Lanjut ke konten

20 Tahun Kisah Perjalanan Kreatif Rinaldy A. Yunardi Dipamerkan di Senayan City Fashion Nation 2016

20/04/2016

Hidupgaya – Nama Rinaldy A Yunardi identik dengan hiasan kepala dan karya seni yang khas. Sudah 20 tahun Rinaldy, yang biasa disapa Yung Yung berkiprah di industri mode, menciptakan aksesoris yang menjadi elemen penting dalam gaya.

Merayakan perjalanan penuh cerita tersebut, sang desainer menuangkannya dalam sebuah pameran futuristik bertajuk ’20 Years Rinaldy A. Yunardi’ sebagai bagian dari perhelatan Fashion Nation Senayan City.

Pameran futuristik bertajuk '20 Years Rinaldy A. Yunardi' sebagai bagian dari perhelatan Fashion Nation Senayan City.

Pameran futuristik bertajuk ’20 Years Rinaldy A. Yunardi’ sebagai bagian dari perhelatan Fashion Nation Senayan City.

Demi menciptakan pengalaman berbeda dari perayaan koleksi desainer, Yung Yung menggandeng Intel dan Lightworks.

“Duapuluh tahun berkarya, saya tak membayangkan bisa jadi desainer aksesori. Saya hanya lulusan SMA. Saya pertama kali mengenal tiara di tahun 1996 dan itu membuat saya mengenal fesyen lebih jauh lagi,” ujar Yung Yung dalam temu media di Jakarta, baru-baru ini.

Dari ribuan karya aksesori yang pernah diciptakan desainer asal Medan itu, hanya puluhan yang kemudian tersaji di pameran ini. Aksesori karya seninya terpajang di dua area pameran, yaitu bagian indoor dan outdoor.

Meski hanya tamat SMA tak menghalangi Rinaldy A Yunardi mencapai sukses. Foto: Fimela.

Meski hanya tamat SMA tak menghalangi Rinaldy A Yunardi mencapai sukses. Foto: Fimela.

Karya itu dipilih Yung Yung karena dirasa paling mewakili karya kilas balik yang menggambarkan tahap perkembangan kariernya.

Pada bagian luar ruang pamer, terpajang 10 patung yang memeragakan aksesori karya Yung Yung yang dibuatnya sejak tahun 2000 hingga kini. Pengalaman melihat karya pun dibuat lebih modern dan futuristik dengan kolaborasi bersama Intel yang memungkinkan tiap patung peraga berputar-putar di atas area pameran.

Bergerak ke arah dalam ruang pamer. Suasana dibuat berbeda, jauh lebih gelap dan misterius oleh tata pencahayaan dari Lightworks yang sengaja dibuat untuk menonjolkan karya ikonik dari desainer kelahiran 1970 itu.

Pameran futuristik bertajuk '20 Years Rinaldy A. Yunardi' sebagai bagian dari perhelatan Fashion Nation Senayan City.

Pameran futuristik bertajuk ’20 Years Rinaldy A. Yunardi’ sebagai bagian dari perhelatan Fashion Nation Senayan City.

Di area ini, pengunjung diajak untuk semakin mengenal karya sang desainer yang penuh detail luar biasa dan sangat apik.

“Saya tidak gampang menyerah. Gagal coba lagi. Gagal lagi. Coba lagi. Sampai berhasil. Saya juga tidak mudah berpindah ide. Satu ide yang sudah terkunci di kepala akan saya perjuangkan mati-matian sampai terwujud,” kata Yung Yung berbagi tips sukses hingga dirinya bisa seperti sekarang.

Pria murah senyum kelahiran Medan, 13 Desember 1970 ini mengawali kariernya sebagai desainer aksesoris secara otodidak, tidak mengecap bangku kuliahan. Awal berkarya, Yung Yung bekerja di perusahan milik abangnya yang bermain dengan bahan akrilik.

Jiwa mudanya dalam bekerja tidak setengah-setengah, ia terus bermain dengan imajinasinya kala itu, seorang diri di dalam studio dan pernah bekerja dengan Kim Tong seorang desainer busana pengantin era 80-an.

Karya pertamanya di tahun 1996 adalah sebuah tiara atau mahkota cantik. Hasil karyanya ini banyak mendapatkan sambutan masyarakat luas, tidak terkecuali para pencinta fesyen Indonesia. Seiring waktu ia mundur dari perusahaan abangnya dan membuka usaha sendiri.

Berbekal semangat pantang menyerah, Rinaldy bisa merengkuh kesuksesan.

Berbekal semangat pantang menyerah, Rinaldy bisa merengkuh kesuksesan.

Dari sebuah tiara tersebut Yung Yung berkenalan dengan designer Didi Budiardjo dan Sebastian Gunawan yang mengajaknya bekerja sama. Tidak hanya mahkota atau tiara, Yung Yung juga menghasilkan berbagai macam aksesoris seperti kalung, gelang, cincin, dan head piece dengan ragam bahan material tidak biasa dari akrilik, kawat, paper clay, ijuk, tali, bulu, kertas, rambut, kayu dan yang lain-lainnya.

Dalam rentang 20 tahun perjalanan kariernya, YungYung sudah dua kali mengadakan pergelaran tunggal, yaitu ‘Heaven on Earth’ pada 2000 dan ‘Sedimentation’ pada 2002. Selama berkarya, Yung Yung mendapatkan penghargaan ‘The Best Accessories Designer of The Year 2004’ dari Nokia Fashion Award.

Pameran 20 tahun karya Rinaldy A. Yunardi berlangsung dari 15 hingga 24 April 2016 di area Promenade Senayan City, Jakarta. (HG)

Iklan

From → Fashion Spread

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: