Lanjut ke konten

Sampoerna Gold Rilis Logam Emas Ukuran 10 Gram Berdesain Unik

Hidupgaya – Emas sejak lama menjadi salah satu instrumen investasi aman dan tepercaya. Instrumen investasi ini tahan terhadap inflasi. Saat suku bunga perbankan tidak menarik, umumnya orang memilih mengalokasikan dana di emas. Lembaga riset pemasaran Inside ID pada 2018 menyebut rata-rata orang Indonesia mengalokasikan 13% pendapatannya untuk tabungan dan investasi. Dari alokasi tersebut, orang Indonesia menyisihkan 79% ke dalam tabungan dan 21% digunakan untuk berinvestasi.

Yang menarik adalah setengah (50%) dari orang Indonesia ternyata mempunyai investasi emas. Selanjutnya, disusul oleh investasi lainnya, seperti deposito (37%), properti (30%), reksadana (22%), dan saham (17%). Melihat peluang besar ini, PT Sampoerna Gold Indonesia (SGI), anak perusahaan Sampoerna Group, merilis produk logam mulia WARIS dengan kadar emas sebesar 99,99%.

Untuk tahap pertama, WARIS akan dipasarkan dalam ukuran 10 gram dengan mengusung desain batik unik khas Sampoerna. WARIS juga dilengkapi dengan sistem deteksi keaslian berbasis kode QR unik guna menjaga keaslian barang.

Menurut CEO PT SGI John Aryananda, pemilihan nama WARIS mengambil inspirasi dari prinsip yang dipegang kuat oleh Putera Sampoerna, generasi ketiga pendiri Sampoerna Group, yaitu warisan paling berharga bagi generasi penerus adalah pendidikan berkualitas. “Mengapa emas, karena logam mulia ini memiliki karakteristik cenderung tahan terhadap inflasi, harga cenderung stabil bahkan meningkat dalam gejolak ekonomi, dan mudah dicairkan kembali,” ujar John dalam temu media menandai peluncuran logam mulia WARIS di Jakarta, baru-baru ini.

John Aryananda cukup percaya diri WARIS akan diterima dengan antusias oleh masyarakat. “Sebagai perusahaan dengan rekam jejak bisnis lebih dari 100 tahun di Indonesia, merek Sampoerna telah mengakar kuat di tengah masyarakat dan diharapkan menjadi jaminan keamanan dalam memperoleh logam mulia autentik dan berkualitas tinggi,” ujarnya.

Untuk memasarkan WARIS, SGI menunjuk distributor yang kredibel, memiliki jaringan luas dan terbukti, mampu menyerap produksi WARIS, serta berbasis online (daring). Di antaranya, toko perhiasan online ORORI dan platform aplikasi mobile e-mas. Ada alasan khusus mengapa platform online dipilih untuk memasarkan emas WARIS. “Platform berbasis online menjadi salah satu kriteria kunci kami dalam menjalin kerja sama dengan distributor. Membeli logam mulia harus menjadi pengalaman yang mudah dan praktis, tetapi tetap aman,” ujar John.

Untuk tahap pertama memang sengaja dibuat logam emas ukuran 10 gram. “Menurut riset, ukuran 10 gram inilah yang pas dengan investor Indonesia. Pas, tidak terlalu besar juga tidak terlalu kecil,” papar John yang merencanakan bisa menjual setidaknya 1 ton emas di tahun pertama hingga 2020.

Menanggapi prospek investasi emas, pengamat investasi dari Indef, Bima Yudhistira mengatakan dalam 1 hingga 3 tahun menempatkan dana pada emas masih menjanjikan, khususnya di tengah ketidakpastian global. “Tren bunga deposito cenderung rendah, demikian juga surat utang, sehingga memberikan imbal hasil yang kurang menarik bagi investor,” ujarnya. “Emas akan jadi pilihan menarik dalam situasi seperti ini.”

Bima menambahkan, sejak 2016 produksi emas tidak mengalami perubahan, bahkan cenderung stagnan. “Jika supply stabil dan demand naik, maka umumnya harga akan naik. Selain itu sejumlah bank sentral secara konsisten mengoleksi emas sejak krisis ekonomi 2008,” beber Bima.

Emas dianggap sebagai safe haven alias instrumen investasi aman sehingga bank sentral di seluruh dunia mulai mencampur cadangan devisa antara emas dan valuta asing. “Koleksi emas bahkan ditingkatkan. Untuk alasan inilah emas menarik untuk dikoleksi investor,” tandas Bima.

John menimpali, emas sebaiknya tidak dijadikan sebagai investasi portofolio utama. “Jadikan pelengkap. Tujuannya jika investasi tergerus inflasi, maka ada emas yang menjaga kstabilan portofolio investasi tersebut,” pungkasnya. (HG)

YKAN Gandeng WOLFTANK Tanam Mangrove di Taman Wisata Angke

Hidupgaya – Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) kembali menggelar acara “Mangrove Volunteers Day” berupa penanaman mangrove yqng diikuti oleh Tony Wenas (Dewan Penasihat YKAN), WOLFTANK (Nature Ambassador YKAN), perwakilan dari Hard Rock Café dan Brava Radio, serta mitra YKAN lainnya, di Taman Wisata Angke Jakarta, Kamis (14/11).

Kegiatan “Mangrove Volunteers Day” kali ini merupakan rangkaian terakhir dari rangkaian kegiatan kampanye pelestarian mangrove yang juga dilakukan pada 28 Oktober 2019 di Hard Rock Café, lewat ajang “I Like Monday, I Like Nature: Music for Conservation”.

Dana yang terkumpul dari pertunjukan musik itu diperuntukkan untuk program konservasi dan restorasi ekosistem mangrove di Jakarta.

Setiap pembelian satu buah tiket “I Like Monday, I Like Nature: Music for Conservation” menandai satu buah bibit mangrove yang kemudian ditanam bersama-sama di Arboretum, Taman Wisata Angke. Penanaman dilakukan di atas guludan yang mampu menampung 50 anakan mangrove yang terdiri dari paling tidak empat spesies yaitu Rhyzopora muncronata, R. apiculata, Bruguiera gymnorrhiza, dan Avicennia.

Rangkaian kegiatan kampanye ini juga menjadi upaya untuk menyadarkan masyarakat luas akan pentingnya ekosistem mangrove bagi kawasan pesisir maupun perkotaan. Sejatinya, setiap individu dapat melakukan perubahan.

“Dulu, saya termasuk orang yang sering menebang mangrove karena dianggap mengganggu saat memancing. Pada saat itu, saya tidak tahu fungsi mangrove. Dan sekarang, setelah tahu lebih jauh tentang mangrove, saya tergerak untuk ikut ambil aksi dalam kampanye ini. Sekarang adalah saatnya untuk give back to nature,” Kin Aulia, gitaris WOLFTANK, mengakui ‘dosa’ di masa lalu.

Kampanye ini juga merupakan respons untuk memperbaiki kualitas udara Jakarta, yang dalam beberapa bulan terakhir berdasarkan data dari Airvisual.com, masuk dalam kelompok kota-kota dunia dengan kualitas udara terburuk. Melansir riset dari The Nature Conservancy (TNC) yang dilakukan pada 2016, salah satu solusi untuk menciptakan kota yang sehat adalah dengan memanfaatkan infrastruktur alami.

Nah, hutan mangrove menjadi salah satu infrastruktur alami dengan kemampuannya menyerap dan menyimpan karbon hingga lebih dari 1.000 ton per hektar.

Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem-Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, melalui Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jakarta, menjalin kerja sama dengan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN), berkomitmen untuk merestorasi ekosistem mangrove dan mengimplementasikan program pengelolaan terpadu melalui program MERA (Mangrove Ecosystem Restoration Alliance).

MERA, yang diluncurkan pada 2018, merupakan aliansi kemitraan yang mengedepankan strategi adaptasi berbasis ekosistem, termasuk konservasi dan restorasi mangrove, yang merupakan tindakan prioritas bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di pesisir dan pelestarian keanekaragaman hayati.

Aliansi kemitraan ini menjadi platform nasional multipihak untuk mengurangi kerentanan masyarakat pesisir, pelestarian sumber daya dan aset, serta upaya mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim.

Muhammad Ilman, Direktur Program Kelautan YKAN mengatakan wilayah mangrove Angke Kapuk menjadi titik awal berjalannya program MERA bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jakarta. “Saat ini kami sudah menyelesaikan tahapan pertama, yakni melakukan kajian ilmiah dan merancang master plan untuk tahapan restorasi dan pengembangan mangrove Angke Kapuk. Untuk memastikan upaya restorasi dan perlindungan mangrove Angke Kapuk berjalan efektif dan berkelanjutan, MERA mendorong pengelolaan ekosistem terpadu yang bersifat kolaboratif, menyatukan seluruh pihak yang peduli akan kelestarian mangrove,” ujarnya.

Secara umum, hutan mangrove dikenal sebagai benteng pertahanan terakhir yang melindungi wilayah perkotaan dari ancaman banjir rob, erosi, tsunami, maupun sebagai penyaring air bersih, area pembibitan yang penting bagi ikan dan invertebrata, tempat persinggahan bagi burung-burung yang bermigrasi, serta menjadi sumber pangan maupun perekonomian masyarakat sekitarnya.

Salah satu tantangan terbesar menyelamatkan hutan mangrove adalah menahan laju kerusakannya yang kini tercatat sebagai salah satu yang tercepat di dunia.

Lebih dari 1 juta hektar hutan mangrove di Indonesia hilang dalam 3 dekade terakhir. Sementara itu, dari sisa lahan mangrove yang ada, 27 persennya berada dalam kategori rusak ringan dan 42 persennya termasuk kategori rusak berat.

Indonesia adalah negara dengan lahan mangrove terbesar di dunia. Luasannya mencakup 23 persen dari total mangrove di seluruh dunia dan memiliki peran penting dalam upaya mitigasi dampak perubahan iklim. Menghentikan laju kerusakan mangrove dapat memenuhi seperempat target Indonesia dalam mengurangi emisi 26% pada 2020. (HG)

Dua Anak Lelaki Ikuti Jejaknya, Begini Komentar Ferdy Tahier

Hidupgaya – Dua anak Ferdy Tahier rupanya memiliki bakat bermusik. Renaga Tahier (19) dan Deirda Tahier (18) baru saja merilis single bertema cinta, yaitu ‘Akhirnya’ yang dilantunkan Renaga dan ‘Selalu Cinta’ oleh Deirda.

Keduanya menyanyikan lagu ciptaan Ferdy dan Acoy. “Harapannya sih bisa diterima penggemar musik Indonesia,” kata Ferdy yang dikenal sebagai ‘Ferdy Element’ di sela peluncuran perusahaan musik MSMusik dan para penyanyinya di Jakarta, Rabu (13/11).

Alih-alih santai, menyaksikan kedua buah hatinya manggung malah bikin Ferdy tegang? “Saya takut mereka nyanyinya nggak bagus,” ujar Ferdy sembari tertawa.

Diakui pria berambut gondrong ini, kedua anak lelakinya tidak pernah minta diajari menyanyi atau masin musik. Renaga dan Deirda memilih belajar sendiri atau justru minta diajari main musik ke personel Element lainnya.

Namun sebagai ayah, Ferdy tak bisa berpangku tangan dan hanya ‘melihat dari kejauhan’ saat kedua anaknya siap merilis single. “Saya ajarkan mereka bagaimana teknik menguasai panggung dan public speaking, karena itu penting sebagai penyanyi,” ujarnya.

Awalnya Ferdy keberatan kedua anak itu terjun sebagai penyanyi karena khawatir akan mengganggu prestasi di sekolah. “Akhirnya saya izinkan dengan syarat nilai di sekolah harus bagus, dan ternyata mereka bisa,” imbuhnya.

Paket Lengkap Label Musik

MSMUSIK adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang label musik dan semua kegiatan yang berhubungan dengan musik. Perusahaan ini baru saja terbentuk, dengan digawangi oleh beberapa pelaku industri musik & event di Indonesia.

Selain Renaga dan Deirda Tahier, penyanyi lain yang bernaung di bawah MSMusik adalah Rocker Kasarunk yang salah satu personelnya adalah Ferdy Tahier atau lebih dikenal sebagai Ferdy Band Element, juga . Adie Asturo dan Ricky Kevin.
Menurut A &R Director MSMusik, Arya Dei, era digital memudahkan pelaku industri musik menawarkan produk musiknya dengan lebih mudah. “Kalau dulu ada toko kaset, sekarang ada Youtube sebagai etalase untuk menawarkan musik,” kata Arya.
MS Musik optimistis dapat merebut pasar pecinta musik. Ini karena perusahaan ini memiliki modal yang sepertinya tak dimiliki perusahaan lain. “Grup MSMusik tak hanya memiliki perusahaan label, tetapi juga event organizer, promotor musik, advertising, dan digital marketing,” kata Ijay, Direktur Pelaksana MSMusik di kesempatan sama.
Pada 2020, MSMusik siapkan 50 titik panggung untuk para penyanyinya. Ferdy Tahier mengaku senang bergabung dengan MSMusik alasannya karena label ini menyediakan paket lengkap. “MSMusik sudah lengkap banget. Untuk 2020 saja Rocker Kasarungk sudah disiapkan manggung di 50 titik,” tandasnya. (HG)

Punya Bisnis Kosmetik Sendiri Tak Harus Mahal, Begini Caranya

Hidupgaya – Coba perhatikan, sejumlah figur publik dalam beberapa tahun ini merilis kosmetik atau skincare ke pasaran dan mendapat sambutan positif dari para penggemar, juga masyarakat. Sebutlah Aurel Hermansyah dengan lipcream merek Aurelloly, Prilly Latuconsina merilis ILY, pemulas bibir VAL milik Valerie Thomas, Nikita Willy dengan rangkaian produk perawatan kulit Dreamy dan tentu saja pemulas bibir BLP yang fenomenal milik beautyvlogger Lizzie Para.

Tentu ada alasan bagus para pesohor itu terjun ke bisnis kosmetik: Potensinya menggiurkan. Data Kementerian Perindustrian menyebut pertumbuhan industri kosmetik di Indonesia pada 2018 naik 15 persen dari tahun sebelumnya, kemudian meningkat lagi sebanyak 9 persen menjadi 29 persen di tahun 2019. Peningkatan ini antara lain dipengaruhi oleh kemudahan memproduksi kosmetik milik sendiri yang difasilitasi oleh perusahaan jasa maklon kosmetik.

Dengan perusahaan jasa maklon kosmetik, kita tak perlu mendirikan pabrik untuk memiliki kosmetik merek sendiri. Tak perlu punya divisi research & development untuk menciptakan formulasi yang tepat dan aman. Juga tak perlu repot mengurus perizinan. PT Adev Natural Indonesia misalnya, adalah salah satu perusahaan jasa maklon kosmetik. Perusahaan yang berdiri sejak 15 Januari 2007 telah membuat beragam produk kosmetik dengan keamanan dan legalitas yang terjamin.

Komisaris Utama PT Adev Natural Indonesia, Eriza Hambali mengatakan, sebagai perusahaan jasa maklon kosmetik, perusahaan yang dibesutnya memang mendukung mereka yang sangat ingin memulai bisnis kosmetik dengan merek sendiri, terutama dari kalangan kaum milenial. “Melihat peluang industri kosmetik yang cukup besar, pasti tidak sedikit masyarakat yang tertarik,” kata Eriza dalam temu media di Bogor, Jawa Barat, baru-baru ini.

Mengusung konsep “Back to Nature” alias “kembali ke alam” Eriza menekankan bahwa PT Adev Natural Indonesia memberikan kemudahan dalam memproduksi kosmetik melalui perusahaan jasa maklon kosmetik. “Tidak perlu membangun pabrik sendiri, tidak perlu merekrut dan mengurusi karyawan atau SDM. Efisien dalam biaya, tidak perlu repot mengurus legalitas produk dan bisa fokus dalam menyusun strategi pemasaran,” bebernya.

Perusahaan maklon merupakan salah satu industri jasa yang memproduksi suatu barang tertentu yang sebagian atau seluruh proses pengerjaannnya dilakukan oleh pihak pemberi jasa dan kepemilikan atas barang jadi berada pada pengguna jasa.

Siapa saja bisa memulai bisnis kosmetik, tak perlu harus pesohor. “Modal awal yang dibutuhkan oleh konsumen kurang lebih Rp20 juta mulai dari proses pengembangan formula, proses produksi, desain kemasan, pengurusan legalitas hingga pengiriman barang kepada konsumen. Ini sangat terjangkau,” imbuh Eriza.

Nah, tertarik memiliki bisnis kosmetik sendiri? Silakan manfaatkan peluang menggunakan jasa perusahaan maklon kosmetik untuk mewujudkan mimpi menjadi beautypreneur ya. (HG)

Menikmati Sensasi Creamy dan Foamy Birdy Latte Cafe

Hidupgaya – Gerai kopi tumbuh subur bak jamur di musim hujan. Kopi bukan lagi sekadar ngopi mamun sudah menjadi bagiab gaya hidup kaum urban.

Tren “ngafe” yang banyak disukai kaum wanita sembari hangout bersama teman atau kolega menjadi bisnis yang menarik.  Biasanya minuman latte menjadi salah satu minuman favorit karena rasanya yang creamy and foamy dapat membuat rileks dan nyaman.

Melihat peluang ini, Ajinomoto Indonesia Grup merilis produk minuman bubuk latte pertama dengan merek Birdy Latte Café. Berkolaborasi dengan Mikha Tambayong,  Birdy Latte Café mencoba peruntungan di segmen anak muda yang doyan ngopi.

Menurut Suparman, Processed Food Department Manager Ajinomoto Indonesia, Birdy Premium Latte bubuk, diracik khusus dengan perpaduan tepat dari bahan-bahan pilihan yang menghasilkan rasa yang creamy dan foamy untuk memberikan ketenangan, kehangatan, dan momen manis penuh inspirasi, seperti menikmati minuman latte di kafe.

Birdy Latte Cafe tersedia dalam tiga pilihan rasa: Matcha (teh hijau jepang), Taro (ubi ungu), dan Coffee (kopi Arabika & Robusta).

“Melalui iklan televisi terbaru Birdy Latte Café bersama Mikha, Ajinomoto ingin mengomunikasikan aktivitas wanita karir yang sangat sibuk dan membutuhkan ketenangan dan rileks sejenak dengan minuman latte yang creamy dan foamy,” ujar Suparman.

Iklan mengisahkan Mikha sebagai wanita karir yang sangat sibuk dengan setumpuk pekerjaan di mejanya yang terus-menerus datang. Untuk meredakan penat, Mikha menyesap secangkir Birdy Latte Café Matcha, kemudian memejamkan mata sambil menikmati aroma yang relaxing dan manisnya sensasi Matcha Latte.

Bagi yang penasaran sensasi yang dirasakan Mikha saat merasakan sensasi Birdy Latte Café, silakan simak video selengkapnya di sini http://bit.ly/BirdyMyLatteCafe. (HG)

Komitmen Frisian Flag Dukung Kejuaraan Bulutangkis Junior Berlanjut

Hidupgaya – Kejuaraan bulutangkis junior tingkat internasional Daihatsu Astec Open 2019, menggelar seri final dari rangkaian turnamen ini, Sabtu (9/11). di Jakarta. Kejuaraan tahun ini diikuti oleh lebih dari 5.469 peserta yang berlangsung di tujuh kota termasuk Medan, Balikpapan, Bandung, Yogyakarta, Makassar, Surabaya, dan Jakarta.

Frisian Flag yang tahun ini bergabung dan mendukung pelaksanaan kejuaraan sebagai minuman susu resmi, nyatakan untuk melanjutkan dukungannya pada pelaksanaan tahun depan. Corporate Affairs Director PT Frisian Flag Indonesia Andrew F. Saputro mengungkapkan antuasiasmenya terhadap keberhasilan penyelenggaraan kejuaraan ini. “Kami sangat gembira menyaksikan semangat dan sportivitas anak-anak mengikuti kejuaraan Daihatsu Astec Open 2019, dan semakin yakin bahwa olahraga adalah kendaraan yang tepat untuk membangun generasi sehat yang unggul,” ujar Andrew dalam temu media di Jakarta, baru-baru ini.

Tidak mudah menyerah dan sportif adalah karakter-karakter yang dibutuhkan generasi muda untuk membawa Indonesia menjadi bangsa yang kuat dan berdaulat. “Melihat semangat anak-anak mengikuti kejuaraan dan banyaknya hal positif yang bermanfaat bagi pembinaan atlet muda dan lebih luas lagi terhadap pembangunan karakter generasi muda, Frisian Flag Indonesia memutuskan untuk melanjutkan dukungan ini pada pelaksanaan kejuaraan ini di tahun 2020,” imbuh Andrew.

Dukungan Frisian Flag pada pelaksanaan kejuaraan ini sejalan dengan inisiatif Drink.Move.Be Strong. “Kami gencar menyerukan pentingnya gaya hidup aktif, rutin mengkonsumsi makanan bergizi seimbang, dan minum susu setiap hari untuk memastikan pertumbuhan dan perkembangan yang optimal,” papar Andrew.

“Melalui bulutangkis, cabang olah raga yang paling digemari dan menjadi kebanggaan bangsa Indonesia, kami ingin
menginspirasi lebih banyak masyarakat tentang gaya hidup sehat, aktif, dan menjunjung sportivitas,” tandas Amdrew. (HG)

Pond’s Rilis Produk Perawatan Kulit dengan Inovasi Smart Tone, Apa Kelebihannya?

Hidupgaya – Indonesia merupakan bangsa yang dianugerahi dengan keberagaman, salah satunya warna kulit, mulai dari hitam manis sewarna madu, sawo matang, putih gading, cokelat, hingga kuning langsat. Semua wanita terlihat cantik dengan warna kulit alaminya. Cantik tidak lagi identik dengan warna kulit putih.

Terinspirasi oleh hal tersebut, Pond’s meningkatkan formula rangkaian perawatan dan pelembab kulit dengan inovasi teknologi Smart Tone yang  mampu beradaptasi dengan berbagai jenis warna kulit dan menjadikannya glowing.

Amaryllis Esti Wijono selaku Head of Marketing Skin Care Unilever Indonesia mengungkapkan bahwa peluncuran Pond’s Skin Perfecting Cream merupakan bentuk evolusi dari Pond’s yang telah hadir lebih dari 3 dekade di Indonesia. Di dunia kecantikan, tren dan kebutuhan konsumen terus berubah dan berkembang.

“Pond’s telah melewati perjalanan panjang sejak hadir pertama kali di Indonesia pada 1990 dan secara konsisten menghadirkan produk-produk penuh inovasi yang disesuaikan dengan kebutuhan kulit perempuan Indonesia, salah satunya Pond’s Skin Perfecting Cream. Kami percaya bahwa setiap jenis dan warna kulit dapat tampil memukau bila dirawat dengan tepat,” ujar Amaryllis dalam temu media di Jakarta, baru-baru ini.

Maudy Ayunda, Brand Ambassador Pond’s mengakui setiap orang memiliki warna kulit berbeda dan masing-masing memancarkan kecantikan. “Semua perempuan harus nyaman dan percaya diri akan kecantikan mereka sendiri. Menurutku, warna kulit kita merupakan keunikan yang dapat menjadi kekuatan perempuan,” ujarnya.

Selain teknologi Smart Tone, Pond’s Skin Perfecting Cream juga mengandung formula seperti Glutaboost-essence, Vitamin B3+ dan UVA/UVB filters. Gluta-Boost Essence yang bekerja 10 kali lebih efektif dibandingkan dengan Vitamin C untuk mencerahkan wajah dan menyamarkan bintik hitam. Mengandung Vitamin B3+ yang dapat mengurangi kekusaman dan membuat pori tampak lebih kecil.

Juga kandungan UVA/UVB filter untuk melindungi kulit dari sinar matahari. Terdapat 3 jenis varian Skin Perfecting Cream, yaitu untuk kulit normal, kulit berminyak, serta varian dengan SPF 30. “Pond’s juga melakukan inovasi
terhadap produk pembersih wajah (facial foam). Sehingga semakin melengkapi kebutuhan perawatan kulit perempuan Indonesia,” kata Amaryllis.

Selain melalui rangkaian produk terbaru, Pond’ juga menghadirkan platform Unlimited Shades of Indonesia untuk mengajak perempuan Indonesia merayakan ragam warna kulitnya. Unlimited Shades of Indonesia dapat diakses melalui http://tiny.cc/pondsindonesia di mana masyarakat dapat mengunggah fotonya dan berbagi cerita akan kebanggaan terhadap warna kulitnya.

“Semoga hadirnya Pond’s Skin Perfecting Cream dapat menjadi salah satu bentuk selebrasi keberagaman serta menjawab kebutuhan para konsumen, terutama bagi perempuan Indonesia agar semakin bangga menunjukkan warna kulitnya,” pungkas Amaryllis. (HG)