Lanjut ke konten

Lakukan Hal Ini untuk Puaskan Pasangan saat Hubungan Intim

16/05/2017

Hidupgaya – Bicara tentang kepuasan saat melakukan hubungan seks, kebanyakan orang mengaitkan dengan ukuran penis. Diakui atau tidak, pria merasa lebih percaya diri dan lebih optimistis bisa memuaskan pasangan jika memiliki ukuran penis yang besar.

Keintiman pasangan dalam hubungan intim tak tergantung ukuran.

Namun sejatinya, ukuran bukanlah penentu kenikmatan dalam hubungan intim. Menurut psikolog  Jovita Ferliana, anggapan bahwa makin besar ukuran penis maka akan makin mudah dalam memuaskan pasangan hanyalah masalah persepsi. “Size doesn’t matter. Ukuran bukanlah penentu kenikmatan dalam melakukan hubungan intim,” kata Jovita dalam acara ‘Make Love, Not Sex’ yang diselenggarakan Durex di Jakarta, hari ini.

Menurut psikolog yang berpraktif di RS Royal Taruma  Daan Mogot Jakarta Barat ini, hal yang membuat pasangan puas dalam menjalin hubungan intim lebih ke hubungan pasangan itu sendiri, alih-alih terpaku pada ukuran penis. “Pasangan akan lebih intim jika mereka memiliki kedekatan dan lebur satu sama lain. Hal ini akan mendatangkan kebahagiaan, ada komunikasi antar mereka, juga kepercayaan. Hal semacam inilah yang membuat hubungan intim makin mendalam, juga lebih nikmat,” papar Jovita.

Hal senada disampaikan oleh dokter spesialis andrology Heru Harsojo Oentoeng. Pada kesempatan yang sama, dokter yang berpraktik di RS Siloam Lippo Vilage Tangerang ini menekankan ukuran penis bukanlah tolok ukur dalam kenikmatan seksual. “Asalkan bukan mikropenis, setiap laki-laki bisa memuaskan pasangan. Justru teknik lebih penting. Eksplorasi berbagai gaya juga perlu dilakukan saat hubungan intim untuk menghindari kebosanan,” paparnya.

Berapa sebenarnya standar rata-rata ukuran penis di dunia? Konsensus rata-rata ukuran panjang penis antara 12,9-15 cm dengan interval kepercayaan 95% sebesar 10,7 hingga 19,1 cm. Ini berarti 95% yakin bahwa ukuran rata-rata penis minimal 10,7 cm namun tidak melebihi 19,3 cm.

Sumber lain yang memiliki reputasi baik menyatakan, bahwa dalam kondisi lemas (santai) penis manusia memiliki panjang rata-rata hanya 4 inci (10 cm) dan diameter 1,25 inci (3,2 cm) (yang akan menghasilkan keliling sekitar 3,9 inci atau setara 9,9 cm), sementara saat penis sepenuhnya tegak atau ereksi memiliki panjang rata-rata 6 inci (15 cm) dan diameter 1,5 inci (3,8 cm), dengan keliling ereksi mencapai 4,71 inci (setara 12 cm).

Satu studi menemukan rata-rata panjang penis dalam kondisi lemas sekitar 3,5 inci (setara 8,9 cm). Sebuah tinjauan dari beberapa penelitian menemukan rata-rata panjang penis dalam kondisi lembek adalah 9-10 cm.

Yang perlu diingat adalah, panjang penis dalam posisi lembek tidak selalu sesuai dengan panjang penis dalam posisi ereksi. Beberapa penis yang dalam kondisi lembek terlihat kecil namun bisa terlihat lebih tumbuh memanjang saat ereksi. Sementara sejumlah penis dalam posisi lembek yang terlihat lebih panjang, saat posisi ereksi pertambahannya tidak terlalu banyak.

Sebuah studi yang diterbitkan pada Maret 2015, yang mengukur 15.552 orang di seluruh dunia dari semua ras menunjukkan ukuran rata-rata penis dalam posisi lembek adalah 3,6 inci atau setara 9,16 cm, dengan ketebalan 3,7 inci atau 9,31 cm.

Variasi Bercinta Penting

Terkait dengan variasi gaya saat bercinta, Jovita menyarankan ganti gaya setiap tiga bulan sekali untuk menghindari kebosanan. “Kalau biasanya gaya misionari atau woman on top, cobalah ganti dengan gaya lain agar tidak monoton. Referensinya bisa dari media massa atau sumber lain,” ujarnya.

Soal ganti gaya, Heru memiliki pendapat berbeda. “Variasi dalam posisi bercinta ini perlu dilakukan kapan saja diinginkan. Hubungan seksual itu kan dinamis. Harus diinginkan oleh pasangan dan dinikmati bersama. Bukan hanya satu pihak saja yang menikmati,” kata spesialis andrology yang tergabung dalam Perhimpunan Spesialis Andrologi Indonesia (Persandi).

Heru menekankan agar laki-laki atau perempuan tak meributkan soal ukuran penis. “Yang penting bisa ereksi maksimal dan teknik yang pas dalam melakukan hubungan intim agar sama-sama puas,” tandasnya.

Terkait dengan keintiman, pemakaian kondom yang sesuai ukuran juga disarankan. “Pilih kondom yang memang pas dengan ukuran. Jangan kebesaran atau kekecilan. Kebesaran bisa lepas saat dipakai, kalau kekecilan juga tidak nyaman,” tandas Heru. (HG/dokterdigital.com)

Iklan
Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: