Lanjut ke konten

Maska Tawarkan Nilai Lebih Tak Sekadar Mempercantik Wanita

08/10/2019

Hidupgaya – Maska, jika diibaratkan wanita, ia adalah sosok perempuan tangguh dan berkarakter. Chief Operating Officer (CEO) Maska, Raditya Banyu, berharap merek kecantikan lokal yang baru saja rilis ini dapat memenuhi kebutuhan perawatan kecantikan perempuan Indonesia.

“Kami berharap, sebagai sebuah bisnis, Maska tidak hanya  menjual produk namun juga  dapat membantu pergerakan perempuan, menciptakan ekosistem, dan membantu membangun peran perempuan dalam kehidupan sosial,” kata Banyu dalam temu media di Jakarta, Senin (7/10).

Bergerak di bidang kecantikan yang bertujuan mempercantik kaum Hawa, Maska mengusung 3 nilai, yaitu Empowering Women, Eco Living, dan Cultural Preservation. “Merek ini dibuat bukan hanya mempercantik perempuan, namun juga bisa berbuat lebih,” bebernya.

Di kesempatan yang sama, Chif Operating Officer Maska, Almas Hudiya, menambahkan  selain menawarkan produk dengan kandungan bahan-bahan alami, juga ingin mengajak konsumen mendapatkan pengalaman unik melalui 3 value yang diusungnya. “Kami tidak hanya ingin membuat perempuan merasa cantik, namun juga memberdayakan mereka. Meningkatkan keterampilan agar mereka dapat mengenyam taraf kehidupan yang lebih baik,” imbuh Almas.

Tak dimungkiri, bisnis kecantikan merupakan industri yang legit sehingga banyak pemain yang terjun di dalamnya. Potensi bisnis kecantikan, khususnya skincare memang menjanjikan. Indonesia merupakan pasar potensial di industri kecantikan, termasuk perawatan kulit (skincare).

Data Euromonitor International bertajuk “The Future of Skincare” menyebut Indonesia dianggap akan menjadi penyumbang terbesar kedua untuk pertumbuhan perawatan kulit di dunia, dimana total pasar skincare di Tanah Air bakal mencapai lebih dari US$2 miliar pada 2019, atau sekitar 33% dari total pendapatan pasar kecantikan disumbang dari industri perawatan kulit.

Banyu tak memungkiri hal ini. “Industri kecantikan mungkin hanya dikalahkan oleh kuliner yang memang berkembang sangat pesat di Indonesia,” ujarnya.

Untuk menembus pasar domestik, Maska menawarkan rangkaian produk perawatan wajah. “Kami akan fokus dulu ke area wajah dengan merilis 3 produk, yaitu Instant Brightening, Hydrogel Eyepatch, dan Sheet Mask,” jelas Banyu sembari mematangkan rencana untuk membuat produk perawatan tubuh di tahapan selanjutnya.

Sebagai pemain baru di pasar kosmetik, Maska diyakini akan mendapatkan tempat di hati konsumen dengan mengusung bahan-bahan alami dan aman untuk kulit. Dengan packaging yang eye catching dan sangat milenial, Maska handy untuk dibawa bepergian. “Bahkan kemasannya bisa dikoleksi karena lucu-lucu,” klaim Banyu.

Maska memilih menggunakan bahan aktif dari esktrak tumbuhan, seperti licorice, ekstrak beet, algae, bunga chamomile, dan ekstrak tumbuhan pegagan. Berbagai bahan aktif dari tanaman ini diformulasikan untuk memberikan manfaat lebih bagi penggunanya.

Menyasar target usia ang cukup lebar, yaitu 17 hingga 35 tahun, Banyu dan Almas optimistis Maska akan disambut positif oleh konsumen di Tanah Air. (HG)

Iklan
Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: