Skip to content

Ingin Mencapai Work Life Balance, Pilih Profesi Ini

31/07/2017

Hidupgaya – Perempuan dihadapkan pada masalah klasik: keluarga atau pekerjaan. Namun rasanya kalau mau jujur, di era kekinian, perempuan tak hanya puas diam di rumah. Apalagi tuntutan kebutuhan makin tinggi, sementara penghasilan suami mungkin belum mencukupi.

Perempuan bahagia karena mencapai work life balance

Meski harus bekerja, namun perempuan sejatinya mendambakan pekerjaan yang bisa disinergikan dengan keluarga. Bisa mengurus suami dan anak, namun pekerjaan juga masih bisa ‘megang’. Istilah kerennya work life balance.

Ada sebuah ungkapan mengatakan, kaya di usia tua itu adalah hal biasa, namun jika kaya di usia muda baru luar biasa. Pertanyaanya, untuk menjadi sukses dan memiliki value hidup yang tinggi di usia muda, bisnis apa atau profesi apa yang paling tepat yang menjanjikan kondisi work life balance tersebut?

Aryani P. Razik, Country Chair MDRT (Million Dollar Round Table) Indonesia mengatakan, profesi dengan janji work life balance terbaik adalah menjadi agen asuransi.

Dan agen asuransi akan semakin bisa mengasah keterampilan ketika berusaha dan masuk dalam komunitas MDRT, sebuah komunitas para agen-agen asuransi jiwa profesional dan memenuhi standar kompetensi internasional.

“Saat ini fokus kami adalah sosialisasi MDRT pada perusahaan asuransi lokal, mengingat banyak sekali agen perusahaan asuransi lokal yang sangat berpotensi untuk menjadi anggota MDRT,” kata Aryani di sela temu media MDRT Day Indonesia 2017 di Jakarta, Senin (31/7).

Agen asuransi lokal belum banyak tergabung di MDRT antara lain karena sosialisasinya yang kurang, sehingga informasi mengenai MDRT ini belum sampai. Padahal banyak agen asuransi yang memenuhi syarat masuk ke klub eksklusif ini. Yang membanggakan, sebanyak 70% perempuan memilih menjadi agen asuransi dan boleh dibilang sukses menekuni profesi ini di Indonesia.

Salah satu yang menjadi perhatian MDRT adalah membangkitkan minat Generasi Y (Gen Y) untuk menjadi agen bertaraf MDRT. “Karena saat ini adalah eranya Gen Y, anak-anak muda yang tidak suka dengan aturan formal, dan konsistensi. Dan profesi agen asuransi ini justru yang paling cocok dengan gaya hidup mereka,” beber Aryani.

Dia menjelaskan, profesi agen asuransi tidak butuh modal, namun bisa meraih ilmu dengan cuma-cuma baik terkait financial planner hingga pengembangan diri. Waktu bekerja yang dapat diatur, aktivitas sosial dan refreshing bisa dialami sesering mungkin.

“Inilah work life balance yang sesungguhnya, dimana mereka dapat mewujudkan impian melalui bisnis ini. Berpenghasilan tinggi dengan memiliki value hidup yang tinggi di usia muda,” tegas Aryani. (HG)

 

Iklan

From → Money Talk

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: