Kiat Redakan Stres pada Anak di Masa Pandemi Covid-19

on

Hidupgaya – Pandemi COVID-19 bukan hanya berdampak pada penyakit fisik, namun juga mental. Selama pandemi berlaku pembatasan aktivitas dan interaksi secara langsung dengan orang lain. Hal ini bisa memicu stres, bukan hanya pada orang dewasa tetapi juga pada anak-anak. 

Ilustrasi anak mendapatkan paket Chacha Cokelat (dok. ist)

Anak-anak tetap perlu didukung agar tidak stres dan tetap gembira, dan salah satu yang bisa dilakukan oleh orang tua adalah dengan menyediakan aktivitas yang menyenangkan. Selain itu, menyediakan makanan yang dapat meredakan stres, yang telah menjadi favorit bagi semua orang juga penting, misalnya cokelat.

Nah, terkait dengan kepedulian bagi mereka yang terdampak COVID-19, Chacha Cokelat membagikan Chacha Care Pack yang berisi permen Chacha dan activity kit, untuk anak-anak agar lebih gembira meski sedang menghadapi pandemi COVID-19.

“Kami percaya bahwa anak yang gembira akan memberikan banyak pengaruh positif terutama di tengah pandemi. Untuk mendukung hal itu, Chacha membagikan Care Pack yang berisi berbagai varian cokelat dari Chacha yang bisa meningkatkan mood dan memberikan energi,” ujar Marketing and Innovation Manager PT Ceres, Ivonne Adelina Dewi.

Ivonne menambahkan, selain permen Chacha, pihaknya juga membagikan masker khusus anak-anak denganyang lucu dan menarik, serta totebag yang bisa diwarnai sehingga bisa memberikan kegiatan kreatif yang menyenangkan anak.

Chacha Care Pack diberikan ke anak-anak yang positif COVID-19 di Wisma Atlet Kemayoran, pasien anak-anak di RS Kanker Dharmais dan RSAB Harapan Kita serta anak-anak rusun melalui Yayasan Waroeng Imaji.

Dikatakan Koordinator Humas RSDC Wisma Atlet Kemayoran, Kolonel Kes dr. Mintoro Sumego, M.S, hingga awal Agustus 2021, masih terdata lebih dari 200 pasien anak-anak positif COVID-19 di Wisma Atlet. “Kami ingin anak-anak tetap berkegiatan yang positif dan menyenangkan untuk meningkatkan imun mereka,” ujarnya. 

Untuk menunjang hal ini, disiapkan aktivitas yang menyenangkan untuk anak-anak setiap dua kali dalam seminggu selama masa isolasi, seperti senam bersama, mewarnai, dan menari bersama. “Dukungan dari Chacha Cokelat sangat membantu kami untuk mendukung anak-anak tetap gembira, aktif dan kreatif di tengah kegiatan yang kami sediakan,” tuturnya.

Ketua Yayasan Waroeng Imaji, Dovieke Angsana, menambahkan pandemi membuat anak- anak harus beradaptasi pada banyak hal, terutama pada sistem sekolah online. Bagi anak- anak rusun yang memiliki berbagai keterbatasan, sekolah online menjadi tantangan tersendiri. Sementara semangat belajar anak-anak, sebagai penentu masa depan Indonesia, perlu tetap dijaga. 

“Karenanya Yayasan Waroeng Imaji menyediakan ‘Sanggar Belajar’ bagi anak-anak rusun yang membutuhkan kuota internet agar tetap bisa menjalankan sekolah online dengan lancar dan gratis. Kami berharap, donasi Chacha Care Pack dari Chacha Cokelat bisa memberikan semangat dan suasana hati yang menyenangkan bagi anak-anak selama melakukan sekolah online,” tuturnya.

Hal senada disampaikan figur publik Zaskia Adya Mecca, yang membatasi aktivitas anak bermain di luar rumah selama pandemi. “Selama di rumah saja mereka mudah bosan, karena aktivitas jadi sangat terbatas,” ujarnya. 

Untuk mengatasi hal itu, Zaskia berupaya  mengembangkan kreativitas seperti menggambar dan mewarnai. Tak lupa ditemani Chacha Cokelat dengan berbagai varian rasa dan rasa cokelatnya yang tidak pernah membosankan. (HG)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s