Lanjut ke konten

Festival Jajanan Bango Siap Digelar, Kuliner Apa yang Unik Kali Ini?

15/03/2019

Hidupgaya – Buat yang menantikan festival kuliner legendaris, siap-siap. Kecap Bango – yang diproduksi PT Unilever Indonesia Tbk – akan kembali menghadirkan perhelatan kuliner akbar tahunan Festival Jajanan Bango (FJB), Sabtu-Minggu, 16-17 Maret 2019 di area parkir Squash, Gelora Bung Karno, Jakarta.

FJB 2019 akan mengangkat tema khusus, yaitu “Kelezatan Asli, Lintas Generasi” dengan tujuan mendorong regenerasi pelestarian kuliner Indonesia, khususnya melalui peranan penjaja kuliner sebagai penjaga keautentikan kuliner Indonesia yang sejati.

Foods Director PT Unilever Indonesia Tbk Hernie Raharja mengatakan, Bango berkomitmen untuk mendukung semangat para penjaja kuliner dalam memulai ataupun meneruskan bisnis kuliner Indonesia agar regenerasi pelestariannya dapat terus berlanjut. “Salah satunya kami lakukan melalui persembahan FJB 2019 sebagai wadah bagi para penjaja kuliner lintas generasi untuk mengenalkan kelezatan asli Indonesia kepada generasi terkini yang tak hentinya mencari kelezatan asli,” kata Hernie.

Hernie menuturkan, belakangan muncul antusiasme generasi muda untuk merasakan cita rasa autentik, namun sayangnya kekayaan kuliner asli Indonesia mulai langka, dan bahkan hampir punah. “Jika keaslian rasa dan resepnya tidak terjaga, dan tidak ada orang atau penjaja kuliner yang terus membuatnya, regenerasi pelestarian kuliner Indonesia tentunya jadi mustahil dilakukan,” ujarnya.

Kekhawatiran ini juga dirasakan oleh Chef Ragil Imam Wibowo seorang pengamat kuliner dan foodpreneur yang banyak memfokuskan diri pada keragaman kuliner asli Indonesia. “Saya sangat percaya akan nilai lebih dari sebuah autentisitas. Oleh karena itu, saya selalu mencari inspirasi dalam menyiapkan menu di restoran saya dengan berkunjung langsung ke daerah asalnya,” ujarnya.

Chef Ragil menambahkan, dari berbagai kunjungan yang dia lakukan, fakta di lapangan menunjukkan banyak hidangan yang saat ini sudah sangat langka, dan hanya dilestarikan oleh satu keluarga tertentu. “Padahal, hidangan itu tadinya merupakan salah satu hidangan khas yang dibanggakan di daerah tersebut,” imbuhnya.

Faktor pemicu langkanya hidangan ini, kata Chef Ragil, umumnya disebabkan oleh kelangkaan bahan-bahan, autentisitas cara pembuatannya yang mulai pudar, hingga surutnya jumlah penjaja kuliner yang menghidangkan aneka hidangan autentik. “Karena alasan inilah eksistensi penjaja kuliner Indonesia dari generasi ke generasi menjadi hal yang penting agar kelezatan asli Indonesia tidak hilang ditelan waktu,” bebernya.

Nah, urgensi ini menjadi landasan pemilihan tema “Kelezatan Asli, Lintas Generasi” yang diusung melalui FJB 2019. Hernie menambahkan, di antara lebih dari 80 penjaja kuliner yang akan hadir, Bango mendedikasikan sebuah area khusus bagi 10 penjaja kuliner lintas generasi yang memiliki komitmen tinggi dalam mempersembahkan aneka kelezatan hidangan mereka dari generasi ke generasi.

“Kami berharap dengan upaya ini usaha penjaja kuliner lintas generasi akan lebih dikenal dan diapresiasi oleh puluhan ribu pecinta kuliner yang setiap tahunnya selalu memadati FJB,” harap Hernie.

FJB 2019 memberikan kemudahan bagi para pengunjung agar dapat langsung masuk tanpa harus antre melalui pendaftaran online di website http://www.bango.co.id. Para pengunjung yang telah mendaftar akan mendapatkan QR code melalui e-mail yang nantinya dapat digunakan untuk memasuki area FJB 2019. (HG)

Iklan

From → Food Lover

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: