Skip to content

Bunda, Jangan Abaikan Pentingnya Momen Makan Pertama Si Kecil

03/07/2017

Hidupgaya – Momen makan pertama buah hati selalu menjadi hal yang mendebarkan bagi orangtua, terutama jika menyangkut anak pertama. Air Susu Ibu (ASI) merupakan makanan terbaik bagi bayi usia 0 hingga 6 bulan. Setelah usia 6 bulan, ASI saja tak memadai untuk menunjang tumbuh kembang bayi. Untuk itu dibutuhkan makanan pendamping ASI (MPASI).

Milna 1st day bite campaign (dok. Milna)

Pemilihan MPASI yang tepat amat penting mengingat kandungan zat gizi pada MPASI, tidak saja berperan penting untuk pertumbuhan fisik tubuh tetapi juga untuk pertumbuhan otak, perkembangan perilaku, motorik, dan kecerdasan buah hati.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan pertama. Setelahnya buah hatu diberikan MPASI yang sesuai. Pemberian ASI diteruskan hingga usia anak 2 tahun. Namun dalam praktiknya, banyak anak yang tidak diberi makanan sesuai dengan yang direkomendasikan.

Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 menunjukkan tingginya angka kejadian perawakan pendek (stunting) pada anak balita, yaitu sebesar 37,2 persen. Anak pendek menunjukkan dampak kurang gizi jangka panjang, yang terjadi khususnya pada 1000 hari pertama pertumbuhannya.

Menurut Julistio Djais, dr., SpA(K), Mkes, Dokter Spesialis Anak Bidang Nutrisi dan Penyakit Metabolik RFHS FK Universitas Padjajaran, penting bagi orangtua memberikan ASI eksklusif yang optimal, dan melanjutkan dengan pemberian MPASI tepat waktu, tepat bentuk, mengandung cukup energi, protein dan zat gizi mikronutrien. MPASI juga perlu diberikan dengan cara yang tepat.

Milna 1st Day Bite Campaign (dok. Milna)

“Keluarga harus memahami pentingnya pemberian makan yang sesuai pada masa ini dan dampaknya baik dalam jangka panjang dan jangka pendek bila periode emas dalam 1000 hari pertama kehidupan dilewati anak dengan kurang baik,” kata Julistio.

Julistio menambahan, memilih sumber bahan makanan untuk MPASI bisa dari bahan makanan yang diproduksi oleh pertanian organik. Mengapa pemilihan MPASI dari pertanian organik penting? Karena pengolahan bahan makan tersebut, membatasi penggunaan zat-zat sintetis seperti pestisida dan pupuk kimia. Begitu juga untuk bahan makanan dari ternak, dimana penggunaan antibiotika dan hormon pertumbuhannya diawasi.

“Paparan zat-zat negatif terhadap bahan pangan organik, sangat minimal, sehingga kualitas bahan pangannya meningkat,” ujar Julistio.

Dalam kesempatan yang sama Helly Oktaviana, Business Unit Head Nutrition for Infant and Baby Kalbe Nutritionals mengungkapkan, Milna – yang memiliki jargon Ahlinya Makanan Bayi – mendukung penuh program WHO dalam rangka memenuhi Recommendation Action selama 1000 Hari Pertama Pertumbuhan Si Kecil.

“Anak usia 6 bulan harus diberikan safe and appropriate complementary breastfeeding, meskipun lambungnya kecil tetapi mereka membutuhkan banyak nutrisi untuk tumbuh dan beraktivitas,” kata Helly seraya menambahkan, “the smaller the child, the more often he or she needs to be fed.”

Terkait dengan dukungan terhadap tumbuh kembang anak, tahun ini menandai ulang tahun Milna ke 30, Ahlinya Makanan Bayi ini merilis rangkaian produk barunya yaitu, Milna Bubur Bayi Organik Varian Pisang dengan tekstur yang lembut dan rasa yang disukai Si Kecil untuk momen makan pertamanya atau 1st bite day.

Milna 1st Day Bite Campaign (dok. Milna)

“Milna Bubur Bayi Organik merupakan Bubur Organik pertama di Indonesia, yang memberikan nutrisi baik dari alam untuk Momen Makan Pertama Si Kecil,” ujar Christofer Samuel Lesmana Brand Manager Milna.

Dipilih pisang sebagai MPASI karena buah ini mengandung kalium, serat, kalsium, magnesium, fosfor, selenium, dan zat besi. “Pisang juga kaya akan vitamin A, B2, B6, C, E, B3, B9, dan B5 yang baik untuk mendukung tumbuh kembang Si Kecil,” beber Christofer.

Kandungan karbohidrat dalam pisang berupa sukrosa, fruktosa, dan glukosa merupakan karbohidrat sederhana yang cepat diubah menjadi energi. “Cocok untuk bayi yang membutuhkan energi banyak untuk pertumbuhannya,” imbuhnya.

Milna 1st Day Bite

Makan pertama Si Kecil merupakan momen penting, memberikan banyak manfaat penting baik untuk jangka pendek untuk dalam jangka panjang agar buah hati mudah beradaptasi dengan makanan baru.

Milna Bubur Bayi Organik Varian Pisang

Karena alasan inilah, diselenggarakan kampanye Milna 1st Bite Day yang berlangsung di tiga kota besar yaitu Bandung, Yogyakarta dan Jakarta, dengan target mengedukasi 5000 Bunda akan pentingnya nutrisi tepat selama 1000 hari pertama kehidupan Si Kecil.

Kampanye ini digelar dalam bentuk interactive talkshow dengan dokter spesialis anak. Acara ini juga dihadiri oleh Brand Ambassador Milna 2017 yaitu Tya Ariestya dan buah hatinya, Muhammad Kanaka Ratinggang.

Tya mengakui, momen makan pertama Si Kecil merupakan milestone penting bagi orangtua. “Selain menjadi momen makan pertama Kanaka, ini juga menjadi momen bagi kami untuk lebih mempersiapkan kebutuhan gizinya,” ujarnya.

Di momen makan pertama buah hatinya di usia 6 bulan, Tya memilih Milna Bubur Bayi Organik Beras Merah. “Dia happy sekali dan menikmati makanan pertama yang aku kasih,” ujar Tya dengan wajah berseri.

Tya mengakui, perkenalannya dengan Milna tidak hanya banyak memberikan manfaat dari segi edukasi nutrisi Si Kecil, tetapi juga memberikan wawasan mengenai MPASI fortifikasi dan manfaatnya untuk tumbuh kembang anak.

Helly Oktaviana menegaskan, Milna akan selalu berinovasi dan akanmendukung kesehatan anak indonesia serta selalu mendukung hak seorang anak untuk mendapatkan nutrisi terbaik pada momen makan pertamanya,

Sebagai salah satu brand unggulan di bawah PT Kalbe Nutritionals, tahun ini Milna telah menapaki usia 30. Milna pertama kali hadir di Indonesia tahun 1987 dengan rangkaian produk Milna Baby Biscuit.

Sepanjang perjalanan Milna selama 30 Tahun, Milna secara konsisten menghadirkan produk-produk terbaik, menciptakan inovasi, dan selalu menjadi pilihan terbaik para ibu untuk Momen Makan Pertama Si Kecil. Milna terus mendapatkan penghargaan Top Brand for Kids di sepanjang perjalanannya. (HG)

Iklan

From → Diet & Nutrition

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: