Lanjut ke konten

Inilah 10 Kosa Isyarat Terbaru untuk Disabilitas di Dunia Kecantikan

30/07/2018

Hidupgaya – Setiap orang berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk hidup lebih baik dan kesetaraan untuk meraih peluang. Hal ini juga berlaku untuk kaum disabilitas. Kekurangan bukan menjadi halangan untuk maju dan mencapai sukses.

Hal ini juga diyakini oleh L’Oreal Indonesia. Melalui program Disability Awards, produsen kosmetika global ini berusaha memberdayakan kaum disabilitas agar bisa berkarya setara. Disability Awards merupakan salah satu program global dari L’Oréal Diversity & Inclusion Driven yang sudah berjalan selama 10 tahun.

Communications, Public Affairs and Sustainability Director, L’Oréal Indonesia Melanie Masriel mengatakan tahun ini L’Oréal Indonesia mengadakan berbagai inisiatif untuk mendukung program ini. “Dimulai dengan meluncurkan video tutorial make-up dengan bahasa isyarat dan menggelar kelas make-up inklusif bersama 50 teman-teman disabilitas yang didukung oleh Maybelline dan Thisable Enterprise untuk memberikan akses kepada para disabilitas dalam mendalami bidang kecantikan,” ujar Melanie dalam temu media di Jakarta, baru-baru ini.

Selain itu, L’Oréal Indonesia bersama dengan Pusat Bahasa Isyarat Indonesia (Pusbisindo) juga telah mengembangkan dan mensosialisasikan 10 kosa isyarat kecantikan kepada masyarakat luas. 10 kosa isyarat tersebut adalah lipstick, powder, mascara, eyeliner, foundation, blush on, eyeshadow, strobing, highlighter dan contouring.

“Sesuai dengan misi #beautyforall, L’Oréal berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kerja dan peluang yang setara termasuk bagi teman-teman disabilitas agar mereka dapat menjadi diri mereka sendiri dan mampu mencapai potensi mereka secara maksimal,” bebernya.

Tahun ini L’Oréal Indonesia mengajak Ryan Ogilvy selaku Official Make-up Artist Maybelline dan Angkie Yudistia selaku Difableprenuer dan Founder Thisable Enterprise untuk membuat video tutorial make-up pertama yang dilengkapi dengan bahasa isyarat sebagai langkah L’Oréal untuk mengajak teman-teman disabilitas percaya diri untuk terjun dan mendalami dunia kecantikan.

Angkie Yudistia menceritakan serunya pembuatan video tutorial untuk disabilitas, di mana dia menjadi talentnya. “Dengan makin banyaknya produk, tren, dan teknik baru dalam make-up, kami merasa perlu ada kosa isyarat untuk make up. Salah satunya ialah teknik contouring yang memang belum ada kosa isyaratnya. Saya juga senang dapat membantu ikut mensosialiasaikan kosa isyarat ini kepada teman-teman disabilitas,” ujarnya. (HG)

Iklan

From → Beauty & Health

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: