Lanjut ke konten

Jalan Menuju Kecantikan Berkelanjutan a la Garnier

01/10/2020

Hidupgaya – Garnier telah dikenal sebagai merek kecantikan terkemuka yang menjadi pembuka program L’Oréal for the Future. “Alam adalah inti dari Garnier dan kami merasa bahwa ini ialah sebuah tanggung jawab besar untuk mempercepat transformasi guna membantu menciptakan masa depan kecantikan yang lebih hijau dan berkelanjutan di Indonesia,” ujar Manashi Guha, General Manager Consumer Products Division L’Oréal Indonesia dalam temu media bertema Garnier Green Beauty yang dihelat secara daring, baru-baru ini.

Mengusung konsep Garnier Green Beauty, langkah ini merupakan komitmen dan tanggung jawab untuk mempercepat transformasi di setiap aspek rantai nilai perusahaan dengan menghadirkan Green Science untuk formula dan kemasan yang didesain ramah lingkungan, memastikan sumber dan produksi yang berkelanjutan yang memungkinkan konsumen untuk berkontribusi secara positif menuju bumi yang lebih hijau.

Selain transformasi model bisnisnya, Garnier ingin membantu menjawab beberapa tantangan sosial dan lingkungan yang paling mendesak saat ini. “Garnier menjadi salah satu merek utama untuk memimpin komitmen L’Oréal for the Future. Transformasi besar ini akan menghormati batas-batas planet dan akan berkontribusi lebih banyak untuk mendukung kebutuhan lingkungan yang semakin mendesak di Indonesia,” ujar Melanie Masriel, Communications, Public Affairs and Sustainability Director, L’Oréal Indonesia, di kesempatan yang sama.

Garnier Indonesia telah bekerja sama dengan eRecycle untuk memulai kesadaran akan solusi daur ulang dan pengelolaan sampah secara offline dan online; yang sesuai dengan kebutuhan para remaja, di dalam kehidupan mereka yang sibuk sambil tetap menjaga jarak di masa pandemi ini.

eRecycle adalah aplikasi seluler yang memungkinkan konsumen Garnier Indonesia untuk menyerahkan sampah plastik yang telah dipilah di rumah untuk ditimbang secara digital, akurat dan real-time agar nantinya dapat didaur ulang.

Brand Ambassador Garnier, Chelsea Islan mengaku senang dapat bergabung dengan komitmen Garnier Green Beauty, “Saya percaya akan pentingnya kontribusi individu serta kolaborasi dalam upaya keberlanjutan. Saya dapat mengandalkan sistem pengelolaan sampah digital dari Garnier Green Beauty dan eRecycle yang dapat menyederhanakan upaya saya dalam pengelolaan sampah di rumah,” ujarnya.

Manashi menambahkan, untuk mendapatkan dampak yang lebih besar, perlu terus dikembangkan upaya kolaboratif. “Bersama para mitra, konsumen dan pemerintah, Garnier berkomitmen untuk mengurangi dampak terhadap planet ini dan berinovasi untuk masa depan yang berkelanjutan. Ini akan memakan waktu dan kami memiliki banyak tantangan, tetapi Green Beauty tidak hanya akan mengubah Garnier, namun juga memimpin transformasi di industri kecantikan secara keseluruhan,” ujar Manashi.

Strategi Green Beauty

Sebagai pemimpin merek kecantikan alami terkemuka di dunia, Garnier memiliki kesempatan untuk membantu menciptakan masa depan yang positif dengan memimpin jalan menuju kecantikan yang berkelanjutan. Strategi Green Beauty Garnier bertujuan untuk membawa komitmen keberlanjutannya ke tingkat berikutnya. Garnier mengubah setiap titik rantai nilainya secara global untuk mengejar upayanya dengan cara yang lebih ambisius.

Pada 2019, Garnier Indonesia berhasil meraih sejumlah prestasi dan komitmen penting dalam upayanya membantu menyelamatkan lingkungan. Untuk memperluas pengaruhnya dalam mengurangi dampak lingkungan, Garnier Indonesia ingin melangkah lebih jauh, mengubah cara industri kecantikan beroperasi dan memimpin perubahan bagi bangsa dan dunia, antara lain dengan formula juga kemasan yang didesain ramah lingkungan. Green Sciences mencakup semua pengetahuan ilmiah, dari teknik produksi biomassa yang inovatif hingga ‘green formula’ dan mencakup transformasi biomassa menjadi bahan-bahan alam yang berkinerja tinggi melalui proses seperti ekstraksi atau fermentasi, dengan cara yang menghargai lingkungan.

Garnier Indonesia menargetkan semua produk tissue mask dapat terurai secara hayati hingga 2021, dan hingga 2022 semua bahan terbarukan akan bersumber secara berkelanjutan.

Sebagai tindak lanjut dalam memerangi pencemaran plastik di Indonesia secara masif dan berkala, Garnier telah menyediakan program daur ulang baik offline maupun online (berbasis digital), sebuah solusi pengelolaan sampah yang sesuai dengan kebutuhan konsumen.

Garnier memiliki target ambisius, hingga tahun 2021 diharapkan dapa memobilisasi lebih dari 25.000 konsumen untuk mengikuti program daur ulang, mengumpulkan dan mendaur ulang 100 ton sampah plastik per tahun, setara dengan sekitar 10% penggunaan plastik perusahaan di tahun 2019. (HG)

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: