Skip to content

Usung GAIA Hypothesia, Mel Ahyar Unjuk Diri di Jakarta Fashion Week

07/11/2016

Hidupgaya – Usai melahirkan, Mel Ahyar langsung bekerja keras untuk menampilkan koleksi terbarunya di perhelatan Jakarta Fashion Week 2017.

mel-ahyar-gia-hypothesia

Mengangkat konsep GAIA Hypothesia, hasil kolaborasi dengan Senayan City, desainer ini menghadirkan tiga merek yang terinspirasi dari Tanah Nias. Tiga merek tersebut adalah Happa, Happa XY dan Mel Ahyar First.

Desainer yang akrab disapa Mel ini mengaku terpesona dengan kekayaan budaya Tanah Nias sehingga menjadikannya sebagai inspirasi dalam desain koleksi teranyarnya.

Meski hadir dalam show yang sama, Mel Ahyar menampilkan rancangan berbeda di tiap lini fashion miliknya. Happa dan Happa XY adalah kerja sama Mel Ahyar dengan penyanyi Andien. Koleksi ini mengusung tema Ono Niha yang terinspirasi dari kesakralan budaya Nias.

“Ono Niha artinya anak manusia Tanah Nias. Jadi dulu ada kisah tentang dewa yang punya empat anak. Mereka turun ke bumi terus hilang. Sisanya tinggal satu di Nias dan dia menerima apapun destiny yang ada di sana,” kata Mel dalam temu media sehari sebelum pergelaran busana. Andien turut hadir dalam temu media ini.

mel-ahyar-jfw-2017

Nuansa budaya Nias muncul dalam motif unik di koleksi Happa dan Happa XY. Contohnya, motif burung dan totem. Koleksi milik Mel Ahyar dan Andien ini hadir untuk perempuan (Happa) dan laki-laki (Happa XY).

Pada koleksi Happa, Mel Ahyar menggunakan warna-warna berani seperti merah, kuning, dan hitam sebagai warna dasar tenun Nias yang terbuat dari katun dan linen.

Koleksi Happa kali ini menampilkan busana oversize dan siluet A line dengan pola yang menggambarkan kultur Nias.

Selanjutnya untuk koleksi Happa XY Mel Ahyar menggunakan bahan katun dan anyaman. Penambahan detail pada kerah dan saku yang membedakan koleksi dari Happa.

Mel Ahyar First adalah nama baru dari lini ready to wear milik Mel Ahyar.

Dalam empat tahun koleksi itu dlu bernama Mel Ahyar pret-a-porter. “Namun, nggak terkonsep dan memang mau aku seriusin. Akhirnya di-reborn lagi,” tuturnya.

Berbeda dengan Happa dan Happa XY yang berkonsep etnik, Mel Ahyar First memilih konsep ala tahun 70-an. Ragam warna-warna bold dengan aksen bunga mendominasi koleksi bertajuk Dark Blossom ini.

“Sekarang terinspirasi dari era 70-an, yaitu flower power. Karena memang tren yang lagi in sekarang itu 70-an. Aku nggak terinspirasi dari ikon siapapun, tetapi lebih mengambil euforia masa itu. Hippies dan ada masa-masa dark juga,” ujar Mel.

Koleksi Mel Ahyar First menampilkan mock dress dan bell bottom terlihat mendominasi dengan nuansa hitam, abu-abu, navy. Ditambah floral printing serta sulaman menjadikan era 70an sangat kental pada tampilan koleksinya. (HG)

Iklan

From → Fashion Spread

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: