Hidupgaya.co – Dua pria petugas kebun binatang Ichikawa City Zoo, Kosuke Shikano dan Shumpei Miyakoshi, menjadi pengasuh Punch saat ini, bayi monyet Jepang yang ditolak dan ditelantarkan ibunya.

Punch the Monkey, punya nama asli Panchi-kun, lahir pada Juli 2025. Ia merupakan seekor monyet Jepang yang ditinggalkan induknya sejak lahir di Kebun Binatang Kota Ichikawa.

Keberadaannya pertama kali diketahui oleh seorang pengunjung yang kemudian melaporkannya kepada petugas.

Kosuke Shikano dan Shumpei Miyakoshi merupakan bagian dari tim yang berdedikasi dan bertanggung jawab untuk membesarkan dan memantau Punch setiap hari.

Kosuke Shikano dan Shumpei Miyakoshi

Kosuke Shikano secara luas diakui sebagai pengasuh utama yang turun tangan ketika Punch ditinggalkan. Ia membantu membesarkan Punch dan memperkenalkan boneka orangutan yang menjadi sumber kenyamanan anak orangutan yang berusia 6 bulan itu.

Adapun Shumpei Miyakoshi juga menangani perawatan Punch, membantu memberi makan, bersosialisasi, dan memastikan integrasinya yang lancar dengan kelompoknya.

Bersama-sama, mereka adalah sistem pendukung yang stabil di balik perjalanan Punch, memberikan kesabaran, perhatian, dan konsistensi yang membantunya tumbuh menjadi monyet yang dicintai orang-orang di seluruh dunia.

Momen kebersamaan Kosuke Shikano dan Shumpei Miyakoshi bersama Punch the Monkey

Kosuke Shikano, mengatakan kepada Reuters bahwa pihaknya sempat mencoba berbagai alternatif pengganti, seperti handuk yang digulung dan boneka lain. Pilihan akhirnya jatuh pada boneka orangutan berwarna oranye bermata besar dari IKEA.

Sejak saat itu, Punch hampir selalu terlihat membawa boneka tersebut ke mana pun ia pergi, menjadi teman bermain sekaligus ‘tempat aman’ saat ia dijauhi kawanan.

Boneka oranye itu memiliki ukuran lebih besar dari tubuh Punch.

Punch memiliki kemelekatan dengan si boneka orangutan, selalu membawanya ke mana-mana. Momen-momen inilah yang kemudian banyak dibagikan di media sosial dan membuat Punch the Monkey semakin dikenal luas. (HG)