Lanjut ke konten

Cara Regita Cahyani Menikmati Hidup dan Mencapai Bahagia

15/08/2018

Hidupgaya – Ingat Ardhia Pramesti Regita Cahyani yang lebih dikenal dengan panggilan Tata? Setelah sekian lama tak terdengar kabar beritanya, perempuan rupawan yang Njawani ini merintis bisnis studi Pilates di kawasan Tulodong, Jakarta Selatan.

Kecintaan Tata pada olahraga yang banyak memiliki manfaat kesehatan  yang membuatnya tertarik membuka studio Pilates, yang menitikberatkan pada clinical pilates, di Jakarta.

Regita Cahyani tetap bugar dengan Pilates (dok. Hidupgaya)

Ternyata sejak berpuluh tahun silam Tata menggeluti Pilates, untuk mengatasi gangguan tulang belakang. “Saya memiliki kondisi kelainan tulang belakang, skoliosis. Disarankan untuk melakukan Pilates karena olahraga ini memperbaiki postur, sehingga gangguan tulang belakang saya membaik,” kata ibu dua anak di sela-sela pembukaan KX and Studio Crumble Crew di Jakarta, baru-baru ini.

Rupanya mantan istri Tommy Soeharto ini mengidap skoliosis saat usia 15 tahun akibat cedera punggung saat bermain netball.

Penyakit itu datang dan pergi. “Sesudah melahirkan anak pertama, Darma, saya rasakan lagi. Akhirnya saya pilih melakukan clinical pilates untuk meredakan sakitnya,” ujar Franchise Developer for KX and Studio Owner Crumble Crew Jakarta.

Tata rupanya memiliki semacam ‘ketergantungan’ pada Pilates. “Jika saya absen lama, biasanya lower back pain akan kambuh. Makanya saya usahakan selalu melakukan Pilates setiap hari selama 50 menit,” imbuhnya.

Selain bersepeda, dia juga memilih pilates. Bukan tanpa sebab, mantan istri Tommy Soeharto ini memilih Pilates lantaran skoliosis yang dideritanya sejak usia 15 atau 16 tahun akibat cedera punggung saat bermain netball.

Sebelum Pillates, Tata menekuni sejumlah olahraga, mulai body language, boxing, yoga hingga bersepeda. Namun dokter menganjurkan untuk melakukan Pilates guna mengurangi keluhan nyeri tulang belakangnya. “Namun saya masih sepedaan juga kok. Keliling-keliling,” ujarnya dengan senyum khasnya.

Diakui Tata, Ia sempat merasakan kebosanan berlatih Pilates tradisional yang gerakannya pelan. Hingga suatu ketika ia dipertemukan dengan pelatih Pilates asal Australia, Aaron Smith, dan mulai menjalani KX Pilates yang didirikan oleh pria itu. “Dengan KX Pilates saya juga bisa kardio. Jadi bukan hanya Pilates saja,” ujarnya.

Dengan rutin melakukan pilates beberapa tahun belakangan, bukan hanya punggung saja yang mengalami pemulihan, tetapi juga staminanya pun bertambah. “Pilates ini memperbaiki postur. Jadi juga melatih otot perut sehingga pas untuk para perempuan yang habis melahirkan untuk mengembalikan kekencangan otot perut,” ujar Tata.

Selain menjalani Pilates, Tata juga mengalami gaya hidup sehat. “Saya tak menjalani diet khusus. Mengurangi nasi saja. Saya tak suka diet musiman, lebih suka yang longterm karena ini kan gaya hidup,” ujarnya.

Regita Cahyani bersama Aaron Smith, pendiri KX Pilates (dok. Hidupgaya)

Menapak usia 40, ujar Tata, harus lebih selektif soal makanan. “Everything in moderation. Kurangi porsi. Cheating sesekali boleh tapi tetap kembali ke makan sehat. Saya menjalankan yang bisa dijalankan, disesuaikan dengan gaya hidup. Yang penting bisa menikmati hidup dan harus bahagia,” pungkasnya. (HG)

Iklan

From → Beauty & Health

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: