Hidupgaya.co – Dengan kian melandainya angka COVID-19 di Indonesia, tahun ini diperkirakan banyak warga akan melakukan mudik.Berdasarkan survei preferensi mudik Lebaran 2022 yang dilakukan Pegipegi 18 – 30 Maret 2022 kepada lebih dari 600 responden yang tersebar di seluruh Indonesia, diketahui sebanyak 80 persen responden akan melakukan mudik pada tahun ini.

Ryan Kartawidjaja selaku VP of Commercial & Marketing Pegipegi mengakui momen Lebaran tahun ini sudah ditunggu-tunggu masyarakat dalam dua tahun terakhir. “Kami optimistis bahwa momen Ramadan tahun ini akan disikapi dengan antusiasme tinggi oleh masyarakat. Artinya tren pariwisata juga akan mengalami peningkatan,” ujarnya.

Ilustrasi traveling (dok. istimewa)

Pegipegi menyambut kesempatan ini dengan mempersiapkan kemudahan akses traveling untuk mudik seluruh pelanggan dengan inventory produk yang lengkap, informasi seputar traveling, hingga beragam promo menarik, yaitu Festival Hilir Mudik untuk semakin memudahkan perjalanan setiap masyarakat Indonesia.

“Saat ini, kami terhubung dengan lebih dari 230 maskapai baik domestik dan internasional, lebih dari 110 ribu pilihan akomodasi yang tersedia baik domestik maupun Internasional, lebih dari 1.600 rute perjalanan kereta api di Indonesia, juga lebih dari 290 pilihan bus dan travel yang disediakan. Pada periode Lebaran nanti, kami menargetkan akan adanya peningkatan hingga 10 kali lipat dibandingkan dengan tahun lalu,” terang Ryan.

Berikut beberapa insight menarik yang Pegipegi dapatkan dari survei preferensi mudik Lebaran 2022:

80% Responden Berencana Mudik Lebaran 2022

Berdasarkan survei yang dilakukan Pegipegi diketahui bahwa dari seluruh responden, hanya ada sebanyak 25% orang yang mudik pada tahun lalu. Namun pada tahun ini, ada sebanyak 80% dari mereka yang memilih akan mudik. Terdapat 10 kota tujuan mudik favorit tahun ini di antaranya adalah, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Bandung, Semarang, Padang, Purwokerto, Palembang, Medan, dan Malang. Hasil survei juga menunjukkan bahwa sebanyak 35% responden memilih pesawat sebagai transportasi mudik, disusul oleh 35% lainnya yang memilih mobil pribadi. Selain itu, kereta api, bus dan travel juga menjadi alternatif transportasi mudik favorit yang dipilih oleh masyarakat.

Hari Keberangkatan Favorit Mudik Lebaran 2022

Bagi mereka yang berencana mudik, sebanyak 41% orang memilih untuk berangkat mudik pada H-3 Lebaran, yakni 35% dari mereka akan mudik menggunakan pesawat. Sedangkan 19% responden memilih mudik pada H-7 lebaran. Disusul sebanyak 14% akan mudik pada H-1 Lebaran. Sedangkan untuk arus balik, 37% orang memilih untuk kembali pada H+7 lebaran, dan sebanyak 27% memilih H+3 Lebaran. 

Aktivitas Favorit Saat Mudik

Dari survei preferensi mudik Lebaran 2022, Pegipegi juga berhasil mendapatkan aktivitas favorit yang akan dilakukan ketika mudik Lebaran. Aktivitas favorit masyarakat ketika mudik didominasi oleh rencana untuk kuliner bersama keluarga (52%), menjelajah wisata destinasi terdekat (27%), dan staycation dalam kota (11%). Hal ini menunjukkan bahwa akan ada aktivitas traveling dan staycation yang diprediksi akan mengalami peningkatan pada periode libur Lebaran 2022. 

Preferensi Pemesanan Tiket Mudik

Sebanyak 57% orang memilih mencari/berburu tiket pada malam dan dini hari. Sebagian besar masyarakat memilih untuk memesan tiket 1 bulan sebelum waktu keberangkatan (44%) dan didominasi oleh mereka yang mudik menggunakan pesawat dan kereta api. Disusul oleh pemesanan 2 minggu sebelum keberangkatan (20%), dan 1 minggu sebelum keberangkatan (14%), yang mayoritas diantara mereka memilih bus & travel sebagai transportasi mudik.

Fitur Favorit Masyarakat Ketika Mudik

Metode pembayaran yang paling disukai saat memesan tiket mudik adalah melalui internet banking, transfer bank, dan transfer ATM sebesar 69%, diikuti oleh kartu kredit sebanyak 15%.

Selain itu, berdasarkan data internal Pegipegi, mayoritas masyarakat Indonesia yang melakukan mudik pada tahun 2021 lalu, menambahkan fitur Pegipegi Travel Protection yang merupakan asuransi perjalanan dari Pegipegi untuk meminimalisir kekhawatiran akan keselamatan dan keamanan dalam melakukan perjalanan mulai dari risiko yang ditimbulkan oleh perjalanan dengan pesawat, namun juga perlindungan kesehatan hingga COVID-19.

Pegipegi Lagi

Ryan menambahkan, guna memenuhi kebutuhan traveling masyarakat Indonesia, pada momen Ramadan ini Pegipegi meluncurkan kampanye Pegipegi Lagi. “Kampanye ini bertujuan untuk mendorong dan memfasilitasi setiap orang untuk bisa kembali merayakan kebebasan dengan kembali traveling dengan mudah sehingga memungkinkan mereka untuk mendapatkan pengalaman baru pasca pandemi,” terangnya.

Dalam program Pegipegi Lagi, Pegipegi menghadirkan rangkaian program menarik yang bisa dimanfaatkan oleh setiap masyarakat Indonesia salah satunya adalah Festival Hilir Mudik yang akan menghadirkan beragam diskon menarik untuk pemesanan tiket pesawat, tiket kereta api, bus & travel hingga hotel dengan diskon hingga 70%. Festival Hilir Mudik akan berlangsung 18 April – 6 Mei 2022, melalui aplikasi Pegipegi. 

Kebijakan mudik yang sudah diperbolehkan dan kelonggaran syarat transportasi tentunya berpengaruh terhadap geliat pariwisata Indonesia, salah satunya adalah pemesanan tiket pesawat yang semakin meningkat.

Amalia Yaksa, selaku Vice President Marketing & Distribution Channel PT Citilink Indonesia menyampaikan Citilink menyambut optimisme ini dengan berbagai strategi dan program khususnya pada periode Ramadan, di antaranya dengan menyediakan promo khusus Ramadan, melakukan penyesuaian frekuensi penerbangan sesuai dengan demand penumpang dan ketersediaan armada, hingga memastikan bahwa OTP (On Time Performance) Citilink tetap terjaga dengan baik di tengah padatnya operasional penerbangan selama peak season Lebaran.

“Tentu saja Citilink senantiasa mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan dalam setiap penerbangannya. Kebangkitan pariwisata Indonesia juga tidak terlepas dari kolaborasi antar pelaku industri pariwisata Indonesia, salah satunya kolaborasi Citilink dan Pegipegi. Maka dari itu, kami sangat mengapresiasi seluruh pelaku Industri pariwisata yang telah bahu-membahu memajukan pariwisata Indonesia,” tandas Amalia.(HG)