Skip to content

Olahraga Bisa sebagai Obat, Yuk Aktif Bergerak

28/11/2017

Hidupgaya – Pernah dengar istilah exercise is medicine atau olahraga bisa digunakan sebagai obat? Anggapan ini tak berlebihan. Olahraga dikatakan sebagai ‘obat ajaib’ yang bisa kita dapatkan, bahkan kerap tanpa biaya.

Meski bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja, namun sebagian besar kita masih kerap mengabaikan olahraga. Padahal, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan, hanya olahraga selama 30 menit setiap hari minimal 5 kali dalam seminggu cukup untuk menjaga kebugaran tubuh.

Berapa pun usia kita, bisa melakukan olahraga atau sekadar aktivitas fisik. Riset membuktikan bahwa aktivitas fisik dapat membuat kita memiliki tubuh yang lebih sehat dan bahagia.

Penelitian bahkan membuktikan bahwa gaya hidup yang tidak aktif lebih berbahaya bagi kesehatan daripada obesitas.

Beragam manfaat olahraga bagi tubuh antara lain mencegah penyakit jantung dan stroke, mengendalikan diabetes, menurunkan hipertensi, mencegah obesitas juga nyeri punggung hingga meminimalkan risiko keropos tulang atau osteoporosis.

Namun, manfaat olahraga tidak sebatas memperoleh tubuh yang atletis. Lebih dari itu, tubuh yang bugar dan sehat ternyata memberi manfaat besar pada otak kita.

Ketika otot kita tumbuh lebih besar dan kuat, serta kapasitas kardio kita meningkat, otak kita juga mengalami perubahan.

Saat kita melakukan kardio seperti lari, berenang, atau bersepeda, tubuh memproduksi protein khusus dalam otak yang disebut brain-derived neurotrophic factor, atau BDNF. Protein ini mendukung fungsi neuron dalam otak dan bisa menahan stres, menurut Loretta Graziano Breuning, Ph.D., penulis “Habits of a Happy Brain”.

Dengan pertahanan yang lebih baik terhadap stres, otak kita akan bekerja lebih efektif saat melakukan tugas-tugas kognitif seperti belajar dan mengatur suasana hati, serta dalam memperbaiki sistem kekebalan, pengaturan detak jantung, serta pernafasan.

“Semakin awal kita aktif secara fisik, maka otak akan semakin mampu menghadapi tekanan dan stres di kemudian hari,” ujar Matthew Capolongo, pelatih atletik di New York.

Nah, mengingat manfaat aktivitas fisik baik bagi tubuh maupun otak, Federasi Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (FORMI) Jakarta Selatan menggelar acara “Festival FORMI 2017” di halaman Kantor Walikota Jakarta Selatan, Minggu (26/11).

Acara itu dihadiri sekitar 2000 peserta yang berasal dari 10 wilayah kecamatan di Jakarta Selatan diawali dengan Senam Bersama “Ayo Bersatu”. Ini merupakan senam wajib FORMI.

Dalam sambutannya Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Selatan, Jayadi mengatakan peranan FORMI sebagai wadah olahraga rekreasi masyarakat sangat dibutuhkan dalam membangun masyarakat yang sehat secara jasmani dan rohani. Hal ini tentunya sejalan dengan kebijakan dari pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang berencana untuk menyelenggarakan festival olahraga berbasis komunitas sepanjang tahun. “Kami sangat mendukung kegiatan-kegiatan bermanfaat seperti ini. Melalui kegiatan olahraga bersama seperti ini, akan tercipta masyarakat yang sehat dan bahagia,” kata Jayadi.

FORMI mewadahi olahraga-olahraga yang dianggap sebagai olahraga rekreasi di masyarakat. Untuk saat ini yang sudah terdaftar resmi di bawah FORMI ada 11 cabang olahraga, yaitu Senam Tera Indonesia (STI), Klub Jantung Sehat, Persatuan Olahraga Pernafasan Indonesia (PORPI), Senam Sehat Indonesia, Senam Orhiba, Senam Adyti, Lin Tin Kung, Ikatan Langkah Dansa Indonesia (ILDI), IOSKI,  pencak silat dan barongsai.

Sedangkan tiga olahraga lagi, yaitu olahraga tradisional, senam Nusantara dan klub bersepeda belum terdaftar secara resmi. “Festival FORMI se-Jakarta Selatan ini adalah kegiatan kami yang pertama. Ke depannya, festival seperti ini akan menjadi agenda tahunan kami,” kata Ketua FORMI Wilayah Jakarta Selatan, Sudarsono di kesempatan yang sama.

Acara olahraga bersama yang melibatkan komunitas lansia ini didukung oleh popok dewasa Confidence. “Confidence akan selalu konsisten untuk peduli terhadap para usia senior di Indonesia. Kami banyak bekerja sama dengan para komunitas senior di Indonesia dan saat ini kami bekerja sama dengan FORMI dan lembaga Pemerintah untuk menciptakan generasi Confidence yang sehat, aktif dan produktif,” beber Head of Marketing PT Softex Indonesia (produsen Confidence), Nirma Sofiawati.

Dalam acara ini Confidence juga mengadakan kompetisi senam kreasi Confidence yang diikuti oleh perwakilan dari 10 kecamatan di wilayah Jakarta Selatan. Kompetisi senam kreasi Confidence ini memilih juara pertama, kedua, ketiga, serta tim dengan kostum dan aksesori terbaik.

Total hadiah yang diberikan untuk semua pemenang adalah Rp 4 juta.

Juara pertama diraih tim dari Kecamatan Kebayoran Baru, juara kedua dari Kecamatan Mampang Prapatan,  dan juara ketiga dari Kecamatan Jagakarsa. Kostum dan aksesori terbaik dimenangkan oleh tim dari Kecamatan Kebayoran Baru. (HG)

Iklan

From → What's Happening

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: