Lanjut ke konten

Monokrom yang Romantis di Koleksi Alleira Batik

13/11/2014

Alleira Batik merilis koleksi baru dalam perhelatan Jakarta Fashion Week yang dihelat di Jakarta, baru-baru ini.

Alleira JFW 2014 (3) Alleira JFW 2014 (2)

Di perhelatan kali ini Alleira Batik mengangkat tema“MonochRomantic” yang berasal dari “Monochrome” dan “Romantic”.

Menurut Chief Operating Officer Zakaria Hamzah, sesuai dengan namanya, fashion show kali ini menampilkan warna-warna monokromatik dan juga struktur dress yang menimbulkan kesan romantis.

MonochRomantic” menampilkan koleksi yang menggabungkan dua sisi kewanitaan, dengan satu sisi para wanita yang cenderung hangat dan feminin tetapi juga memiliki sisi dingin yang dinamis dan modern.

Berangkat dari pergerakan wanita kaum urban tersebut, yang kemudian menciptakan kesan simple dan elegan memberikan inspirasi pada koleksi kali ini. Digambarkan dengan siluet yang tegas namun tetap dengan sentuhan kelembutan wanita.

Menghadirkan warna monokrom seperti hitam, biru, abu dan putih, tetapi juga diimbangi dengan warna warna hangat seperti hijau muda, orange, kuning, dan juga merah untuk menggambarkan harmonisasi dari sisi dinamis serta sisi kewanitaan yang hangat dan juga romantis.

Alleira JFW 2014 (1) Alleira JWF 2014

Sequence 1: The Mono-Chro-Me

Warna-warna monokromatik seperti hitam, putih, dan biru hadir  dalam koleksi sequence 1. Koleksi ini merupakan koleksi ready to wear yang berkesan clean dan casualdengan siluet-siluet tegas.

Alleira Batik menampilkan motif batik yang modern hasil eksplorasi Alleira menjadi highlight dengan warna-warna monokromatik yang dipadukan sedemikian rupa sehingga tercipta koleksi yang fresh dan membawa Batik to the next level. ATBM, silk, dan taffeta silk merupakan bahan-bahan pilihan yang dipilih menjadi bahan untuk merealisasikan koleksi sequence 1.

Sequence 2: The Dancing Chromatic

Koleksi sequence 2 menampilkan cocktail dresses dengan warna-warna monokromatik yang tegas dengan perpaduan yang berkesan romantis dari permainan lipit dan flare untuk siluet yang digunakan. Cocktail dresses dengan perpaduan warna hitam, putih, biru, dan silver ini memiliki bahan yang unik.

Tidak hanya bahan ATBM yang selalu menjadi andalan Alleira, tetapi juga beludru, lace, Batik on jacquard, dan Upholstered material yang menjadi terobosan baru brand batik papan atas  dipilih untuk koleksi ini. Bahan dan material unik yang dipilih menjadikan koleksi ini berkesan kuat dan anggun dengan kedinamisan yang menonjol.

Sequence 3: The Colorevival

Berbeda dengan 2 sequence sebelumnya, warna-warna hangat dan ceria mewarnai sequence ketiga. Keceriaan dan romantisme yang ingin ditimbulkan tergambar di cocktail dresses dengan warna-warna seperti fuchsia, pink, lime, orange, dan navy blue yang berkolaborasi dengan bahan ATBM, Silk, Taffeta Silk. Cocktail dress bermotif massive floral pattern dan geometris memiliki struktur kuat dan beragam yang semakin mempertegas kesan romantis pada koleksi ini.

Sequence 4: The Romanticlosure

Sederetan koleksi evening gown menjadi penutup show Alleira di JWF. Warna-warna seperti black, red, fuchsia, pink, lime, orange, dan navy blue berbahan ATBM, silk, taffeta silk, beludru, dan lace dipilih untuk merealisasikan koleksi dalam sequence ini.

Siluet feminin juga maskulin berpadu dengan kain bermotif gelap dan cerah menggambarkan harmonisasi dari sisi dinamis serta sisi kewanitaan yang hangat dan juga romantis.

Iklan

From → Fashion Spread

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: