Lanjut ke konten

Wonderful Indonesia Culinary and Shopping Festival 2019 Targetkan Transaksi Rp2,5 Triliun

17/09/2019

Hidupgaya – Indonesia masih menjadi surga belanja, juga makanan yang menggugah selera. Potensi kuliner dan belanja di Tanah Air luar biasa besarnya, alias tidak ada matinya. Hal ini pulalah yang mendorong Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) didukung Kementerian Pariwisata menggelar Wonderful Indonesia Culinary and Shopping Festival (WICSF) 2019, yang berlangsung 27 September – 27 Oktober 2019. WICSF 2019 diharapkan menjadi wisata kuliner dan belanja terbesar yang menjadi kebanggaan Indonesia.

Ketua Umum APPBI Stefanus Ridwan mengatakan tahun ini merupakan tahun keempat dilaksanakannya WICSF dan berhasil menarik minat wisatawan asing untuk datang ke Indonesia dan menjadi festival yang paling ditunggu setiap tahunnya. Stefanus menyebut, untuk gelaran WICSF 2019 telah disiapkan berbagai program kuliner dan belanja menarik seperti lesehan malam, kuliner kampung halaman, kelas membatik, gebyar batik nusantara hingga pertunjukan musik.

“Sebanyak 300 anggota APPBI akan berpatisipasi dalam WICSF 2019 dan akan ada diskon 70% untuk beberapa produk ternama,” kata Stefanus dalam temu media di Kemenpar Jakarta, Selasa (17/9).

Di kesempatan yang sama, Menteri Pariwisata Arief Yahya menambahkan setiap tahun peserta yang ikut dalam WICSF meningkat. “Setiap tahun, mal yang ikut terus bertambah. Pada 2016 ada 85 mal, naik jadi 104 mal di 2017 dan 150 mal di 2018. Transaksinya juga meningkat. Selama satu bulan bisa melakukan transaksi Rp1,3 triliun. Diharapkan transaksi tahun ini naik 80 persen, atau tercapai Rp2,5 triliun,” ujar Arief.

Arief menyebut, kuliner memberikan kontribusi tertinggi bagi PDB Ekonomi Kreatif, yaitu sebesar 42 persen. Di urutan kedua ada fashion 18 persen dan ketiga, kriya atau craft sebesar 15 persen, yang masuk dalam kategori Belanja. “Rata-rata wisatawan mengeluarkan 30 hingga 40 persen dari total pengeluaran mereka untuk kuliner dan belanja,” ujarnya.

WICSF 2019 akan menghadirkan beragam kuliner terkenal seperti Nasi Gudeg, Nasi Pedas Bali hingga roti srikaya, dan masih banyak lainnya, kehadiran beragam kuliner bertujuan untuk menarik animo pengunjung. Tak ketinggalan ditampilkan jajanan tradisional Indonesia yang akan dikelola oleh usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UKM).

WISCF 2019 juga diadakan bersamaan dengan perayaan 10 tahun penetapan batik Indonesia secara resmi oleh UNESCO.

Ketua Tim Percepatan Wisata Kuliner dan Belanja Kementerian Pariwisata Vita Datau mengatakan Indonesia mempunyai destinasi-destinasi yang mempunyai produk kuliner dan belanja unggulan. “Melalui WISCF diharapkan akan mendorong destinasi lain yang berpotensi dan kegiatan ini akan menjadi aksi nyata Indonesia untuk mendorong pariwisata,” ujarnya.

Iklan WISCF sudah ditayangkan di beberapa televisi luar negeri seperti AXN dan Fox untuk menarik jumlah kunjungan wisman. WISCF sudah dimasukkan ke dalam Calender of Event Kementerian Pariwisata dan termasuk acara penting. (HG)

From → Money Talks

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: