Lanjut ke konten

Susan Bachtiar Luncurkan Buku Anak “Tristan The Traveler” dengan Ilustrasi Menarik

06/08/2018

Hidupgaya – Meskipun gawai menjadi ‘santapan harian’ di masa kini, namun budaya membaca buku sebaiknya memang tetap dipertahankan. Termasuk dalam hal ini membacakan cerita untuk anak.

Anak-anak umumnya akan tertarik membaca buku jika disertai ilustrasi yang menarik, yang memancing imajinasi mereka. Berangkat dari keinginan untuk melestarikan budaya membaca, model dan presenter yang juga berprofesi sebagai guru,  Susan Bachtiar, merilis buku “Tristan The Traveler”.

Buku untuk anak-anak ini inspirasinya muncul dari anak semata-wayangnya, Tristan. Buku yang dilengkapi ilustrasi menarik ini menceritakan petualangan tokoh Tristan dan Mumu dalam bahasa gambar. Buku ini bisa menjadi opsi menarik untuk dijadikan rujukan dalam menggiring anak-anak menjauh dari gawai yang selama ini secara tidak langsung telah menjadi teman mereka.

“Saat ini anak-anak makin mudah meraih gawai, dan kita sebagai orang tua lebih permisif meminjamkan telepon genggam, terutama saat lelah. Namun saya percaya, budaya membaca buku nggak boleh hilang,” kata Susan di sela-sela peluncuran buku perdananya yang berlangsung di Siku Dharmawangsa, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Melalui buku ini, Susan bercerita dan berbagi tentang apa yang Tristan temukan di tempat-tempat yang ia kunjungi saat traveling, melalui gambar.

Menjadikan Tristan dan Mumu si Boneka Beruang sebagai tokoh sentral dalam buku bergambar ini, sebuah perjalanan petualangan selama liburan sekolah disampaikan dengan sangat menarik. “Saya berharap buku ini mampu menambah wawasan anak-anak tentang tempat wisata yang menarik serta masing-masing keunikannya berdasarkan sudut pandang Tristan,” ujar Susan.

Dia menambahkan, anak-anak pasti punya pandangan sendiri saat mereka berlibur, tentang sebuah tempat dan keunikannya. “Kita sebagai orangtua pasti paham dan saya juga mencoba menyelami hal tersebut melalui anak saya Tristan,” imbuhnya.

Model sebuah perawatan kulit ini mengaku mengalami berbagai hal menantang saat menuliskan buku ini menjadi naskah cerita yang menarik. “Perlu ‘bongkar pasang’ hingga berkali-kali sampai menjadi sebuah cerita yang nantinya juga akan mudah dicerna oleh anak-anak,” bebernya.

Susan berkisah, gagasan untuk membuat buku ini muncul di tahun 2016, yang kemudian disambut baik oleh Tommy Thomdean, seorang kartunis andal Indonesia, yang membantu menuangkan naskah cerita melalui bahasa gambar.

Dalam proses pembuatan buku ini Susan juga dipertemukan dengan Roosie Setiawan, Founder Reading Bugs yang memperkenalkan metode ReadAloud (membaca nyaring) bagi para orangtua untuk membacakan buku kepada anaknya sejak usia dini.

Roosie mengatakan, membacakan cerita untuk anak nyatanya dapat mempererat hubungan emosi antara anak dan orangtua, serta menumbuhkan minat dan budaya membaca anak sejak dini.

“Peran orangtua khususnya ibu, dalam memancing ketertarikan anak untuk gemar membaca sangatlah besar, apalagi di zaman dimana gawai menjadi alat yang dianggap mudah untuk mengalihkan perhatian anak. Diperlukan sebuah materi yang cukup bagus dalam memancing ketertarikan tersebut,” kata Roosie yang hadir dalam acara peluncuran buku perdana “Tristan The Traveler” sekaligus mencontohkan metode ReadAloud kepada para peserta yang hadir.

Roosie menambahkan, membacakan buku cerita untuk anak tidak harus memiliki target. “Bisa 5 atau 10 menit setiap hari. Lakukan dengan cara menarik, sehingga anak tak sabar menantikan kelanjutannya esok hari,” ujarnya.

Presenter Amy Zein, ibu dari anak yang mengalami disleksia, mengaku terbantu dengan hadirnya “Tristan The Traveler” karena memicu minat baca buah hatinya. “Anak saya antusias ketika saya mengenalkan buku ini. Dia juga mengenal kosa kata baru, dan tertarik mengikuti petualangan tokoh Tristan,” ujarnya.

“Saya berharap buku “Tristan The Traveler” akan menjadi salah satu kontribusi yang positif untuk meningkatkan kembali minat baca, khususnya buku bagi anak-anak di Indonesia,” pungkas Susan. (HG)

Iklan

From → What's Happening

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: