Skip to content

Pakar Antiaging Deby Vinski Rilis Buku “The Power of a Man, Everything a Man Needs To Know”

Hidupgaya – Pakar antiaging dr. Deby Vinski, MScAA, PhD, President of the Accreditation Board of World Council of Preventive Medicine (WOCPM) baru saja merilis buku terbaru bertajuk “The Power of a Man, Everything a Man Needs To Know”.

Ini merupakan buku kedua yang dirilis dr Deby Vinski, yang memiliki julukan “The Queen of Anti-Aging”.

Kita tahu selama ini pria dianggap sebagai simbol kekuasaan. Dia adalah pelindung, pemimpin untuk keluarganya dan pria secara fisik lebih kuat daripada wanita. Meski digambarkan sebagai manusia kuat, namun seorang peneliti Uni Eropa menyimpulkan bahwa harapan hidup pria lebih pendek daripada wanita. Di Amerika Serikat rata-rata harapan hidup pria sekitar 77,8 tahun, sementara harapan hidup perempuan lebih panjang, sekitar 85 tahun.

Di Indonesia kurang lebih sama. Harapan hidup pria di Indonesia adalah 67,51 tahun, sementara wanita berusia 71,74 tahun. Singkat kata, usia harapan perempuan lebih panjang ketimbang pria.

Mengapa umur pria lebih pendek dari wanita? Dalam bukunya, dr. Deby Vinski berbagi informasi tentang rahasia pria, khususnya terkait usia dan kesehatan secara keseluruhan, yang tidak ditentukan oleh genetik.

Dalam buku teranyar disebutkan, hanya 25% gen manusia yang menentukan umur seseorang, sedangkan 75% lainnya ditentukan oleh gaya hidup seseorang. “Sayangnya, pria umumnya mengikuti gaya hidup yang kurang bagus. Padahal, kesadaran kesehatan preventif pria rendah. Wanita dua kali lebih mungkin melakukan pemeriksaan rutin dengan dokter daripada pria,” kata dr Deby di sela-sela peluncuran bukunya di La Moda Café Plaza Indonesia yang dihadiri sejumlah sosialita dan public figure, Jumat (10/11).

Dalam buku teranyar yang akan dicetak dalam bahasa Indonesia dan Inggris ini, dr. Deby Vinski mengungkapkan komponen medis penting yang berkaitan dengan kesehatan pria dewasa. Buku ini mengupas tentang penyakit yang sering menyerang pria, mengidentifikasi anatomi tubuh laki-laki, organ vital pria (penis), peran hormon antipenuaan dalam meningkatkan vitalitas tubuh, hingga gairah seksual dan produktivitas fisik pria.

Tak lupa, buku ini juga membahas perawatan antipenuaan terbaru, yaitu menggunakan Autologus Stem Cell yang diambil dari tubuh pasien sendiri. “Dalam buku ini juga dibicarakan berbagai isu kesehatan, mulai dari pemeriksaan kesehatan, tes genetik untuk mendeteksi dan mencegah penyakit, perawatan tubuh bedah dan non-bedah, hingga teknologi penanaman rambut non-bedah yang paling canggih yang ditawarkan untuk pria,” beber dr Deby Vinski.

Deby Vinski percaya bahwa penuaan kronologis tidak dapat dihindari, namun usia biologis manusia selalu dapat diremajakan. “Siapa pun, selalu bisa tampil muda, kuat dan perkasa, dan tetap produktif. Hal itu dapat dicapai dengan menjaga kesehatan, misalnya dengan Preventive & Anti-Aging. Buku ini mengungkap cara pria tampil muda dan menjalani kualitas hidup lebih baik. Panjang umur, kuat dan sehat demi pasangan tercinta,” beber pakar antiaging penyuka warna pink ini.

Buku ini lumayan provokatif dan gamblang, bahkan dalam penggambaran bagaimana pria bisa membahagiakan pasangan di tempat tidur, berikut tip dan triknya. Must have book, so don’t miss it. (HG)

Iklan

Telkom Gelar Democracy of Centennial, Tantang Generasi Z Tuangkan Sejuta Ide Seabad Indonesia

Hidupgaya – Generasi Milenial atau generasi Y mungkin tak asing lagi. Sebutan ini merujuk pada mereka yang lahir antara tahun 1980 sampai dengan tahun 1995. Belakangan ada istilah baru yang muncul dengan generasi di bawahnya, yakni generasi Centennial atau generasi Z, yang memiliki rentang kelahiran tahun 1995 sampai 2011.

Generasi Z adalah generasi digital, yang identik dengan generasi yang berpikiran terbuka, dan mereka diharapkan dapat menjadi pemimpin serta mengubah wajah Indonesia menjadi jauh lebih baik. Singkat kata, generasi Z adalah masa depan.

Alika Islamadina mewakili generasi Centennial alias generasi Z

Generasi Centennial dapat dikatakan mereka adalah generasi pertama yang sejak lahir telah mengenal internet. Untuk itu, dapat dikatakan generasi Z adalah pasar utama industri digital di masa depan.

Terkait dengan generasi Z ini, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) terus berinovasi dan bertransformasi untuk menjadi perusahaan telekomunikasi berbasis digital demi membawa pengalaman baru khususnya bagi para generasi Z yang haus akan kebutuhan internet baik sebagai media hiburan, kebutuhan komunikasi, kebutuhan akan informasi yang mudah serta cepat dan sebagainya.

Sebagai bentuk dukungan kepada para generasi masa depan Indonesia, Telkom mempersembahkan Democracy of Centennial (DOC), Sejuta Ide Seabad Indonesia.

DOC merupakan wadah berbagai macam ide Generasi Z untuk kemajuan indonesia. Telkom mengajak para generasi Z untuk mengembangkan ide kreatif ke dalam Movie Making Project, Democracy of Centinennial.‎ Ide-ide kreatif mengenai seperti apa keinginanmu untuk di Indonesia pada tahun 2045.

Nantinya ide kreatif tersebut akan dikurasi oleh para expert di dunia perfilman Tanah Air. Ide kreatif tersebut juga terbagi dari beberapa kategori sesuai dengan keinginan masing-masing peserta, yakni, Ide Cerita, Art Work /‎ Future Design, Musik, Fotografi, Fashion Design, Animasi, Karakter dan masih banyak lagi.

Telkom menggelar Democracy of Centennial (DOC) hadirkan spokepersons Alika Islamadina, Refal Hady dan Vadi Akbar

Joddy Hernady, Executive Producer pada project Democracy of Centennial mengatakan generasi Z adalah harapan Indonesia. “Dapat dikatakan masa depan Indonesia berada di tangan mereka. Mereka adalah generasi yang dapat membawa Indonesia menjadi lebih jauh berkembang. Kami yakin para generasi Centennial memiliki mimpi dan harapan untuk Indonesia,” kata Joddy.

Oleh sebab itu, Telkom Indonesia bermitra dengan Right Hand Indonesia akan memproduksi sebuah film layar lebar, dimana konten pada film tersebut berasal dari ide-ide, mimpi dan harapan anak muda Indonesia tentang akan seperti apa Indonesia di tahun 2045 ketika menginjak usia satu abad.

“Didukung para ahli produksi fim terbaik yang mana kami menyebutnya sebagai The Centennial Dream, tentu ini akan menjadi pengalaman yang luar biasa bagi para peserta,” imbuhnya.

Alika Islamadina, Refal Hady dan Vadi Akbar adalah contoh figur yang mewakili generasi Z, ketiganya menjadi spokeperson Democracy of Centennial. Mereka akan berbagi ide dan mimipinya untuk menjadi bagian dari perubahan seabad Indonesia. Ide dan mimpi untuk kemajuan industri film dan musik Indonesia sesuai dengan apa yang mereka geluti saat ini.

Tertarik mengikuti kompetisi ini, dan menjadi bagian dari perubahan? Cukup upload ide ke expose.uzone.id. Follow dan tag @thedocproject dan dua teman menggunakan tagar #doc #neverbefore #telkomdigital. Nantinya ide itu akan tertuang sebagai film tentang satu abad Indonesia “like never before”.

Jangan sampai nggak ikutan ya. Seru nih! (HG)

Kolaborasi Manis Nutricia Sarihusada dan Lazada Manjakan Konsumen Belanja Online

Hidupgaya – Belanja online kini menjadi kebutuhan, bahkan keniscayaan. Ini termasuk belanja barang kebutuhan pokok.

Tak ingin ketinggalan momen demam belanja online, Nutricia Sarihusada untuk pertama kalinya ikut berpartisipasi dalam acara Online Revolution bersama Lazada.Selama November – Desember 2017, konsumen bisa mendapatkan produk susu untuk anak di atas usia 1 tahun dari Nutricia Sarihusada seperti Nutrilon, Bebelac, dan SGM dengan harga khusus dan promo yang menarik dengan berbelanja di Lazada.

Aktris Cathy Sharon biasa belanja kebutuhan keluarga online

Director Sales Danone Early Life Nutrition Michael Toh mengatakan pihaknya menyadari bahwa perkembangan teknologi digital membawa perubahan pada perilaku masyarakat termasuk dalam berbelanja. Berdasarkan data, belanja online mengalami peningkatan sebanyak 17,27 persen dari tahun 2013 ke 2016.

“Dan saat ini, angka konsumen Indonesia yang berbelanja online telah mencapai 81 juta jiwa dari 100 juta pengguna internet di Indonesia sehingga memberikan perubahan signifikan terhadap transaksi penjualan terutama kepada penjualan tradisional,” kata Michael dalam temu media di Jakarta, baru-baru ini.

Nah, dalam menyikapi perubahan perilaku konsumen ini, sebagai salah satu produsen susu pertumbuhan yang telah puluhan tahun berproduksi, Nutricia Sarihusada memperbesar jangkauan dengan menambah jalur pemasaran secara online dengan menggandeng beberapa e-commerce tepercaya, salah satunya adalah Lazada dengan inisiatif Online Revolution 11.11. “Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat semakin mudah memenuhi kebutuhan nutrisi untuk anak kapan pun dan di mana pun,” imbuhnya.

Lazada rutin merayakan Online Revolution 11.11 yang telah dilaksanakan sejak 2012. Online Revolution bertujuan untuk menciptakan pengalaman belanja online yang berbeda dengan menawarkan harga terbaik dan hiburan bagi konsumen. Kampanye ini telah mendapatkan tanggapan positif dari konsumen dengan peningkatan penjualan selama kegiatan berlangsung.

Chief Marketing Officer Lazada Achmad Alkatiri mengatakan setiap tahun Online Revolution Lazada 11.11 mengalami lonjakan peningkatan kunjungan baik di situs Lazada.co.id maupun melalui aplikasi. “Dari tahun ke tahun kami melihat berbagai kategori kebutuhan sehari-hari mengalami peningkatan yang signifikan, termasuk berbagai produk anak dan kebutuhan rumah tangga yang kini semakin laris,” kata Achmad di kesempatan yang sama. “Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia semakin nyaman berbelanja online dan telah menjadi salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan lebih praktis, aman, dan hemat waktu.”

Berdasarkan pengamatan Lazada, konsumen tertarik untuk berbelanja pada periode Online Revolution karena adanya diskon khusus, bundle, dan hadiah menarik yang diberikan. Di samping beragam promo dan juga hadiah yang telah disiapkan brand seperti Nutricia Sarihusada, sejumlah fasilitas dari Lazada telah disiapkan, seperti gratis ongkir ke seluruh Indonesia, kepastian barang asli dan aman untuk menjaga kualitas produk yang akan diterima, dan jaminan pengembalian produk yang kurang sesuai juga diharapkan akan menambah antusiasme konsumen untuk berbelanja produk-produk Nutricia Sarihusada mulai 11 november.

Cathy Sharon, ibu dari dua orang anak dan figur publik, mengakui kemudahan berbelanja online saat ini sangat membantu aktivitas kesehariannya dalam membesarkan kedua buah hatinya, terutama dalam pemenuhan asupan nutrisi tambahan mereka.

Di Lazada.co.id, selama bulan November sampai Desember, konsumen bisa mendapatkan potongan harga hingga Rp80.000 untuk pembelian produk susu untuk anak di atas usia 1 tahun dari Nutricia Sarihusada dalam kemasan bundling, jutaan voucher belanja selama setahun, hadiah mainan anak yang menarik dan edukatif serta kesempatan untuk memenangkan liburan keluarga ke Legoland pada Februari 2018.

Nutricia Sarihusada juga akan meramaikan Harbolnas bersama sejumlah e-commerce lainnya yaitu Orami dan JD.id dengan promo dan penawaran khusus.

“Kami berharap dengan kerjasama ini, konsumen terutama ibu bisa mendapatkan pengalaman berbelanja yang menyenangkan serta produk susu untuk anak di atas usia 1 tahun yang disediakan oleh Nutricia Sarihusada dalam Online Revolution 11.11 mendatang akan melengkapi pilihan kebutuhan utama dalam rumah tangga yang banyak dicari oleh konsumen dalam periode ini,” pungkas Michael. (HG)

Celebrity Chef Nik Imran dan Sarah Benjamin Berbagi Resep Penuh Cinta

Hidupgaya – Acara masak memasak di televisi memiliki penggemar tersendiri. Biasanya pembawa acara atau bintang tamu acara semacam ini menarik perhatian pemirsa. Salah satu koki yang tengah digandrungi para ‘mahmud’ alias mama muda adalah Celebrity Chef asal Malaysia, Nik Michael Imran.

Nah, baru-baru ini Chef Nik bersama pembawa acara Asian Food Channel (AFC), Sarah Benjamin, datang ke Jakarta menggelar cooking demo di Almond Zucchini Cooking Studio, Jakarta Selatan.

Dalam cooking demo ini, Nik dan Sarah menunjukkan cara memasak lima hidangan dengan cara mudah dan pastinya enak.

Chef Nik Imran dan Sarah Benjamin (dok. Hidupgaya)

Sarah misalnya mendemonstrasikan resep Red Curry Beef on Crispy Rice Cakes,dan Coffee Cheesecake. Sedangkan Chef Nik memilih membuat hidangan andalan warisan ayahnya yang juga serang kaki, pasta oglio olio menggunakan kepiting.

Resep yang disajikan dalam kesempatan ini merupakan beberapa resep dari Cooking For LoveSeason 3, dimana keduanya berfokus pada masakan Asia.

Dalam setiap episodenya dihadirkan masakan khas dari setiap negara di Asia. “Satu episode ada masakan dari Thailand, kemudian ada pula masakan Indonesia dan Malaysia. Kami berkeliling ke sejumlah negara untuk masakan kami,” kata Nik.

“Masakan yang kami sajikan sangat sesuai dengan selera Asia termasuk Indonesia. Menggunakan perpaduan bahan-bahan terbaik, dan mudah dimasak,” kata Nik yang memiliki wajah bule ganteng ini.

Menu yang diolah Chef Nik bersama Sarah saat berkunjung ke Jakarta baru-baru ini gampang dibuat, yaitu:

1. Lumpia Udang ala Vietnam

Hidangan lezat dengan resep yang sudah ada sejak zaman dulu kala. Masakan tradisional ini memiliki cita rasa yang segar dari beragam sayuran yang digunakan dan dicelupkan ke dalam saus Vietnam yang menggugah selera. Memilili cita rasa campur-campur dari asin, asam, manis, dan gurih menjadi satu.

2. Red Curry Beef on Crispy Rice

Sarah (yang tangan kirinya digips karena cedera) memasak hidangan lezat dengan sentuhan modern, Red Curry Beef on Crispy Rice Cakes, sebuah resep yang mudah dimasak dengan kombinasi rasa yang unik. Mirip seperti sushi dengan daging di bagian atasnya, dan nasi di bagian bawah.

3. Crab Pasta (mirip seperti Aglio Olio)

Ini merupakan hidangan kebanggaan keluarga Nik yang dwariskan oleh ayahnya yang juga seorang koki. Nik membuktikan Crab Pasta dengan daging kepiting segar dapat dimasak di rumah. Rahasia pasta yang enak menurut Nik adalah, jangan sampai bawang putih menjadi cokelat saat ditumis. “Big no no. Kalau sampai menjadi cokelat harus dibuang ke bak sampah karena mempengaruhi rasa,” tegasnya.

4. Coffee Cheesecake

Hidangan ini mirip tiramisu dan memiliki tingkat kemanisan yang ekstrem. Namun ada penyeimbang yaitu hadirnya oreo yang diremukkan di atas dan bagian dasarnya. Cita rasa kopinya kuat dan dipadu dengan cheesecake, dimasak tanpa menggunakan oven.

5. Pavlova Platter

Hidangan ini memadukan whipped cream dengan stroberi segar. Sebagai sebuah hidangan penutup, sajian ini cocok.

Mungkin ada yang tertarik mencoba? (HG)

Kolaborasi Unipin dan Mobile Legends Mudahkan Gamers

Hidupgaya – Game online menjadi kegiatan yang lekat dengan generasi milenial. Mereka bisa menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer atau ponsel untuk bermain. Bahkan, sejumlah orang menjadikan game online sebagai cara untuk mendapatkan penghasilan, sehingga mereka menjadikan urusan permainan online ini sebagai sumber mata pencaharian.

Menangkap peluang ini, Unipin – sebagai perusahaan teknologi penyedia sistem pembayaran khusus game online – yang berada di bawah payung PT Dua Puluh Empat Jam Online berkolaborasi dengan Moonton, pengembang game Mobile Legends yang kini sedang menempati posisi puncak di beberapa negara.

Sebagai informasi, Mobile Legends Bang Bang yang dikembangkan Moonton di Google Play dan App Store mencapai top rank di beberapa negara, dan mencapai lebih dari 50 juta install di Google Play.

Dikatakan Direktur Eksekutif PT Dua Puluh Empat Jam Online Ashadi Ang,  saat ini pengguna aktif game Mobile Legends Bang Bang sudah mencapai 10 juta. “Bayangkan, ini potensi yang sangat besar yang bisa kami bidik,” ujar Ashadi Ang dalam temu media usai mengumumkan kerja sama di Jakarta, baru-baru ini.

Ashadi mengatakan, sejak 2009 perusahaannya bergerak sebagai penerbit voucher game online UniPin. Sejak awal didirikan perusahaan ini memfokuskan usahanya dalam membangun solusi pembayaran bagi dunia usaha, dan memiliki visi menjadi penyedia solusi pembayaran terdepan di Indonesia. Hingga saat ini, perusahaan ini memiliki 2,5 juta pengguna yang aktif melakukan pembayaran.

Ashadi mengklaim, keahlian teknis dalam membangun solusi pembayaran yang didukung oleh pengetahuan yang mendalam tentang solusi pembayaran merupakan modal utama sekaligus keunggulan yang dimiliki oleh perusahaan ini.

Dia menambahkan, kerja sama dengan Moonton sebenarnya sudah resmi dimulai sejak Oktober 2017, tapi baru belakangan ini diumumkan.

Kerja sama ini memungkinkan para pemain Mobile Legends Bang Bang melakukan top up melalui UniPin. Top up dapat dilakukan dengan nominal terkecil sebesar Rp10 ribu dan terbesar Rp500 ribu.

Selain layanan top up, melalui kerja sama tersebut para pemain juga dapat melakukan pembelian bundling starlight member dan Diamond dengan nominal sebesar Rp300 ribu sampai dengan Rp500 ribu.

Dengan terjalinnya kerja sama ini, Ashadi menargetkan 10 juta pengguna Mobile Legends di Indonesia untuk beralih melakukan top up melalui Unipin. “Kami bukan sekadar penyedia voucher game online, tapi dengan membangun sistem pembayaran khusus game, analisa big data dari jutaan transaksi game kami bisa melihat data perilaku gamer,” terangnya.

Dalam acara “Assemble Of The Legends” untuk menandai kolaborasi juga dilakukan perlombaan game Mobile Legends Bang Bang yang diikuti oleh para peserta yang hadir dalam acara tersebut.

Untuk membesarkan pasar, distribusi voucher juga akan diperluas, saat ini disebut Ashadi Unipin sudah menggandeng Indomaret dan seluruh operator telko di Indonesia. Tim customer services Unipin juga bersiap 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, selain tentunya menyediakan kanal online untuk para pengguna.

Unipin yang telah hadir selama 6 tahun di Indonesia sudah mencatat prestasi yang telah diakui oleh REBI (Rekor Bisnis Indonesia sebuah penghargaan yang diselenggarakan oleh Tera Foundation yang menjadi bagian dari Koran Sindo) sebagai payment gateway game terbesar dan terfavorit di Indonesia, karena salah satunya memiliki kerja sama dengan beberapa jaringan terbesar dan terluas di antaranya Indomaret, Telkomsel, XL Axiata, Indosat, BCA, Mandiri, BRI, BNI, CIMB Niaga, Permata Bank, Maybank, Danamon dan masih bekerja sama dengan banyak pihak lainnya. (HG)

PerpuSeru Ciptakan Berjuta Peluang, Bukan Sekadar Jendela Ilmu

Hidupgaya – PerpuSeru yang dilaksanakan Coca-Cola Foundation Indonesia dengan dukungan Bill & Melinda Gates Foundation, merupakan program yang mengembangkan perpustakaan umum menjadi pusat belajar masyarakat yang memberikan pelayanan berbasis teknologi informasi.

PerpuSeru yang kini telah berada di 586 Perpustakaan Desa dan 104 perpustakaan Kabupaten di 18 provinsi telah memberikan dampak sosial pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Oleh karena itu, PerpuSeru menggelar acara road show “Seribu Cerita PerpuSeru” agar lebih banyak masyarakat yang terinspirasi oleh kisah-kisah sukses yang telah dihasilkan oleh PerpuSeru.

Kepala Perpustakaan Republik Indonesia Muh Syarif Bando mengatakan perpustakaan memiliki peran strategis antara lain mendukung pendidikan hingga pemberdayaan untuk kemajuan sosial dan ekonomi. Kemajuan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) ini turut berdampak pada modernisasi perpustakaan dengan layanan digital agar dapat memenuhi kebutuhan informasi masyarakat.

Oleh sebab itu, Perpusnas bermitra dengan Coca-Cola Foundation Indonesia dan mendukung PerpuSeru yang fokus pada transformasi perpustakaan sebagai pusat belajar dan kegiatan masyarakat berbasis TIK yang dapat menciptakan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat.

Chief Executive Coca-Cola Foundation Indonesia Titie Sadarini mengatakan dampak nyata dari program ini adalah peningkatan kualitas hidup masyarakat, di antaranya mendapatkan pekerjaan, peningkatan pendapatan, menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan prestasi pendidikan, meningkatkan pengetahuan kesehatan, sebagai media aktualisasi diri, terciptanya peer support group di antara masyarakat, menyalurkan hobi, serta pengembangan usaha di masyarakat.

“Melihat dampak yang terjadi di atas, pengembangan perpustakaan berbasis informasi teknologi menjadi sangat penting diperluas untuk memberikan dampak yang lebih masif bagi masyarakat,” kata Titie di Jakarta, Senin (6/11).

Public figure dan masyarakat yang sukses dari masing-masing perpustakaan mitra PerpuSeru akan melakukan road show “Seribu Cerita PerpuSeru” di 7 kota untuk berbagi cerita inspiratifnya dan memberikan pembekalan agar masyarakat yang hadir di PerpuSeru mendapat motivasi untuk datang dan belajar ke perpustakaan untuk meningkatkan kualitas hidup hingga lingkungannya.

Terdapat puluhan public figure yang akan memberikan kontribusinya dalam kegiatan PerpuSeru antara lain Najwa Sihab, Duta Baca Indonesia, dan Adinia Wirasti, sebagai sahabat PerpuSeru.

“Saya percaya pengetahuan itu kekuatan. Dan saya percaya pula, di PerpuSeru dapat membantu banyak orang untuk menemukan kekuatan dirinya masing-masing sehingga bisa memberikan dampak pada diri, keluarganya hingga lapangan pekerjaan. Ayo kita ke PerpuSeru,” ujar Adinia Wirasti.

Hadirnya PerpuSeru telah menciptakan peluang wirausaha yang menyerap lapangan pekerja dan mengubah hidup orang. Salah satu yang merasakan dampak atas hadirnya PerpuSeru dalam kehidupannya adalah Harratul Lisan, 27 tahun dari Desa Tlogosih, Demak, Jawa Tengah dan Ni Wayan Srimentik (34) dari Desa Tianyar Barat, Bali.

Harratul Lisan, atau biasa dipanggil Harra, mengikuti pelatihan komputer dasar dan desain yang diselenggarakan di PerpuSeru Demak pada September 2017.

“Ketika mengetahui PerpuSeru mengadakan komputer dasar dan desain, saya sangat tertarik untuk hadir dan belajar hal baru. Selesai mengikuti pelatihan, langsung besoknya saya mulai mencari ide untuk membuat bisnis kaos sablon. Saat ini saya memiliki 5 orang tim inti untuk membuat pesanan rata-rata 100 kaos/bulannya. Saya akan terus hadir di PerpuSeru, untuk mengetahui informasi terkini khususnya mengenai marketing dan mengetahui tren pasar,” ujar Harra.

Sementara Ni Wayan Srimentik mengungkapkan, PerpuSeru turut mengubah hidupnya. Pada Oktober 2016, pertama kali datang di PerpuSeru dan memperoleh inspirasi membuat dupa herbal. “Tantangan yang saya hadapi adalah cara memasarkan dupa ini. Berkat advokasi dan dukungan PerpuSeru, kini dupa herbal ‘Munti Gunung’ telah direkomendasikan oleh Bupati untuk menggunakan dupa herbal di seluruh instansi kabupaten Karangasem Bali,” ujarnya.

Hingga akhir November 2017, kegiatan Seribu Cerita PerpuSeru akan berjalan ke kota Lubuk Linggau, Pangkalan Bun, Semarang, Surabaya, Bali, Wakatobi hingga Ambon. Kemudian mulai kembali pada Januari 2018. (HG)

Inilah Daftar Pemenang HOOQ Filmmakers Guild 2017

Hidupgaya – HOOQ mengumumkan enam judul serial TV yang diproduksi perdana oleh HOOQ Filmmakers Guild 2017.

Diluncurkan pada Juni 2017, HOOQ Filmmakers Guild merupakan program tahunan yang dirancang untuk mencari orang-orang yang berbakat di dunia film di Asia yang memiliki ide-ide cemerlang, namun tidak memiliki kesempatan untuk mewujudkan.

Sutradara, produser dan penulis naskah memiliki kesempatan untuk mengajukan naskah dan pengerjaannya untuk dijadikan serial TV. Lima ide terbaik akan menerima dana sebesar US$30.000 untuk memproduksi episode perdana yang akan tayang di HOOQ.

Pemilihan yang terbaik dari lima naskah tersebut ditentukan oleh pelanggan HOOQ dan tim juri yang terdiri dari orang-orang perfilman berbakat di Asia. Naskah ini akan diproduksi menjadi serial secara penuh dan ditayangkan di HOOQ.

Sebagai informasi, HOOQ merupakan layanan video on demand yang diklaim terbesar di Asia tenggara saat ini.

Chief Executive Officer HOOQ Peter Bithos mengatakan HOOQ selalu menjadi pendukung terbesar industri perfilman Asia. “HOOQ Filmmakers Guild dibuat dengan tujuan ini serta fokus untuk mengembangkan dan mendukung talenta-talenta perfilman generasi mendatang di Asia dengan cara memberikan kesempatan untuk menampilkan hasil karya mereka serta meningkatkan kemampuan mereka melalui belajar dengan para juri terbaik di industri perfilman Asia,” ujarnya.

Bithos mengaku pihaknya banyak menerima naskah yang bagus untuk diseleksi. “Namun kami memutuskan untuk memproduksi enam naskah yang seharusnya kami pilih lima. Kami ingin melihat naskah-naskah tersebut diwujudkan dan berharap semuanya akan puas,” imbuhnya.

Berikut 6 judul naskah terbaik 2017 yaitu Bhak (India), Suay (Thailand), Haunt Me (Singapore), How To be A Good Girl (Singapura), Aliansi (Indonesia) dan Heaven and Hell (Indonesia). Enam naskah ini terpilih dari sekitar 500 naskah yang diterima HOOQ selama dua bulan dari seluruh Asia Tenggara.

Juri Puttipong Promsaka Na Sakolnakorn mengatakan, jumlah peserta kompetisi melebihi yang diharapkan. Naskah yang dikirimkan terdiri dari beragam genre dan gaya, mulai dari fiksi ilmiah, supernatural bahkan drama sejarah. “Namun genre yang dominan adalah drama, horor/supernatural dan komedi, sedangkan tema fiksi ilmiah dan fantasi berada di posisi ke-empat,” ujar Puttipong.

Sedangkan Mouly Surya, sutradara Marlina the Murderer in Four Acts mengaku kagum pada kualitas naskah-naskah yang dikirimkan, sehingga benar-benar sulit untuk memilih yang terbaik. “Bagi saya, ini membuktikan bahwa Asia memiliki talenta yang luar biasa ketika menyangkut pembuatan film,” ujarnya.

Pendapat yang sama disuarakan oleh juri asal Indonesia, aktor Nicholas Saputra. ”Tidak hanya naskah bagus yang mereka daftarkan untuk mengikuti kompetisi HOOQ Filmmakers Guild. Mereka juga sangat energik, kreatif dan bersemangat dengan ide-ide. Ini sebagai pembelajaran untuk seluruh pembuat film, agar tidak pernah menyerah untuk terus berkarya,” ujar Nicholas.

Penilaian didasarkan pada relevansi dan daya tarik terhadap penonton di Asia, kreativitas naskah dan yang paling menentukan adalah naskah yang menceritakan tentang Asia dari sudut pandang yang orisinal.

Juri Erik Matti, pemenang penghargaan dan tokoh kawakan di industri perfilman Filipina, terkesan oleh naskah-naskah yang masuk. “Naskah-naskah yang masuk menunjukkan kecakapan para peserta dalam mewujudkan ide. Mereka mampu mewujudkan ide secara detil, menggabungkan ide cerita yang berani, kultur Asia dan kreativitas yang mengagumkan sehingga menghasilkan karya-karya luar biasa yang pernah saya lihat,” pujinya.

Enam Naskah Akan Diproduksi Perdana

Pemenang dari India, Bhak adalah film bergenre drama penuh warna yang mengisahkan dua sineas muda yang ambisius di industri perfilman Bollywood. Ditulis oleh Arjun Chatterjee dan Shreyom Ghosh dari Big3 Media, film ini mengeksplorasi tema gairah, pengkhinatan dan cinta.

Suay, film Thailand bergenre thriller kriminal karya Marcelo von Schwartz, mengisahkan ladyboy Lola yang menjadi penari go-go. Ia menerima potongan telinga Carly, seorang sahabatnya sekaligus mentornya. Lola kemudian terdorong untuk kembali ke pekerjaan awalnya sebagai detektif swasta yang tangguh dan terjun ke dunia gelap Bangkok.

Drama Supernatural berjudul Haunt Me karya Oman Dhas dan Goh Siu dari rumah produksi Third Floor Pictures, berkisah mengenai Kwong seorang duda yang ditinggal mati oleh ayahnya. Ia kemudian pindah ke rumah leluhur keluarganya dan mengungkap rahasia keluarganya yang keramat yaitu takdirnya menuntun jiwa-jiwa yang hilang ke dunia lain.

Selanjutnya naskah dari Singapura berjudul How To Be A Good Girl produksi Abundant Productions mengisahkan Frances Lee, sosialita yang menjadi mantan narapidana. Ia kemudian berusaha memperoleh kembali kehidupannya setelah lama berada di balik terali besi.

Pemenang naskah dari Indonesia ini menggabungkan dua genre. Aliansi adalah sebuah komedi unik karya Muttaqiena Imaamaa yang menceritakan seorang eksekutif kreatif di Jakarta yang bangkrut, kemudian mendapatkan kesempatan untuk bangkit ketika seorang milyader misterius mendekatinya untuk membuat kampanye iklan yang meyakinkan masyarakat bahwa Alien itu nyata.

Berbeda dengan kisah di atas, Heaven & Hell karya Bobby Prabowo & Eric Tiwa, membawa kita ke dunia mafia di Indonesia timur. Ketika perang antar kelompok akan pecah di Darmagu Batu, kampung halaman Chris, ia berpikir untuk meninggalkan dunia hitam yang kejam sampai ia menyadari satu-satunya cara untuk melindungi ayahnya yang dipenjara adalah dengan menjadi pemimpin di dalam dunia kriminal.

Jutaan penonton di seluruh Asia Tenggara kini menunggu keenam naskah tersebut diubah dari ide menarik menjadi cerita yang bagus. Enam episode perdana ini akan tayang di HOOQ pada awal tahun depan dimana episode terbaik akan dibuat menjadi serial TV penuh. (HG)