Lanjut ke konten

Melalui IRN Indofood Danai Riset 58 Mahasiswa

09/09/2018

Hidupgaya – Indofood Riset Nugraha (IRN) kembali dihelat untuk periode 2018-2019, dengan memberikan dana riset untuk 58 mahasiswa S1.

Bukan hanya bantuan dana, para mahasiswa ini juga akan mendapatkan pendampingan dan bimbingan teknis dari tim pakar IRN selama melakukan penelitian sebagai syarat kelulusan pendidikan tingkat sarjananya.

Mengusung tema ‘Mencerdaskan Bangsa melalui Kemandirian Pangan Berbasis Potensi dan Kearifan Lokal secara Berkelanjutan’, penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Undersanding/MoU) telah dilakukan di Jakarta dan dihadiri oleh mahasiswa, dosen pembimbing, serta jajaran manajemen PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Indofood), juga tim pakar IRN.

Dikatakan Direktur Indofood, Suaimi Suriady, yang juga ketua program IRN, sebanyak 224 proposal penelitian masuk. “Setelah melalui seleksi dari tim, terpilihlah 58 proposal untuk didanai. Kami berharap semoga apresiasi yang kami berikan dapat bermanfaat untuk mempercepat riset mahasiswa dalam menyelesaikan skripsinya,” ujarnya dalam temu media di Jakarta, baru-baru ini.

Dari tahun ke tahun, program IRN terus berkembang. IRN misalnya, sebut Suaimi, memberikan penghargaan bagi tiga peneliti terbaik periode 2017-2018 dengan kriteria penilaian dilakukan meliputi tiga aspek yakni kualitas penelitian, proses penelitian dan kinerja peneliti dalam mempresentasikan penelitiannya.

Penghargaan juga diberikan kepada dosen pembimbingnya. “Untuk periode 2018, kami juga akan memilih tiga peneliti terbaik. Pemenang akan mendapat kesempatan mengikuti Scientific Tour ke Singapura untuk melihat dan mengamati proses penelitian dan prasarana penelitian yang lebih mumpuni,” bebernya.

Penerima penghargaan Peneliti Terbaik IRN Periode 2017-2018 adalah Fadjar Rachman Adji dari Universitas Gadjah Mada, Grace Aprilia Tang’a dari Universitas Cendrawasih, dan Junda Fauzul Izza dari Universitas Brawijaya

Pada kesempatan yang sama, penggagas dan ketua tim pakar IRN sejak 1998, Prof Dr. Ir. FG Winarno, MSc melakukan serah terima tongkat estafet pengelolaan program IRN kepada Prof. Dr. Ir. Purwiyatno Hariyadi, MSc yang saat ini menjabat sebagai wakil ketua tim pakar IRN.

“Inilah saatnya passing the torch of leadership, menyerahkan/mewariskan tongkat estafet kepemimpinan dari yang tua kepada yang muda dan perkasa, penuh semangat layaknya obor yang tak kunjung padam untuk menjamin Program IRN terus berkembang dan mampu mendorong munculnya penelitian-penelitian pangan berkualitas,” ujar Winarno yang dalam kesempatan sama juga membedah 3 buku karyanya.

Buku yang dikupas dalam “Serangga Layak Santap: Sumber Baru Bagi Pangan dan Pakan”, buku kedua “Tanaman Kelor: Nilai Gizi, Manfaat dan Potensi Usaha” dan buku ketiga adalah “Mikrobioma Usus: Peran Probiotik, Prebiotik, dan Parabiotik”.

Tentang Indofood Riset Nugraha (IRN)

IRN adalah program bantuan dana penelitian bagi mahasiswa S1 yang tengah menyelesaikan tugas akhir/penelitian di bidang penganekaragaman pangan.

Program IRN dimulai sejak 2006 sebagai lanjutan dari Bogasari Nugraha, yang telah dirintis tahun 1998 oleh Bogasari Flour Mills, salah satu kelompok usaha strategis PT Indofood Sukses Makmur Tbk yang memiliki kegiatan usaha utama memproduksi tepung terigu dan pasta.

Program tersebut merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan dalam pilar Building Human Capital. Program IRN telah diakui dan mendapatkan penghargaan Asia Responsible Enterpreneurship Awards 2010 untuk kategori Investment in People Award dari Enterprise Asia serta Penghargaan Peduli Pendidikan 2011 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). (HG)

Iklan

From → What's Happening

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: