Lanjut ke konten

Terinspirasi Korea, KAMI Semarakkan Panggung Jakarta Fashion Week 2019

28/10/2018

Hidupgaya – Brand modest wear KAMI kembali meramaikan pergelaran Jakarta Fashion Week (JFW) 2019. Sebagai salah satu brand yang tergabung dalam Indonesia Fashion Forward (IFF), KAMI mendapatkan kesempatan untuk menampilkan koleksi terbarunya di ajang pergelaran busana yang telah menapaki tahun ke 11.

Tahun ini tercatat menjadi kali keenam KAMI tampil di panggung Jakarta Fashion Week. “Meskipun demikian KAMI selalu excited dalam mempersiapkan koleksi yang akan ditampilkan,” ujar Istafiana Candarini, Direktur dan Co-Founder KAMI.

Dia menambahkan, tahun ini KAMI lebih fokus untuk persiapan koleksi – yang sudah dimulai dalam beberapa bulan. Berbeda dari tahun sebelumnya, kali ini KAMI bekerja sama dengan studio lace & bordir, Lace Story, untuk bahan. “Selain scarf dan pakaian, pada penampilan kali ini KAMI juga menghadirkan koleksi sepatu,” imbuh Istafiana.

Tema koleksi yang ditampilkan pada show KAMI di JFW kali ini terinspirasi dari seorang tokoh wanita dari Korea bernama Hwang Jin Yi. “Dia merepresentasikan wanita yang cerdas dan mandiri. Inspirasi yang diangkat dalam koleksi ini menceritakan hal menarik yakni mengenaibagaimana Hwang Jin Yi sangat independen dalam menentukan nasibnya sendiri di era yang masyarakatnya masih konservatif,” bebernya.

“Memang dia cantik, tetapi dia tahu bahwa kecantikannya bukan menjadi jaminan untuk mendapatkan keinginannya, jadi dia memgembangkan bakatnya di hal lain seperti seni musik dan seni puisi. Nah, dari inspirasi itu yang kemudian dituangkan melalui keunikan pada desain cetak dan koleksi dari NEOMA,” imbuh Nadya Karina, Direktur Kreatif dan Co-Founder KAMI.

Pada pergelaran itu KAMI menghadirkan 16 tampilan dari koleksi NEOMA yang hadir dengan siluet desain yang terinspirasi dari baju tradisional Korea yang kemudian dikreasikan kembali menjadi baju modest wear (santun) bergaya urban.

Busana model blazer misalnya, terinspirasi dari baju tradisional Korea, hanbok. Didominasi oleh sentuhan warna coklat terakota, abu dan krem, material bahan untuk koleksi NEOMA ini di antaranya menggunakan bahan vitrase, polywool, lace, dan polyester yang dijahit menjadi potongan desain yang sedikit bervolume, menjuntai dan berlapis.

Bersama Lace Story, KAMI menerjemahkan ide desain dari motif cetak menjadi kreasi sulam bordir yang dikerjakan oleh perajin. Selain koleksi pakaian dan scarf, bahan dan motif NEOMA ini juga dibuat ke dalam beberapa model sepatu.

“KAMI berharap koleksi terbarunya ini dapat diterima dengan baik dan hadir menjadi tren untuk pakaian santun di kalangan pecinta fesyen di Indonesia dan mancanegara,” pungkas Nadya Karina.

Tentang KAMI

KAMI adalah label Indonesia untuk pakaian santun yang diperuntukkan bagi wanita. Ide besar label ini adalah menampilkan kesan wanita cantik dan cerdas, yang menekankan orisinalitas dan kenyamanan dalam setiap kesempatan.

Label ini didirikan pada 2009 oleh Istafiana Candarini, Nadya Karina, dan Afina Candarini dengan nama Kami Idea. Di tahun 2017, label ini melakukan sedikit perubahan pada nama labelnya dan menyederhanakannya menjadi KAMI.

Penggunaan material dengan corak berupa motif cetak unik yang dirancang oleh KAMI, sehingga tidak akan ditemukan pada produk lain, menjadi salah satu keunggulan dari label ini.

Setelah sukses di pasar online, pada 2015 KAMI memutuskan untuk melakukan ekspansi ke pasar offline di jantung Jakarta Selatan, Kemang, diikuti kota lain seperti Yogyakarta, Jambi, Aceh, Medan, Padang, Palembang, Balikpapan, Lombok.

Selain itu, KAMI juga mulai mengembangkan pasarnya ke negara tetangga, Singapura, dan Brunei Darussalam. Saat ini KAMI menjalin kemitraan dengan Twenty2 Boutique, Malaysia. (HG)

Iklan

From → Fashion Spread

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: