Hidupgaya – Sejak lama, L’Oréal memiliki komitmen tinggi untuk mendukung dan memajukan sains dengan terus memberdayakan para peneliti dalam mewujudkan ide-ide penelitian mereka yang dapat menjawab tantangan global.

Tahun ini, bekerja sama dengan PERDOSKI dan Universitas Indonesia, L’Oréal memperkenalkan program filantropi sains terbarunya di Indonesia, yakni ‘Hair and Skin Research Grant’ untuk mendukung para peneliti dan dermatolog Indonesia, serta memungkinkan mereka dalam mengembangkan penelitian ilmiah seputar rambut dan kulit di Indonesia.

Presiden Direktur L’Oréal Indonesia, Umesh Phadke, menyampaikan melalui program filantropi ‘Hair and Skin Research Grant’ yang berlandaskan kuat pada sains, pihaknya ingin mendukung proyek penelitian oleh para dermatolog Indonesia, guna lebih memahami fisiologi rambut dan kulit etnis Indonesia. “Suatu kehormatan bagi kami untuk memiliki kemitraan jangka panjang dengan dua institusi terkemuka – PERDOSKI dan Universitas Indonesia yang memiliki tujuan yang sama untuk memajukan sains di Indonesia,” ujarnya.

Pemenang Hair and Skin Research Grant L’Oreal Indonesia (dok. istimewa)

Umesh menambahkan, L’Oreal memiliki komitmen menciptakan beauty that moves the world. “Berbagai program penelitian yang telah kami lakukan di Indonesia selama ini, merupakan salah satu bukti komitmen kami dalam memajukan Indonesia melalui kemajuan sains,” ujarnya.

Kesempatan sama, Medical Director L’Oréal Research, Innovation and Technologies, Michèle Verschoore, menyampaikan, didirikan pertama kali oleh seorang ahli kimia visioner, L’Oréal percaya bahwa sains adalah pendorong inovasi. “Dengan bantuan para peneliti kami, kami menciptakan kecantikan melalui sains. Selama bertahun-tahun, L’Oréal telah berkomitmen untuk menyebarluaskan pengetahuan tentang fisiologi rambut dan kulit di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, serta mendukung para peneliti ilmiah yang berdedikasi pada bidang ini,” ujarnya.

Michele menambahkan, selain berkesempatan untuk merealisasikan proposel penelitian mereka, ketiga tim pemenang juga mendapatkan kesempatan lebih besar untuk ditampilkan dalam jurnal internasional. “Saya berharap projek-projek terpilih tahun 2021 semuanya sukses, dan penelitian mereka dapat membantu para dermatolog Indonesia dalam perawatan kesehatan kulit di Indonesia serta dapat berkontribusi pada kesadaran konsumen berdasarkan sains Indonesia,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum dari PERDOSKI, Dr. dr. M. Yulianto Listiawan, Sp.KK(K), FINSDV, FAADV, mengatakan melalui program ‘Hair and Skin Research Grant’ ini, diharapkan dapat lebih mengerti mengenai rambut dan kulit orang Indonesia, dan kiranya dapat berkontribusi dalam penelitian yang bisa bermanfaat untuk Indonesia dan dunia.

Hal senada disampaikan Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi, Universitas Indonesia, drg. Nurtami Ph.D bahwa Universitas Indonesia mendukung penuh program ‘Hair and Skin Research Grant 2021’, karena dalam program hasil kerja sama L’Oréal dengan PERDOSKI dan Universitas Indonesia ini, pihaknya berkomitmen untuk melayani dan membantu kemajuan inovasi.

“Semoga program ini dapat menjadi jembatan bagi para peneliti serta wadah untuk mewujudkan penelitian dalam bidang kulit dan rambut, untuk dapat membantu mendorong terbukanya ruang kerja sama antara industri dan para peneliti. Harapan kami, hal ini dapat menjadi jawaban dan solusi terhadap berbagai kendala, serta dapat menghasilkan inovasi yang baik dan bermanfaat bagi Indonesia dan dunia,” harap Nurtami.

3 Pemenang Terpilih ‘Hair and Skin Research Grant’ L’Oreal Indonesia

Dipimpin oleh Dr. dr. M. Yulianto Listiawan, dewan juri yang terdiri dari para juri ilmiah nasional dan internasional, telah memilih tiga tim pemenang “Hair and Skin Research Grant 2021” dengan proposal penelitian sebagai berikut:

Tim pemenang dari Fakultas Kedokteran Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya – RS Islam Jemursari, yakni Dr. dr. Winawati Eka Putri, Sp.DV dan dr. Meidyta Sinantryana Widyaswari, SpKK dengan judul proposal “Pengaruh Topikal Human Adipose Stem Cell-conditioned Medium (hASC-CM) Terhadap Perbaikan Photoaging”.

Tim pemenang dari Departemen Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia – Rumah Sakit Umum dr. Cipto Mangunkusumo, dr. Uly Aanda Maria Nugraheni Pasaribu dan Dr. dr. Shannaz Nadia Yusharyahya, SpKK(K), MHA, FINSDV, FAADV dengan judul “Hubungan Antara Mikrobioma Kulit dan Penuaan Kulit Wajah”.

Tim pemenang dari Departemen Dermatologi dan Venereologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia – Rumah Sakit Umum dr. Cipto Mangunkusumo, terdiri dari dr. Hanny Nilasari, SpKK (K); Dr.rer.nat. Endang Lukitaningsih, M.Si., Apt; dr. Dian Pratiwi, SpKK; dr. Fitria Agustina, SpKK dan dr. Githa Rahmayunita, SpKK (K) dengan judul “Evaluasi In Vitro Khasiat Formulasi Fotoprotektif yang Mengandung (8,9) -Furanyl-Pterocarpan-3-Ol dari Pachyrhiuz Erosus (Bengkuang)”.

Untuk diketahui, program “Hair and Skin Research Grant” memberikan hibah senilai total Rp250 juta untuk tiga proposal penelitian yang berfokus pada penelitian rambut dan kulit dengan domain studi laboratorium, studi klinis, studi kualitas hidup dan/atau penelitian epidemiologi.

Program ini akan membantu para peneliti dan dermatolog Indonesia mewujudkan ide-ide penelitian mereka yang luar biasa serta berkontribusi terhadap tantangan kesehatan dan perawatan rambut dan kulit di Indonesia. (HG)