Lanjut ke konten

Ingin Cepat Kurus, Kurangi Gorengan Deh

12/12/2017

Hidupgaya – Menjalani hidup lebih sehat bisa dimulai dari gaya hidup, misalnya melalui makanan yang kita konsumsi. Makanan rumah sejauh ini dipercaya merupakan faktor terpenting dalam pola makan sehat.

Sayangnya, memasak masih dirasa sulit, memakan waktu lama, dan membosankan bagi sebagian orang. Padahal menurut studi yang dilakukan oleh Julia A. Wolfson, MPP yang menganalisa data survei dari National Health and Nutrition Examination, orang yang sering memasak di rumah cenderung mengonsumsi lebih sedikit karbohidrat, gula dan lemak daripada orang yang jarang melakukannya.

Menurut dokter spesialis gizi klinik dr. Cindiawaty Pudjiadi, MARS, MS, SpGK, umumnya ibu dan keluarga Indonesia tahu dan paham soal gaya hidup sehat termasuk bagaimana pola makan sehat bagi keluarganya. Namun yang seringkali diabaikan adalah proses memasaknya.

“Sangat disayangkan apabila bahan bakunya sudah sehat, namun proses memasaknya justru menghasilkan makanan yang tidak sehat sehingga gizi makanan tidak maksimal,” kata Cindi dalam temu media yang diselenggarakan Philips Indonesia dan Cooking Demo #ThePowerofHomemadeFood di Jakarta, baru-baru ini.

Cindi mencontohkan cara mengolah makanan dengan menggunakan minyak, yaitu digoreng di tengah ‘genangan’ minyak dalam satu waktu.” Penggunaan minyak ini akan meningkatkan total asupan kalori seseorang. Hal ini dapat meningkatkan risiko seseorang untuk menjadi obesitas,” ujarnya.

Nah, obesitas, berhubungan dengan berbagai penyakit kronis, seperti hipertensi, penyakit jantung, dan lain sebagainya. “Memasak sehat bisa juga dilakukan dengan cara masak yang sederhana, seperti mengurangi penggunaan minyak,” imbuh dokter spesialis gizi dari RS Medistra Jakarta.

Salah satu cara untuk menjalani gaya hidup sehat dan mengelola berat badan bisa dilakukan dengan mengurangi gorengan dan konsumsi makanan bergizi seimbang. “Sepotong tahu mengandung 50 kalori. Bayangkan kalau makan lebih dari satu tahu berapa jumlah kalori yang masuk tanpa disadari,” kata Cindi seraya menambahkan dalam sepiring makan besar sebaiknya mengandung sayuran protein lemak juga karbohidrat.

Selain konsumsi makanan bergizi seimbang, Cindi juga menyarankan perlunya olah raga, tidur cukup juga refreshing. “Sehat itu satu kesatuan fisik dan mental,” ujarnya.

Dokter spesialis gizi ini menekankan perlunya olahraga rutin 150 menit dalam seminggu. Olahraga ini bisa melancarkan pembuluh darah yang berguna untuk ‘memberi makan’ jantung. “Usahakan olahraga 30 menit setiap hari, atau satu jam dalam tiga hari,” ujarnya.

Terkait dengan diet atau pengaturan pola makan untuk menurunkan berat badan, Cindi menyarankan berkonsultasi ke dokter sebelum melakukannya. “Tidak semua diet cocok untuk setiap orang. Yang paling benar adalah melakukan diet bergizi seimbang yang diimbangi dengan latihan ketahanan untuk mempertahankan penurunan berat badan, jadi tidak terjadi fenomena diet yoyo,” tandasnya.

Chef Arimbi Nimpuno misalnya, sejak lama sudah mengurangi gorengan yang padat minyak. Chef yang juga ibu dari empat anak ini telah menularkan kebiasaan hidup sehat ke anak-anaknya. “Olahraga dibanyakin karena banyak makan. Apa yang sudah kita makan harus diimbangi dengan olahraga untuk membakar kalori,” ujarnya.

Arimbi mengaku rutin melakukan yoga, jalan 30 menit di treadmill dan keliling apartemen per hari. “Saya mengurangi gorengan karena ayah diabetes dan sakit jantung. Di rumah ayah dulu selalu tersedia aneka macam kerupuk. Begitu ayah terkena sakit jantung dan diabetes, kerupuk ini hilang semua diganti dengan sayuran,” ujarnya.

Arimbi mengatakan, saat menerapkan gaya hidup sehat, tubuhnya terasa lebih enteng dan kerja lebih semangat. “Kebanyakan makan gula atau gorengan bikin badan cepat capai dan lemas,” tandasnya. (HG/dokterdigital)

Iklan

From → Diet & Nutrition

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: