Hidupgaya.co – Data Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) mencatat hingga Februari 2022 setidaknya terdapat 17,25 juta pelaku UMKM yang terhubung ke dalam ekosistem digital. Diharapkan hingga akhir tahin ini sekitar 20 juta pelaku usaha UMKM sudah go digital. Selanjutya, Kemenkop UKM menargetkan 30 juta UMKM bisa terhubung ke dalam ekosistem digital pada tahun 2024.

Menjemput kesempatan emas ini, perusahan Logistik PCP Express tawarkan peluang usaha baru untuk terjun ke bisnis logistik dengan bergabung di aplikasi Mitra Virtual, sebagai bagian strategi perusahaan untuk memperluas pangsa pasar ritel.

Ilustrasi PCP Express (dok. istimewa)

Disampaikan CEO PCP Express Dennis Soemarno, dalam lima tahun terakhir data mengungkap pengiriman dari sektor logistik terus mengalami peningkatan. Hal ini tak lepas dengan hadirnya program pemerintah untuk UMKM go digital sehingga bisnis logistik di sektor UMKM akan bersinar.

“Dengan UMKM go digital dan prospek bisnis yang menjanjikan, kami tidak ingin kehilangan momentum. Ini merupakan peluang bagi PCP Express untuk memperbesar bisnis kami di sektor UMKM. Dengan semakin banyaknya UMKM berbisnis online artinya mereka akan membutuhkan jasa pengiriman, untuk itu kami hadir dengan menawarkan aplikasi Mitra Virtual (Virtual Agent) sebagai peluang usaha baru bagi pelaku bisnis UMKM,” terang Dennis.

Diakui Dennis, saat ini penguasaan pasar pengiriman dari sektor retail PCP Express masih di bawah 5 persen. Dalam upaya mendorong penetrasi di pasar ritel, PCP Express mengandalkan aplikasi Mitra Virtual, sekaligus membuka kesempatan bagi pelaku bisnis UMKM untuk menjalankan bisnis pengiriman. “Lewat aplikasi Mitra Virtual kami menawarkan usaha tambahan bagi pelaku bisnis UMKM sehingga mereka bisa mendapatkan penghasilan tambahan. Dan, mereka tidak memerlukan modal besar untuk bisa memiliki bisnis logistik, juga tidak memerlukan gerai fisik, semua transaksi dapat dilakukan secara digital melalui aplikasi,” tuturnya.

Syarat untuk menjadi Mitra Virtual dari aplikasi yang diluncurkan pada Oktober 2021 ini mudah saja, antara lain memiliki kendaraan roda dua, smartphone, koneksi internet, timbangan portable, dan meteran. “Saat ini Mitra Virtual baru ada di lima kota besar, Jakarta, Bandung, Surabaya, Yogyakarta dan Semarang,” ujar Dennis.

Menariknya, PCP Express juga menawarkan biaya kirim lebih murah bagi pelaku bisnis UMKM yang bergabung di aplikasi Mitra Virtual, selain itu juga paket yang dikirim dapat dijemput langsung ke lokasi tanpa minimal nilai transaksi serta transaksi yang mudah karena tersedia berbagai opsi pembayaran digital.

Tidak hanya itu, pelaku UMKM juga masih akan mendapatkan komisi sebesar 20 persen untuk setiap nilai transaksi pengiriman. Dan komisi ini bisa ditarik oleh Virtual Agent setiap minggunya

Tak lupa, Dennis mencontohkan keuntungan yang bisa diperoleh pelaku UMKM dengan bergabung di aplikasi Virtual Agent. “Dengan asumsi jumlah paket yang akan dikirim 10 – 40 per hari dengan berat rata-rata 1 – 2 kg, maka dalam satu bulan Virtual Agent PCP Express bisa mendapatkan tambahan penghasilan minimal Rp3,5 – Rp9 juta,” terangnya.

Keseriusan PCP Express melebarkan bisnis ke sektor ritell melalui aplikasi Mitra Virtual adalah dengan membidik pelaku UMKM yang memasarkan produk secara online di sektor fashion, barang elektronik dan gadget, perlengkapan ibu dan anak, serta produk perawatan pribadi dan mainan.

Sejak 2015, PCP Express ekspansi ke pasar business to customer (B2C) dan customer to customer (C2C) dengan lebih dari 90 cabang di seluruh Indonesia, PCP menawarkan beragam jenis layanan mulai dari pengiriman regular door to door, layanan premium hingga bulk service ke lebih dari 70.000 destinasi domestik.

Pada akhir 2020, PCP Express menawarkan solusi logistik bagi UMKM ke pasar ekspor, termasuk pengurusan bea cukai dan last mile delivery di sejumlah negara Asia, misalnya Malaysia dan Singapura. (HG)