Lanjut ke konten

Inilah Jawara Omatiq 2018, Olimpiade Yatim dan Dhuafa Terbesar di Indonesia

29/10/2018

Hidupgaya – Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Yatim Mandiri menggelar Olimpiade Matematika dan Al-Quran (Omatiq) 2018 tingkat sekolah dasar di Gedung Perpustakaan Nasional, Jakarta. Olimpiade ini disebut sebagai olimpiade terbesar yang diikuti anak yatim dan dhuafa di Indonesia.

Puncak acara olimpiade telah dilaksanakan pada 20 Oktober 2018. Grand final OMATIQ 2018 untuk cabang Al-Quran dimenangkan oleh Anggun Ainur Rokhman asal Denpasar di posisi pertama, disusul Kuni Shobibah Rohmah dari Lumajang sebagai Juara II, Salsa Salsabilla asal Gresik Juara III. Sedangkan Kurnia Ramadhani dari Surabaya Juara Harapan I dan Kharisma Aulia asal Kepanjen sebagai Juara Harapan II.

Sementara itu, untuk OMATIQ cabang Matematika, juara I diraih oleh M Farrel Rizkullah asal Ponorogo, disusul Safira Putri Erlangga dari Surabaya dan Juara III ST Wafiratul Afkar asal Tuban. Juara harapan I diraih Kheyla Oktavelin Halim dari Yogyakarta, dan harapan II oleh M Syahril Zimran asal Tuban.

Olimpiade yang disebut terbesar yatim dan dhuafa ini juga dimeriahkan oleh grup musik shalawat Sabyan Gambus dan dipandu oleh MC Terry Putri.

General Manager Program Yatim Mandiri, Hendy Nurrohmansyah mengatakan, Omatiq tahun ini merupakan yang ke 3 diselenggarakan oleh Yatim Mandiri. Tahun ini akan diikuti 210 anak yatim dan dhuafa.

“Ini tahun ketiga, perbedaan dengan tahun sebelumnya pertama dari sisi jumlah pesertanya. Tahun pertama, kurang dari 100, tahun kedua kurang dari 200, tahun ini 210 anak yang kami undang,” ujar Hendy.

Sebenarnya ada ribuan peserta yang mengikuti Olimpiade ini. Mereka berasal dari Sanggar Genius dari 44 Kota dan Kabupaten yang merupakan binaan Yatim Mandiri. Namun, kemudian diseleksi menjadi 210 peserta. “Ini pesertanya dari seluruh sanggar ada 4.000, namun yang berangkat ke Jakarta disaring menjadi 210 anak,” ujar Hendy.

Sebelum mengikuti olimpiade ini, para siswa yang terdiri atas anak yatim dan dhuafa itu telah diajari pelajaran matematika dan Al-Quran di Sanggar Genius. Menurut Hendy, kedua pelajaran itu merupakan ilmu dasar yang kelak dapat menjadi bekal pendidikan pada jenjang selanjutnya. “Matematika dan Al-Quran dipilih karena kami ingin membekali kebutuhan dasar bagi kehidupan mereka kelak,” ujarnya.

Total hadiah untuk para pemenang Omatiq kali ini juga cukup besar yaitu senilai Rp135 juta. Selain mendapat hadiah, para peserta juga diajak wisata edukasi di Jakarta. (HG)

Iklan

From → What's Happening

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: