari 35 menu. Saat memasuki reto, kita akan disambut dengan barisan lauk terjajar rapi dan pengunjung dipersilakan mengambil sendiri sesuai selera. “Ada 35 lauk yang disiapkan oleh empat juru masak yang bekerja sejak dinihari,” terang Nina Septiana, pemilik merek Nina Nugroho, yang tak lain putri tunggal Hj Nani Ratnasih saat berbincang dengan Hidupgaya.co di resto yang siang itu ramai pengunjung.

Oseng tauco kedelai khas Cirebon (dok. hidupgaya.co)

Piring yang digunakan berupa anyaman rotan beralas daun jati. Jangan sampai kalap ya, karena aneka lauk yang tersaji memang menggoda kita untuk mengambilnya, mulai dari telur puyuh rebus, telur asin, tahu tempe goreng, oseng tauco, sambal jengkol, oseng kulit sapi hingga oseng cumi pedas, serta yang legendaris tentu saja cumi blekutek (cumi hitam) yang diburu pengunjung.

Bagi penyuka sambal, jangan sampai melewatkan sambal goreng dengan potongan daging yang gurih pedas. Ayam goreng menjadi hidangan favorit lain, selain ikan suwir masak Aceh, rica ikan tongkol serta pepes. Soal harga lauk terjangkau, mulai dari angka Rp2.500. Dijamin tidak bisa bikin dompet menjerit. Soal rasa? Endesss alias enak. Seperti makan masakan ibu di rumah.

Menurut Nina, sang ibunda masih terjun langsung dalam pengolahan makanan. “Mama masih terjun langsung dalam proses pengolahan untuk menjamin rasa,” terang Nina yang memiliki minat lain dari sang ibu, yakni di bidang fashion muslimah.

Hidangan nasi jamblang khas Cirebon (dok. hidupgaya.co)

Hj Nani mengakui, sajian menu di Pawon Sego Jamblang kurang lebih sama dengan kedai lainnya, hanya berbeda dalam cara penyajiannya. “Makanan ditempatkan dalam panci yang dilengkapi penutup sehingga kebersihannya lebih terjamin,” ujarnya.

Selain hidangan khas tradisional Cirebon, resto ini juga menyiapkan bakso ikan tuna yang segar. Ke depannya kemungkinan akan ditambahkan menu sop ayam hingga sop iga sapi untuk mengakomodasi keinginan pengunjung. Nah, sempatkan deh datang dan rasakan masakan otentik yang memanjakan indera perasamu. (HG)