Lanjut ke konten

MoxyBilna Berubah Jadi Orami, Raup Dana Segar Rp 201 Miliar

29/02/2016

Hidupgaya – Online store yang membidik pasar khusus perempuan, MoxyBilna, mengumumkan peruahan nama menjadi Orami, menyusul masknya para investor di regional Asia Tenggara sepanjang tahun 2015.

Orami sukses membukukan pendanaan senilai US$ 15 juta atau setara Rp 201 miliar. Well, bukan jumlah main-main.

Konferensi Media nama baru MoxyBilna menjadi Orami di Hotel JW Marriott, 24 Februari 2016

Konferensi Media nama baru MoxyBilna menjadi Orami di Hotel JW Marriott, 24 Februari 2016

Investor yang terlibat dalam pendanaan ini adalah Sinar Mas Digital Ventures (SMDV), Gobi Partners, Ardent Capital, Velos Ventures dan Co-Founder Facebook, Eduardo Saverin.

Dikatakan Roderick Purwana, Direktur SMDV, penggabungan antara dominasi Bilna pada pasar wanita dengan keunggulan karakter Moxy pada ekonomi wanita, menghasilkan sebuah tim yang kuat dan berpengalaman.

Orami akan menggunakan pendanaan ini untuk memperkaya pilihan produk-produk mereka yang memang dikhususkan untuk wanita. Gabungan Moxy dan Bilna ini juga akan fokus memaksimalkan komponen social commerce, mengoptimalkan penggunaan teknologi mobile dalam platform yang sama, serta memperluas end-to-end user experience.

Setelah penggabungan Moxy dan Bilna, yang kemudian berubah nama menjadi Orami, terjadi peningkatan yang pesat dalam jumlah penjualan mereka. Dikatakan, pada Januari dan Februari 2016 menjadi bulan terbaik selama mereka menjalankan bisnis e-commerce.

Konferensi Media nama baru MoxyBilna menjadi Orami di Hotel JW Marriott, 24 Februari 2016

Konferensi Media nama baru MoxyBilna menjadi Orami di Hotel JW Marriott, 24 Februari 2016

Penggabungan karyawan Moxy dan Bilna, yang total berjumlah sekitar 500 orang, pun bisa berjalan dengan baik.

Ridy Lie, Group CTO dari Orami, bahkan mengklaim secara teknis proses penggabungan Moxy dan Bilna menjadi Orami juga berjalan dengan baik.

“Saya sendiri kaget, proses merger yang berlangsung selama dua bulan berlangsung dengan lancar,” ujar Ridy.

Secara statistik, Orami telah menerima lebih dari tiga juta kunjungan setiap bulannya. Transaksi yang masuk bahkan bisa mencapai 12.000 pesanan dalam sehari.

Rata-rata pembelian di Orami adalah sekitar US$ 60 atau setara Rp 806.000. Konsumen dengan pembelian tertinggi adalah pada produk lifestyle sebesar US$ 80 setara Rp 1,1 juta, sedangkan pembelian terendah pada produk komoditas belanja sebesar US$ 50 (sekitar Rp 670 Ribu).

Seakan tak puas dengan pasar lokal, Orami pun akan berusaha memaksimalkan jangkauan penjualan mereka dan melakukan ekspansi ke pasar-pasar baru di Asia Tenggara.

“Negara-negara di Asia Tenggara saat ini masih kehilangan pemain kunci yang dapat memahami pasar dan konsumen wanita,” ujar Kay-Mok Ku, Partner di Gobi Partners.

Ditegaskan CEO Orami Jeremy Fichet, “Kombinasi investor dan manajemen regional yang kami miliki akan memperkuat Orami, sehingga kami memiliki kemampuan dan kekuatan untuk mencapai posisi yang kuat pada pasar e-commerce perempuan di Asia Tenggara.”

 

Iklan

From → Money Talk

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: