Vaksin Covid-19 Janssen Berikan Perlindungan 8 Bulan

on

Hidupgaya – Para peneliti dari Pusat Penelitian Virologi dan Vaksin Harvard membahas data imunogenisitas dan kemanjuran/efikasi sementara yang menunjukkan bahwa vaksin Janssen untuk melawan COVID-19, Ad26.COV2.S, menimbulkan respons imun humoral dan seluler yang tahan lama dengan penurunan minimal selama setidaknya 8 bulan setelah pemberian.

Data dari korespondensi diterbitkan dalam The New England Journal of Medicine.

Untuk penelitian ini, 20 peserta menerima 1 atau 2 dosis terapi (baik partikel virus 5×1010 atau 1011 partikel virus) dan 5 peserta menerima plasebo.

Para peneliti kemudian mengevaluasi respons antibodi dan sel T pada hari ke 239, yaitu 8 bulan setelah rejimen 1 dosis pada 10 peserta dan 6 bulan setelah pemberian 2 dosis pada 10 peserta.

Temuan menunjukkan bahwa semua peserta menunjukkan respons antibodi pada hari ke-239. Median pengikatan titer antibodi terhadap domain pengikatan reseptor WA1/2020 adalah 645 pada hari ke-29, 1772 pada hari ke-57, 1962 pada hari ke-71, dan 1306 pada hari ke-239 .

Mengenai median titer antibodi penetral pseudovirus WA1/2020 adalah 272 pada hari ke 29, 169 pada hari ke 57, 340 pada hari ke 71, dan 192 pada hari ke 239. Pada peserta yang hanya menerima dosis tunggal, titernya terlihat serupa.

Selama periode 8 bulan, respons antibodi tetap relatif stabil. Namun, penurunan titer antibodi penetral median diamati dengan faktor 1,8 antara respons puncak pada hari ke-71 dan titik waktu untuk menilai daya tahan pada hari ke-239.

Mereka yang menerima suntikan dosis tunggal menunjukkan perluasan luasnya antibodi penetral yang terkait dengan peningkatan cakupan varian SARS-CoV-2 dari waktu ke waktu, termasuk peningkatan titer antibodi penetral terhadap varian yang menjadi perhatian (Variant of Concern).

“Data ini menunjukkan bahwa vaksin Ad26.COV2.S menimbulkan respons imun humoral dan seluler yang tahan lama dengan penurunan minimal selama setidaknya 8 bulan setelah imunisasi,” tulis para penulis.

 “Daya tahan respons imun humoral dan seluler 8 bulan setelah vaksinasi Ad26.COV2.S dengan peningkatan respons antibodi penetral terhadap varian SARS-CoV-2 dari waktu ke waktu, termasuk setelah vaksinasi sekali pakai, semakin mendukung penggunaan vaksin Ad26.COV2.S untuk memerangi pandemi global COVID-19,” tandas peneliti. (sumber: berandasehat.id)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s