Hidupgaya.co – Limbah cair yang dihasilkan dari proses pencucian menggunakan detergen menimbulkan tantangan tambahan bagi lingkungan. Kondisi ini menegaskan perlunya inisiatif, gerakan, dan kolaborasi bersama dari berbagai pihak untuk menjaga kelestarian bumi demi mewujudkan masa depan yang lebih baik.

Mengusung kampanye bertajuk #AlamiSoSoftUntukBumi, SoSoft, merek detergen berbahan aktif tumbuhan produksi WINGS Care, mengajak konsumen untuk turut berperan aktif dalam menjaga lingkungan, khususnya melalui pemilahan sampah dan aksi daur ulang sampah plastik.

Sebagai bentuk penguatan dampak keberlanjutan dari kampanye ini, SoSoft bekerja sama dengan Rekosistem, perusahaan rintisan pengelola dan daur ulang sampah berbasis teknologi, meresmikan Rekosistem x SoSoft Waste Station di kompleks Sekolah Al-Irsyad Satya Kota Baru Parahyangan (KBP), Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

“#AlamiSoSoftUntukBumi merupakan wujud nyata dukungan SoSoft dalam menghadapi tantangan persampahan, terutama karena pemilahan sampah organik dan anorganik masih belum berjalan optimal, padahal banyak kemasan anorganik yang sebenarnya memiliki nilai daur ulang,” ujar Anastasia Pamela, Head of Fabric Care Category WINGS Group Indonesia.

Melihat kondisi tersebut, SoSoft berinisiatif menggerakkan konsumen agar ikut berkontribusi dalam mengurangi sampah plastik dan mewujudkan bumi yang lestari dengan melakukan dua langkah sederhana, yakni pilih detergen tumbuhan yang lebih ramah ingkungan dan daur ulang kemasan, mengenali dan memilah sampah berdasarkan kategorinya, kemudian menyetorkan sampah plastik ke fasilitas daur ulang terdekat, seperti waste station atau bank sampah. 

Rekosistem x SoSoft Waste Station

Anastasia menekankan, melalui kampanye #AlamiSoSoftUntukBumi, SoSoft ingin menunjukkan bahwa kepedulian terhadap bumi bisa dimulai dari kebiasaan sehari-hari, mulai dari kegiatan domestik seperti mencuci.

“SoSoft percaya bahwa pilihan sederhana seperti menggunakan detergen berbahan aktif tumbuhan dan mendaur ulang kemasan bisa membawa dampak besar bagi masa depan lingkungan kita,” tandasnya.

Waste station kolaborasi SoSoft dan Rekosistem tersebut menargetkan pengumpulan hingga 16 ton sampah rumah tangga dalam satu tahun, yang akan didaur ulang menjadi produk bernilai guna. Melalui inisiatif #AlamiSoSoftUntukBumi, Rekosistem menjadi perpanjangan tangan SoSoft untuk memproses sampah yang dikumpulkan secara bertanggungjawab dan meningkatkan angka daur ulang dari sampah kemasan.

Kegiatan daur ulang sampah merupakan tanggung jawab bersama dan harus melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat. Agar gerakan ini dapat berjalan berkelanjutan dan mendorong partisipasi masyarakat dalam memilah sampah yang dapat didaur ulang, SoSoft bersama Rekosistem memberikan insentif berupa poin (Rekopoin) bagi masyarakat pengguna aplikasi Rekosistem.

Masyarakat dapat menyetorkan kemasan kosong SoSoft di seluruh jaringan waste station Rekosistem, dan setiap setoran akan mendapatkan: 100 Rekopoin untuk satu botol kosong SoSoft, 50 Rekopoin untuk satu pouch ukuran 360ml dan 700ml, dan 5 Rekopoin untuk 1 sachet ukuran 40ml.

Poin tersebut dapat dikumpulkan dan ditukarkan menjadi berbagai keuntungan menarik melalui aplikasi Rekosistem. (HG)