Lanjut ke konten

Titimangsa Foundation Helat Pementasan Konser Musikal ‘Cinta Tak Pernah Sederhana’

Hidupgaya – Titimangsa Foundation yang digawangi Happy Salma, berkolaborasi dengan PT. Balai Pustaka (Persero) akan menampilkan pementasan konser musikal puisi-puisi cinta bertajuk ‘Cinta Tak Pernah Sederhana’. Konser musikal ini akan dihelat di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, 16 dan 17 Maret mendatang.

Happy Salma mengatakan, konser musikal ini diselenggarakan sebagai upaya untuk selalu menghidupkan karya sastra Indonesia sehingga pembentukan karakter dan kecintaan pada Tanah Air semakin nyata. “Indonesia banyak memiliki penyair yang puisi-puisinya menjadi sebuah penanda perkembangan intelektual bangsa. Puisi-puisi cinta yang indah yang ditulis oleh para penyair Indonesia akan menjadi angin keindahan yang menyejukkan. Pementasan ini akan membuat kita kembali saling mencintai dengan indah, meski tak sederhana,” kata Founder Titimangsa Foundation dalam temu media di Jakarta, baru-baru ini.

Happy menyebut, kurang lebih ada 26 penyair Indonesia yang penggalan karya puisinya dijadikan dialog dalam pementasan ini. “Puisi-puisi itu disusun menjadi percakapan atau dialog, nyanyian dan diwujudkan ke dalam tata visual yang indah dan megah, dalam bentuk konser musikal,” beber Happy.

Ide cerita dari pementasan ini menggambarkan bagaimana manusia menjadi terasing, jauh dari bumi, dan merindukan puisi. Yang sangat relevan dengan situasi Indonesia hari ini, ketika manusianya makin terasing karena terjadi bermacam perubahan nilai, guncangan sosial bahkan disrupsi nilai-nilai berbangsa dan bernegara.

Ketika politik menguasi ruang publik, ketika politik sudah begitu membuat masyarakat tegang, maka puisi bisa menjadi angin penyejuk yang menyegarkan. Atau dalam ungkapan puisi Sapardi, pertunjukan ini akan membuat kita kembali saling mencintai dengan indah, meski tak sederhana.

“Puisi mengatasi kerumitan, melampaui kemanusiaan dengan keindahan yang dibawanya,” imbuh Happy seraya menambahkan pementasan konser musikal yang digelar 2 hari ini merupakan hasil dari komitmen, kerja keras, serta konsistensi dan kecintaan seluruh tim pendukung dalam menampilkan karya sastra yaitu puisi dari sastrawan kebanggaan Indonesia.

Bagi Happy Salma, sastra merupakan nutrisi batin. “Jiwa saya selalu terasa penuh bila sedang menikmati karya sastra entah itu fiksi atau puisi. Hasrat itu mendorong saya untuk terus konsisten dalam menghasilkan karya yang merupakan alih wahana dari karya sastra,” ujarnya.

Dalam mewujudkan karya puisi musikal ini, Happy dibantu oleh Agus Noor sebagai penulis naskah, yang mengembangkannya ke dalam suatu konsep pertunjukan yang tidak terduga. “Mengangkat puisi-puisi cinta karya 25 penyair Indonesia, dan menghadirkannya ke panggung menjadi suatu alur kisah dalam percakapan dan nyanyian,” ujar Happy.

Lebih lanjut Happy mengatakan, pementasan kali ini adalah istimewa bukan hanya bagi dirinya, tapi juga bagi para aktor yang terlibat. Mereka di sini bukan hanya berakting, tapi juga mereka diuji untuk dapat mengucapkan puisi menjadi terlihat wajar dan seperti dialog pada umumnya. “Sesuatu yang bila tidak hati-hati, dialog tersebut akan terdengar seperti sekadar deklamasi puisi,” bebernya.

Happy bahkan mengklaim, pertunjukan seperti ini nyaris tak pernah ada. “Naskah pertunjukan ini merupakan hasil dari kecerdasan sang sutradara yang mempunyai wawasan luas dalam puisi dan sastra Indonesia, dalam mengolah banyak kata-kata dari banyak puisi, hingga tersusun dengan indah menjadi jalinan dialog dan alur cerita,” ujarnya.

Direktur Utama PT. Balai Pustaka (Persero), Achmad Fachrodji, di kesempatan sama mengatakan, Balai Pustaka sejak berdirinya merupakan rumah bagi karya sastra Indonesia. “Judul-judul sastra klasik terbitan Balai Pustaka seperti Layar Terkembang dan Salah Asuhan, telah menjadi karya yang terus dikenang oleh masyarakat Indonesia,” ujarnya.

Salah seorang penyair yang puisinya ada di pementasan ini adalah Soebagio Sastrowardoyo yang selama bertahun-tahun menjabat direktur perusahaan penerbitan Balai Pustaka. Kiprah Soebagio Sastrowardoyo dan penyair-penyair Indonesia lainnya inilah yang harus disebarluaskan kepada generasi saat ini.

Pementasan ini terasa istimewa karena menampilkan aktor terbaik Indonesia yaitu Reza Rahadian, Marsha Timothy, Chelsea Islan, Atiqah Hasiholan, Sita Nursanti, Teuku Rifnu Wikana dan Butet Kartaredjasa. Menghadirkan pula sutradara dan aktor teater kawakan Wawan Sofwan dan Iswadi Pratama dan penyair Warih Wisatsana yang akan berperan sebagai narator.

Konser musikal ini menghadirkan penyanyi yang sudah tidak diragukan lagi kemampuannya dalam genre nyanyian masing-masing Daniel Christianto, Sruti Respati, Heny Janawati, dan pemain harpa Indonesia Maya Hasan.

Pementasan konser musikal ini merupakan kolaborasi antara Happy Salma sebagai produser, juga Agus Noor sebagai sutradara dan penulis naskah.Pementasan kali ini menampilkan sesuatu yang berbeda dari biasanya karena adanya sebuah kolaborasi antara seni pertunjukan dengan fashion. Pemain dalam pementasan ini akan mengenakan busana yang khusus dibuat oleh desainer Biyan dan menggunakan kain tenun Baron. (HG)

Iklan

Mengulik Cantiknya Keindahan dalam Ilmu Pengetahuan

Hidupgaya – Apa yang mengingatkan tentang Italia? Pizza dan pasta yang enak. Fiat dan Vespa, sejumlah mobil mewah dan masih banyak lagi. Jika kembali ke masa silam, Leonardo da Vinci dan Galileo Galilei juga lekat dengan negara ini. Namun nyatanya Italia bukan sekadar itu.

Untuk mengetahui lebih banyak tentang Italia, silakan datang di pameran ‘Italy: The Beauty of Knowledge’ di Museum Nasional, Jakarta. Pameran ini dibuka untuk umum hingga 31 Maret 2019 dan menampilkan berbagai keunggulan ilmiah dari Italia dan teknologi canggih di bidang Health (Kesehatan), Environment (Lingkungan), Space (Ruang Angkasa), Food and Nutrition (Pangan dan Gizi), serta Cultural Heritage (Warisan Budaya).

Pameran ini dibuka oleh Duta Besar Italia Vittorio Sandalli didampingi Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Yang Mulia Abdurrahman Muhammad Fahir di Museum Nasional Jakarta, baru-baru ini.

Vittorio Sandalli mengatakan tahun 2019 menandakan peringatan 70 tahun hubungan diplomatik bilateral antara Republik Italia dan Republik Indonesia. Untuk merayakan peristiwa penting ini, Kedutaan Besar Italia telah menyiapkan serangkaian acara yang akan berlangsung sepanjang tahun dimulai dengan pameran ‘Italy: The Beauty of Knowledge’.

“Diselenggarakan di Museum Nasional Indonesia, kami ingin mempersembahkan kontribusi penelitian dan inovasi hingga penemuan baru dari Italia yang dapat meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat baik lokal maupun global,” kata Vittorio dalam temu media sebelum pembukaan pameran.

‘Italy: the Beauty of Knowledge’ merupakan sebuah pameran instalasi seni yang dipromosikan dan dibiayai oleh Italian Ministry of Foreign Affairs and International Cooperation dan dikoordinasikan oleh National Research Council, serta menampilkan koleksi dari empat museum ilmu pengetahuan Italia: Fondazione Idis-Città della Scienza di Naples; Museo Galileo Galilei di Florence; Museo delle Scienze – Muse di Trento; dan Museo Nazionale Scienza e Tecnologia Leonardo da Vinci di Milan.

Pameran ini akan menghadirkan pengalaman yang menarik dan emosional, serta sebuah kesempatan untuk mempelajari keunggulan penelitian sains dan teknologi yang dilakukan di Italia.

Yang mencuri perhatian adalah, di tengah-tengah area pameran ditampilkan manekin yang dbalut gaun panjang merah cantik. Ini bukan sembarang gaun, dan disebut Ecologicdress, sebuah busana vegeatextile yang dibuat dengan kain teknis bio berasal dari biomassa industri arak anggur, yaitu ampas anggur. Dengan kata lain ini gaun ramah lingkungan dengan tampilan sophisticated.

Dalam kesempatan sama, Scientific Attaché dari Kedutaan Italia di Singapura, Dr. Nicola Bianchi, menjelaskan pameran ini bertujuan untuk menampilkan aspek non-tradisional, kreatif, dan dinamis yang membentuk sistem penelitian Italia dan menggabungkan pengetahuan dengan tradisi artistik serta gaya hidup masyarakat Italia dan art of well-being (seni kesejahteraan/kesehatan). “Melalui kelima tema pameran, ‘Renaissance Spirit’ merupakan komponen yang penting dan signifikan dari penelitian dan inovasimasa lalu dan masa kini di Italia, dan sebagai model budaya yang akan disebarluaskan ke seluruh dunia,” ujarnya.

‘Italy: The Beauty of Knowledge’ berkonsep paviliun dengan luas 400 meter persegi dan ketinggian 5,5 meter. AGORA, sebuah ruang melingkar yang dibangun dengan balok-balok bangunan berdiameter 8 meter dan tinggi 4,50 meter, akan menjadi pusat perhatian pengunjung dalam pameran ini dengan keindahan struktur uniknya.

Dr. Carla Giusti dan Dr. Luca Mosele, kurator pameran, menambahkan, di ajang pameran ini, pengunjung akan merasakan pengalaman ruang interaktif yang menggabungkan komponen virtual dan fisik untuk menampilkan kedinamisan dan keindahan perjalanan pengetahuan dan penelitian yang dilakukan di Italia. “Pameran ini akan membawa para pengunjung ke dalam sebuah pengalaman multisensori di sepanjang ruangan serta menampilkan pemutaran film tentang keindahan pengetahuan yang disutradarai oleh Stefano Incerti,” tandas mereka.

Instalasi pameran ini memberikan visualisasi akan perjalanan Italia dalam mengekspresikan keunggulan ilmiah di beberapa sektor yang berbeda, mencakup 5 tema utama: Health, Environment, Space, Food and Nutrition, serta Cultural Heritage.

Instalasi yang ditampilkan dalam paviliun meliputi pengamatan ruang, studi anatomi, inovasi di bidang instrumen ilmiah, penelitian pertanian-pangan, dan lingkungan. Pengunjung dapat menikmati pengalaman luar biasa ini pada pukul 08.00 – 17.00 WIB. Informasi lebih lanjut dapat mengakses situs http://www.italy-thebeautyofknowledge.it/. (HG)

Bank DBS Indonesia Rintis Ekosistem untuk Kembangkan UMKM dan Start-up

Hidupgaya – Perkembangan teknologi pada era digital telah memberikan dampak besar pada bisnis di berbagai bidang, tidak terkecuali bagi UKM dan start-up. Sebagai pelopor bank yang memanfaatkan teknologi  untuk membentuk masa depan perbankan, Bank DBS Indonesia berusaha menghadirkan berbagai fasilitas untuk nasabah dapat menikmati hidup sepenuhnya.

Bank DBS Indonesia memiliki koimtmen untuk membantu usaha kecil dan menengah (UKM)  menghemat waktu dan sumber daya manusia. Salah satu caranya adalah dengan berkolaborasi dengan penyedia perangkat lunak cloud akuntansi Accurate Online.

Menurut Rudy Tandjung, Direktur PT Bank DBS Indonesia, setelah UKM menghubungkan akun korporat Bank DBS Indonesia dengan Accurate Online, setiap transaksi bisnis yang dilakukan oleh UKM dengan akun  korporat Bank DBS Indonesia akan secara otomatis masuk dan tercatat dalam Accurate Online.

“Pengaturannya sangat mudah dan tidak memerlukan formulir kertas apapun; UKM hanya perlu sekali  autorisasi koneksi melalui internet banking IDEAL dan transaksi bank dari DBS akan langsung masuk  tercatat ke Accurate Online setiap hari,” ujar Rudy dalam temu media di Jakarta, baru-baru ini.

Setelah transaksi bank tercatat dalam Accurate Online, fitur “Smart Reconciliation” akan mencoba mencocokkan data rekening koran dengan entri akuntansi secara  otomatis, sehingga dapat menghemat berjam-jam waktu pengguna dalam melakukan rekonsiliasi bank.

“Ini berarti bahwa UKM dapat memiliki pembaruan terkini tentang arus kas mereka sehingga  dapat membuat keputusan keuangan yang lebih baik. Inovasi ini menyingkirkan tugas manual mengimpor  transaksi bank dan rekonsiliasi,” imbuh Rudy.

Darwin Tjoe, Founder Accurate menambahkan, menggunakan akun korporat DBS  yang terhubung dengan Accurate Online, UKM dengan mudah dapat melakukan dan memantau  pembukuan keuangan bisnis mereka.

Nasabah Bank DBS Indonesia dan Accurate Online juga dapat  memperoleh manfaat dari penghematan biaya.

Manfaat lain yang diberikan dari kolaborasi Bank DBS  Indonesia dan Accurate Online adalah UKM yang mendaftar online menjadi nasabah baru Bank DBS  Indonesia untuk akun korporat DBS pada atau sebelum 30 Juni 2019 dapat menikmati transaksi SKN  tanpa batas hingga 31 Maret 2020 di atas keuntungan lain yang diperoleh seperti saldo minimum hanya  senilai Rp500.000, gratis internet banking dan mobile banking, bebas biaya bulanan, serta bunga hingga 5%.

Selain itu, nasabah UKM DBS yang baru dan yang sudah ada dapat menikmati uji coba satu bulan gratis, diikuti dengan berlangganan gratis selama tiga bulan jika UKM menghubungkan akun korporat  DBS mereka dengan Accurate Online selama masa coba gratis satu bulan tersebut.

Bank DBS Indonesia juga berkolaborasi dengan UnionSPACE. Perusahaan co-working  terbesar di Asia Tenggara, untuk membantu UKM menghemat biaya modal dan mendukung ekspansi mereka di luar Indonesia.

Nasabah UKM baru dan lama dari DBS akan mendapat  manfaat dari berlangganan gratis selama 6 bulan ke Paspor UnionSPACE yang baru saja diluncurkan. Paspor UnionSPACE tidak hanya memungkinkan UKM untuk menggunakan alamat kantor yang bergengsi, tetapi juga memberikan UKM penggunaan lokasi UnionSPACE dan mitra outlet di Indonesia.

Selain itu, UKM yang ingin melakukan ekspansi di luar  Indonesia dapat mengunjungi lokasi UnionSPACE di negara lainnya.

“Membangun  ekosistem untuk UKM adalah pilar utama untuk menunjukkan komitmen Bank DBS Indonesia dalam mendukung pertumbuhan UKM dan start-up di Indonesia,” tandas Rudy. (HG)

Investasi dengan Duit Recehan Sekarang Bisa, Begini Caranya

Hidupgaya – Jangan buang-buang duit recehan karena bisa jadi sarana investasi loh. Duit recehan bisa buat investasi? Bisa. Dan dengan duit recehan itu kita bisa mengakses instrumen investasi reksa dana. Keren kan?

Sayangnya, belum banyak masyarakat yang paham bahwa investasi tak selalu membutuhkan modal besar. Hal inilah yang menjadi salah satu hambatan ebagian orang untuk mulai melakukan investasi sebagai suatu kebiasaan. Padahal kalau dilihat potensinya, jumlah penduduk Indonesia yang merupakan pasar potensial investasi, khususnya di mutual fund alias reksa dana, sangat besar.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, hingga Mei 2018 terdapat 190,5 juta penduduk berusia 15 tahun ke atas di Indonesia. Dari jumlah tersebut, hanya 17,8 persen atau sekitar 33,9 juta penduduk yang setidaknya memiliki satu rekening bank.

Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) menyebut, sampai dengan Juli 2018, jumlah investor reksa dana di Indonesia baru mencapai sekitar 820.000 orang. Tingkat inklusi keuangan yang masih rendah ini akhirnya membuat masyarakat kehilangan banyak peluang, terutama dalam mempersiapkan masa depan.

Salah satu hambatan orang tidak melirik reksa dana sebagai salah satu instrumen investasi lebih karena tidak memahami dengan baik. Ini berbeda dengan produk perbankan yang lebih dikenal luas.

Melinda N. Wiria, Chief Executive Officer Raiz Invest Indonesia, mengatakan belum banyak masyarakat yang tahu bahwa sebenarnya investasi bisa dimulai dari jumlah uang kecil -alias recehan – tanpa harus mengubah gaya hidup mereka. Berinvestasi tanpa mengubah gaya hidup tampaknya menjadi hal menarik, karena generasi milenial yang baru mulai bekerja lebih banyak menghabiskan duit mereka untuk membayar cicilan atau kebutuhan hidup.

“Uang receh yang didapatkan dari kembalian belanja setiap hari bisa masuk sebagai dana investasi. Biasanya, banyak yang hanya menyimpan uang receh tersebut di dalam stoples atau celengan, dan seiring berjalannya waktu, tanpa terasa uang yang terkumpul ternyata cukup signifikan jumlahnya. Berinvestasi dengan uang receh, dengan kata lain, sebenarnya memungkinkan mereka untuk mewujudkan mimpi mereka,” kata Melinda di sela-sela temu media menandai peluncuran aplikasi Raiz di Jakarta, baru-baru ini.

Ada apa dengan aplikasi Raiz? Dengan aplikasi ini, pengguna dapat mengumpulkan uang receh dan menginvestasikannya secara otomatis di pasar modal. Diluncurkan dengan nama Acorns di Australia pada Februari 2016, aplikasi ini kemudian berganti nama menjadi Raiz Invest pada April 2018. Menurut George Lucas, CEO of Raiz Invest Australia, hingga Januari 2019, aplikasi Raiz di Australia telah diunduh sebanyak lebih dari satu juta kali dan memiliki lebih dari 175.000 pengguna aktif.

Lucas mengatakan, d Australia, Raiz telah menjadi game changer khususnya bagi kaum milennial dalam menciptakan kebiasaan berinvestasi. “Aplikasi Raiz sangat cocok bagi siapa pun yang belum memahami investasi atau tidak tahu bagaimana caranya untuk mulai berinvestasi. Aplikasi ini meningkatkan kesadaran serta membuka kesempatan untuk berinvestasi, khususnya di kalangan generasi muda. Selain itu, aplikasi ini juga mendidik masyarakat tentang keuntungan berinvestasi secara teratur dalam jumlah kecil,” urainya.

Setelah sukses di Australia, Raiz berekspansi ke Asia Tenggara, dengan Indonesia sebagai negara tujuan ekspansi pertamanya. Di Indonesia, Raiz Invest memposisikan diri sebagai produk yang memberikan pengalaman langsung bagi masyarakat untuk belajar tentang literasi keuangan dan inklusi keuangan.

Cara kerja aplikasi Raiz Invest adalah dengan mengumpulkan uang receh pengguna yang diperoleh dari selisih pembelanjaan. Saat mereka mendaftarkan diri di Raiz, pengguna dapat menghubungkan kartu debit dan/atau e-wallet yang mereka miliki.

Setiap kali pengguna berbelanja dengan kartu debit atau dompet elektronik tersebut, Raiz akan melakukan pembulatan ke atas terhadap setiap transaksi ke kelipatan Rp5.000 terdekat, dan ketika pembulatan yang terkumpul mencapai Rp10.000, maka jumlah tersebut akan diinvestasikan secara otomatis ke reksa dana.

Misalnya, bila pengguna berbelanja Rp23.000, maka akan dibulatkan menjadi Rp25.000 sehingga yang diambil untuk membeli instrumen reksa dana hanya Rp2.000. Bila belanja Rp14.999, Raiz hanya membulatkan Rp15.000 sehingga hanya Rp1 yang diambil untuk investasi.

Saldo yang diambil lama-lama akan terkumpul sampai Rp 10.000 untuk dibelikan instrumen reksadana sesuai keinginan pengguna. Bila belum mencapai Rp 10.000, maka saldo tersebut akan tersimpan di aplikasi.

Saat ini, Raiz telah bekerja sama dengan satu bank yang mempunyai aplikasi mobile banking, dan dua buah e-wallet.

Selain investasi otomatis dari pembulatan transaksi, pengguna juga dapat berinvestasi secara rutin menggunakan fitur cicilan investasi (recurring investment) atau secara seketika dengan fitur ‘lump sum’ untuk meningkatkan investasi di akun Raiz mereka.

Nah, untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana Raiz Invest Indonesia dapat membantu konsumen mengambil langkah awal menuju literasi keuangan, kunjungi http://www.raizinvest.id dan like Facebook fanpage resmi Raiz di @raizinvestid. (HG)

Rayakan 20 Tahun, HPM Bagi-bagi Emas dan Uang Elektronik

Hidupgaya – Ada banyak cara merayakan ulang tahun, apalagi jika telah memasuki usia dua dasawarsa. Nah, merayakan ulang tahun ke 20, PT Honda Prospect Motor (HPM) menggelar program penjualan berhadiah langsung 5 gram emas dan uang elektronik senilai Rp1 juta bagi konsumen yang melakukan pembelian mobil Honda selama Maret 2019.

Marketing & After Sales Service Director HPM, Jonfis Fandy, mengatakan program penjualan ini berlaku di seluruh dealer resmi Honda di Indonesia untuk pembelian setiap model mobil Honda, termasuk Honda Brio Satya, Honda Brio RS, Honda Jazz, Honda Mobilio, Honda BR-V, Honda HR-V 1.5L, Honda HR-V 1.8L, Honda CR-V, Honda City, Honda Accord, Honda Civic Sedan, Honda Civic Hatchback, Honda Civic Type R dan Honda Odyssey.

“Selama 20 tahun, PT Honda Prospect Motor selalu berkomitmen untuk menghadirkan produk-produk dan layanan terbaik dari Honda untuk konsumen di Indonesia, dan hingga sekarang perusahaan ini terus berkembang berkat dukungan dan kepercayaan dari konsumen di Indonesia,” ujar Jonfis. “Program penjualan ini merupakan apresiasi untuk konsumen yang kami percaya akan semakin menambah kesenangan dalam memiliki mobil Honda.”

PT Honda Prospect Motor berdiri pada Maret 1999, yang merupakan perusahaan patungan (joint venture) antara PT Prospect Motor dan Honda Motor, Co. Ltd.

Pada 2003, PT HPM meresmikan pabrik pertamanya di kawasan Industri Mitra Karawang, Jawa Barat. Seiring dengan terus bertumbuhnya permintaan untuk produk Honda, pada tahun 2014 PT HPM meresmikan pabrik yang kedua, yang menambah kapasitas produksinya menjadi 200.000 unit mobil per tahun.

Saat ini, pabrik PT HPM memproduksi model-model seperti Honda Brio, Honda Mobilio, Honda BR-V, Honda HR-V, Honda CR-V, dan Honda Jazz. Selain itu, HPM juga memasarkan beberapa produk Internasional seperti Honda City, Honda Civic, Honda Civic Hatchback, Honda Accord, Honda Odyssey, dan Honda Civic Type R. (HG)

Alat Medis 95 Persen Masih Impor, Ini Alasannya

Hidupgaya – Indonesia menjadi pasar yang menjanjikan di sektor kesehatan, termasuk dalam hal ini adalah alat medis. Permintaan alat medis di Tanah Air cenderung meningkat, sebagai imbas naiknya jumlah fasilitas kesehatan untuk mengakomodasi kebutuhan layanan kesehatan masyarakat. Sayangnya, hingga kini 95 persen dari kebutuhan alat medis di fasyankes Indonesia masih diimpor dari negara lain.

Menurut Direktur Penjualan Alat Kesehatan dan PKRT Kementerian Kesehatan, dr. I Gede Made Wirabrata, tingginya angka impor alat kesehatan tak lain karena Indonesia bisa dibilang masih tertinggal dalam hal teknologi. “Beberapa alat diagnostik yang membutuhkan keakuratan tinggi baru bisa dipenuhi oleh negara lain,” kata Wirabrata di sela-sela pembukaan pameran peralatan medis dan manufaktur internasional perdana CMEF Indonesia di Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (6/3).

Wirabrata menambahkan, produsen lokal sejauh ini belum mampu alat diagnostik yang presisi tinggi seperti MRI, atau bahkan X-ray. “Obat radioterapi juga kita bisa belum bisa buat,” imbuhnya.

Meski masih tertinggal dari sisi teknologi, namun sebenarnya perusahaan peralatan medis lokal terus bertumbuh, demikian disampaikan Slamet MHP, Staf Ahli Bidang Teknologi Kesehatan Globalisasi Kementerian Kesehatan, di kesempatan yang sama. Kebutuhan impor alat kesehatan, kata Slamet, disesuaikan dengan kebutuhan rumah sakit.
“Intinya kami memfasilifasi seluruh fasyankes (fasilitas layanan kesehatan) yang membutuhkan. Apakah itu produksi lokal atau impor sejauh sudah ada izin edar dan aman digunakan kita izinkan,” ujarnya.

Slamet menambahkan, setiap produk peralatan medis yang diimpor dari negara lain harus memiliki izin dari Kementerian Kesehatan untuk aman digunakan. Dengan begitu pemerintah menjamin peralatan medis tersebut sudah aman digunakan untuk melayani pasien. “Misal ada produk dari Cina, di sana harus lolos dulu. Harus dipakai di sana, baru kita pakai. Ada uji klinik dulu sehingga baru kita kasih izin,” urai Slamet.

Ketua Asosiasi Rumah Sakit Daerah (Arsada), Dr Heru Aryadi MPH, menambahkan, merupakan hal penting bagi para profesional medis Indonesia untuk tetap bersemangat dengan teknologi terbaru yang terdapat di seluruh dunia saat ini. “Di Indonesia, banyak peralatan medis yang telah diproduksi secara lokal dan digunakan di seluruh rumah sakit. Namun masih ada ruang bagi produk premium untuk diproduksi secara lokal yang akan mengarah pada efisiensi dan kualitas layanan,” bebernya.

Mengomentari tentang pameran alat kesehatan yang dihelat CMEF Indonesia, Heru mengatakan, ini merupakan platform bagi para profesional untuk mempelajari tren dan mengeksplorasi teknologi terbaru tanpa harus bepergian ke luar negeri. Pertemuan dengan perusahaan manufaktur internasional tersebut dapat dilakukan di pameran ini.

CMEF Indonesia berlangsung selama 6 – 8 Maret 2019, akan memperlihatkan teknologi dan peralatan medis terbaru dipimpin oleh lebih dari 200 merek dan perusahaan manufaktur medis internasional. Lebih dari 3.000 profesional dari industri medis Indonesia diharapkan hadir untuk menemukan peluang bisnis dan kemitraan baru.

Di dalam pameran CMEF, beragam konten akan tersedia untuk memastikan bahwa perusahaan peralatan kesehatan yang hadir dibekali dengan baik untuk mengambil keuntungan dari peluang pertumbuhan, dengan adanya dukungan dari pemerintah daerah yang telah mengidentifikasi sektor kesehatan sebagai pendorong kemajuan negara.

Pada pameran selama 3 hari ini, lebih dari 660 peralatan medis dari Cina, Jerman, India, Jepang, Pakistan, Filipina dan Korea Selatan akan dihadirkan di lebih dari 200 booth.

Sekitar 400 peralatan medis dari jumlah tersebut merupakan peralatan baru yang terdapat di pasar, sebanyak 31% merupakan peralatan medis, 21% perangkat elektromedis atau teknologi medis, 9% peralatan manufaktur, teknologi OEM dan peralatan rehabilitasi/ortopedi, 6% peralatan Diagnostik dan banyak lagi.

Beberapa perusahaan peralatan medis yang terkenal secara internasional yang hadir sebagai peserta pameran, diantaranya adalah Kunshan Dynmed Medical Technology Co. Ltd, PT. Java Alkesindo, Shanxian Runte Medical Instruments co., Ltd, Sonoscape Medical dan TGJ Medical Instruments Co, Ltd yang telah berhasil menjual peralatan medis mereka di Indonesia, termasuk ke Rumah Sakit Haji Jakarta, Rumah Sakit Jakarta, Grup Prodia, Puskesmas Seberuang, RS Antam, RS Asri Medika, RS Bungsu, RS Evasari, RS Immanuel, RS Pasar Rebo, RS Pelabuhan, RS Permata Depok, RS Persahabatan, RS Wijaya dan banyak lagi.

Serangkaian seminar juga dihelat di CMEF Indonesia 2019 untuk membantu kalangan profesional di industri kesehatan dalam memantau tren di pasar dan memperluas jaringan bisnisnya. (HG)

Wrangler Luncurkan Koleksi Icons, Klasik Tak Lekang oleh Waktu

Hidupgaya – Wrangler sudah menjadi semacam legenda setiap menyebut denim. Setiap legenda mempunyai asal usul. Awalnya Wrangler dirancang khusus untuk bisa bertahan dari pekerjaan berat di peternakan dan para koboi. Selanjutnya denim Wrangler menjadi gaya revolusioner dan ikon denim fashion.

Fungsionalitas dan ciri khas otentik menjadikan Wrangler pilihan favorit bagi para seniman, musisi, dan aktor yang selalu mencari tren baru. Nah, untuk merayakan kembali gaya otentik ini, merek denim ini merilis koleksi Wrangler “Icons” berupa celana jeans dan jaket denim klasik untuk generasi milenial yang akan menjadi bagian dari momen ikonik di Jakarta.

“Enam denim ikonik, penuh warisan dan selalu menjadi simbol perjalanan 70 tahun Wrangler, telah dihadirkan kembali secara eksklusif dan terbatas,” kata Liga Meirani, Brand Manager Wrangler Indonesia.

Koleksi Wrangler “Icons” tersedia dalam empat tahap pudar yang berbeda untuk memberikan pilihan koleksi yang unik (baru, satu tahun, dua tahun dan tiga tahun):
• Baru, dicirikan oleh bahan denim yang masih kaku dan berwarna paling pekat.
• Satu tahun, tingkat pudar yang lebih gelap untuk pecinta denim yang jarang dicuci.
• Dua tahun, tingkat denim pudar lebih ringan dan tidak terlalu kontras yang berasal dari dua tahun pemakaian dengan pencucian secara teratur.
• Tiga tahun, sejalan dengan evolusi tren “tanpa pencucian” denim ini menciptakan tampilan jeans yang telah dicuci beberapa kali, dengan pola pudar natural.

Liga mencontohkan koleksi, 11MWZ, Men’s Western Zipper, yaitu koleksi ini mempunyai gaya otentik yang diciptakan kembali untuk konsumen saat ini. Dengan ciri khas yang sama dengan koleksi terdahulu, tersedia pula dalam pola pudar baru dan tiga tahun.

Sedangkan 124MJ, Men’s Western Jacket, merupakan denim jaket klasik dengan desain yang tak lekang oleh waktu, tersedia dalam pola pudar baru.

Koleksi Wrangler “Icons” dibanderol mulai Rp999.900 untuk celana jeans dan Rp1.199.900 untuk jaket denim klasik. Koleksi ini sudah tersedia di gerai Wrangler Kota Kasablanka dan Zalora, https://www.zalora.co.id/catalog/?q=wrangler+icon. (HG)