Lanjut ke konten

Strategi Pilih Suplemen yang Pas untuk Menunjang Kesehatan Kulit, Rambut dan Kuku

26/09/2019

Hidupgaya – Ingin punya rambut seindah pesohor dunia Nicole Scherzinger atau kulit seinsah supermodel Heidi Klum? Nicole memiliki rambut indah yang tebal dan berkilau yang kerap membikin iri. Sedangkan Heidi dikaruniai kulit berkilau yang memancarkan aura cantik.

Tak pelak, rambut merupakan mahkota perempuan yang ingin selalu kita jaga keindahannya. Sayangnya beragam faktor berkontribusi pada tampilan rambut, mencakup faktor internal dan eksternal (lingkungan). Kedua faktor ini tak hanya berdampak pada rambut, namun juga kuku dan kulit.

Faktor lingkungan memiliki peran besar dalam mempengaruhi kesehatan dan penampilan rambut, kulit dan kuku. Menurut Vice President Vitabiotics Global Rohit Shelatkar sekaligus President Director PT Vitabiotics Utama Indonesia, pancaran sinar matahari UV A dan B, polusi udara, stres, dan asupan gizi turut mempengaruhi kondisi tubuh, termasuk dalam hal ini rambut, kulit dan kuku.

Keterangan foto: Vice President Vitabiotics Global Rohit Shelatkar sekaligus President Director PT Vitabiotics Utama Indonesia.

Simbol kecantikan wanita ada pada kulit berseri, rambut dan kuku yang kuat tak mudah patah. Sayangnya tinggal di area tropis seperti Indonesia membuat kita gampang mengalami sejumlah masalah kulit, antara lain munculnya bintik karena pigmen gelap (freckles), keriput, juga jerawat.

Sedangkan keluhan pada rambut antara lain rambut kering, pecah pada ujung dan kerontokan. “Rontok 50-100 helai per hari masih normal. Di atas 100 helai dianggap tak normal,” kata Rohit di sela-sela peluncuran Perfectil dari Vitabiotics, suplemen untuk rambut, kulit dan kuku yang dihelat di Jakarta, Kamis (26/9).

Sejumlah kebiasaan jelek yang kerap dilakukan misalnya menggigit kuku, penggunaan cairan penghapus kuteks dengan zat kimia kuku juga berpotensi membuat kuku mudah patah dan berwarna kekuningan tidak indah.

Dengan kondisi lingkungan berpolusi tinggi, menjaga kesehatan kulit, rambut dan kuku dari makanan tidaklah cukup. “Nilainya mungkin hanya sekitar 25 persen. Jadi sisanya harus dipenuhi dari suplemen,” ujar Rohit.

Sejatinya penuaan dimulai sejak usia 20 tahun. Jadi perempuan di usia ini harus lebih memperhatikan kesehatan, termasuk kulit yang merupakan organ yang paling rentan rusak. Perempuan usia 35 ke atas mulai mengalami perubahan hormonal. Zat kolagen mulai berkurang sehingga muncul sejumlah keluhan, misalnya kerutan. Juga kulit yang mengendur akibat gravitasi bumi.

Untuk menjaga kesehatan secara umum, Rohit menyarankan sejumlah langkah penting, menjalani gaya hidup sehat, antara lain hindari makanan berlemak tidak sehat seperti junk food. Perbanyak makan serat misalnya dari buah dan sayur, yang juga kaya antioksidan. Tidur cukup 8 jam sehari, kelola stres, cukupi asupan air putih 8-10 gelas sehari atau 2 hingga 2,5 liter air. “Olahraga minimal 30 menit per hari atau 150 menit dalam sepekan penting dan jangan ditinggalkan,” ujarnya.

Untuk menjaga kesehatan kulit, gunakan sunblock dengan SPF minimal 50. “SPF 15 atau 25 kurang efektif menangkal efek buruk sinar UV khususnya di negara tropis seperti Indonesia,” imbuhnya.

Pilih Suplemen Sesuai Kebutuhan

Di kesempatan yang sama Rohit menyarankan agar konsumen cerdas dalam memilih suplemen untuk menunjang kesehatan.

Untuk menunjang kesehatan kulit, rambut dan kuku, pilih suplemen yang memang memgandung bahan-bahan aktif untuk mendukungnya. Perfectil misalnya, suplemen mikronutrien (terdiri dari vitamin dan mineral) berupa tablet nomor satu di Inggris ini mengandung ekstrak biji anggur yang berfungsi sebagao antioksidan untuk melindungi kulit dan tubuh dari pengaruh kerusakan matahari dan radikal bebas, mengurangi kerutan dan memperhalus kulit. Perfectil memgandung bahan lain seperti vitamin B kompleks, selenium juga zinc yang bersinergi menjaga kesehatan kulit, rambut dan kuku dengan optimal.

Perfectil telah melakukan uji klinis pada 125 pasien usia 13-57 tahun dengan durasi uji 3 bulan. Hasilnya, dalam 1 bulan pertama terjadi peningkatan 67 persen utk perbaikan kulit, yaitu kulit kering dan pecah membaik 91 persen. Bahkan untuk jerawat, noda kecoklatan menunjukkan perbaikan 100 persen.

Untuk uji rambut yang melibatkan 80 responden (40 dipakaikan Perfectil dan 40 plasebo alias tanpa zat aktif) menunjukkan kondisi rambut responden yang diberi Perfectil membaik dibanding kelompok kontrol.

Rohit Shelatkar mengklaim Perfectil menguasai pasar suplemen kecantikan di Indonesia. “Umumnya produk beauty adalah kosmetik. Belum ada suplemen yang fokus untuk beauty selain Perfectil sehingga kami bisa menjadi market leader,” ujarnya.

Rohit menambahkan, saat ini 90% pasar Perfectil adalah perempuan. “Namun pasar pria yg mengonsumsi Perfectil terus tumbuh karena pria juga membutuhkan kulit dan rambut sehat,” tandasnya.

Nah, cegah kerontokan rambut dan masalah kulit juga kuku dengan suplemen yang pas. Sebab makanan dan minuman yang kita konsumsi harian mungkin butuh dukungan agar kinerjanya optimal. (HG)

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: