Eko Yuli Irawan, Mantan Penggembala Kambing yang Sabet Medali Olimpiade

Hidupgaya – Siapa  sangka jika peraih medali perak Olimpiade Tokyo 2020 di cabang olahraga angkat besi Eko Yuli Irawan, dulunya adalah penggembala kambing? 

Eko Yuli Irawan

Saat duduk di bangku SD, Eko mengaku pernah dilarang berlatih angkat besi oleh orang tuanya. Eko diminta untuk menjadi penggembala kambing. Alasan orang tua Eko saat itu sederhana: Jika dia berlatih maka akan melalaikan kewajibannya menggembala kambing.

“Awalnya dilarang, tapi saya gigih berlatih dan tanggung jawab (sebagai penggembala kambing) tetap saya jalani,” tutur Eko, dalam webinar Bincang Inspiratif Visa “ Wujudkan Mimpi di Tengah Keterbatasan” yang dihelat Kamis (23/9).

Demi mengejar mimpi menjadi atlet, Eko harus merantau ke Bogor, Jawa Barat meninggalkan Lampung, tanah kelahirannya. Di tanah rantau, Eko menempa diri hingga berhasil masuk pelatnas. Eko mulai debut internasional pertamanya pada usia 17 tahun. Kala itu, dia berlaga di Junior World Weightlifting Championship 2006 di Hangzhou, Tiongkok.

Setiap turnamen yang dia ikuti, Eko berusaha meraih medali. “Kalau bisa naik. Kalau sebelumnya perunggu, berikut perak atau setidaknya sama,” ujarnya.

Eko mengaku, pencapaian yang paling berkesan yaitu dirinya berhasil meraih dua medali emas dalam ajang Asian Games 2018 di Indonesia dan International Weightlifting Federation World Championship 2018 di Turkmenistan. “ Saya punya motivasi. Saya punya target pulang harus bawa hasil,” ujarnya.

Di kesempatan sama, Eko memastikan akan tampil di Pekan Olahraga Nasional atau PON XX Papua yang akan berlangsung 2-15 Oktober 2021. Meski menang di kelas Olimpiade, Eko Yuli tidak meremehkan lawan saat bertanding di PON XX Papua.

“Berprestasi di tingkat Olimpiade bukan berarti kita meremehkan lawan. Tetap kita harus menjaga diri, jangan sampai kesombongan itu keluar,” ujarnya bijak.

Meski levelnya di bawah Olimpiade, Eko Yuli tetap fokus dan serius dalam mempersiapkan diri untuk tampil dalam PON XX Papua. “Tetap memperhitungkan siapa pun lawannya, mempersiapkan dengan baik. Karena baik itu nasional maupun internasional, bertanding itu tidak ada meremehkan lawan,” tuturnya.

“Banyak orang yang bilang levelnya Olimpiade, PON gampang lah. Tapi, bagi saya tidak seperti itu. Itu yang saya takutkan. Jadi tetap menjaga diri, apapun kejuaraannya akan kita maksimalkan, fokus.,” tandas atlet usia 32 tahun.

Presiden Direktur PT. Visa Worldwide Indonesia, Riko Abdurrahman, turut mendukung niatan Eko untuk terus berprestasi. Dia mengapresiasi perjuangan Eko Yuli yang kerap membanggakan bangsa Indonesia.

“Selamat kepada Eko Yuli atas raihan medali perak. Visa Indonesia mengapresiasi prestasi atlet Indonesia. Terima kasih atas dedikasinya mengharumkan nama bangsa. Kami nantikan prestasi lainnya dari Eko Yuli,” ujar Riko. (HG)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s