Hidupgaya.co – Seiring bertambahnya usia, lansia kerap mengalami penurunan fungsi fisik dan kognitif yang berdampak pada keterbatasan aktivitas harian, termasuk dalam menjaga kebersihan diri dan buang air. Kondisi ini membuat peran pengasuh di panti sosial atau keluarga yang merawat di rumah menjadi penting.
Kurangnya pemahaman mengenai perawatan yang tepat berpotensi memengaruhi kesehatan kulit, kenyamanan, serta martabat lansia dalam menjalani keseharian.
Peduli pada situasi ini, PT Uni-Charm Indonesia Tbk (Unicharm) mengadakan kegiatan Unicharm Goes to Elderly Facility dengan memberikan edukasi perawatan lansia kepada para pengasuh di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3, Jakarta Selatan.
Inisiatif ini sejalan dengan Inisiatif ini sejalan dengan esensi merek korporat Unicharm, yaitu Love Your Possibilities, di mana semua orang dapat memaksimalkan potensinya di setiap waktu, dan saling mendukung satu sama lain dengan semangat altruisme.
Kegiatan ini juga menegaskan peran sektor swasta dalam mendukung kesiapan masyarakat menghadapi perubahan struktur demografi nasional. Hal ini selaras dengan komitmen jangka panjang Unicharm.
“Unicharm membawa misi untuk mewujudkan masyarakat simbiosis Indonesia yang sehat nyaman dan bahagia melalui produk penyerapan yang berkualitas. Kami di Unicharm bertekad untuk bertransformasi melampaui peran sebagai sekadar produsen produk sanitasi, menjadi life time partner yang setia menemani dan mendukung setiap fase kehidupan masyarakat mulai dari bayi, orang tua, hingga hewan peliharaan,” ujar Presiden Direktur Unicharm, Yasutaka Nishioka.

Langkah itu menjadi bukti nyata kontribusi sosial Unicharm yang menyentuh sisi kemanusiaan. “Melalui inisiatif ini, Unicharm secara konsisten menyatukan langkah dengan agenda global dalam mewujudkan Sustainable Development Goals (SDGs), memastikan bahwa di masa depan tidak ada satu pun individu yang tertinggal dalam mendapatkan hak atas kehidupan yang bersih dan sehat,” tandas Nishioka.
Selama kunjungan di Panti, Unicharm memberikan edukasi komprehensif kepada para pengasuh, fokus pada peningkatan standar perawatan lansia melalui pemilihan dan penggunaan popok dewasa yang tepat, untuk menunjang dalam menjaga higienitas dan kesehatan para lansia agardapat menjalani keseharian yang lebih mandiri, sehat, nyaman dan bahagia.
Dalam memilih popok dewasa ada panduan 3 Pas, yaitu:
1. Tipe popok
Pilih popok yang sesuai dengan kondisi tubuh lansia. Popok tipe celana direkomendasikan untuk lansia yang bisa berjalan, berdiri dan duduk sendiri. Sedangkan tipe perekat sesuai untuk lansia yang sebagian besar waktunya dihabiskan dengan berbaring, dan sulit untuk berpindah dari ranjang.
2. Ukuran harus pas
Perhatikan ukuran pinggang saat memilih popok tipe celana, dan ukuran pinggul saat memilih popok tipe perekat.
3. Nyaman di badan
Guna mendapatkan kenyamanan seperti celana dalam, pilih popok celana yang menyerap banyak dan memerikan rasa aman. Bagi yang banyak menghabiskan waktu di tempat tidur, bisa mencoba Lifree Anti Bocor Tape yang mengurangi risiko masalah kulit (ruam dan luka baring/decubitus).
Cara pakai popok juga harus tepat agar terasa nyaman. Caranya, saat memakaikan popok tipe perekat, pertama-tama gulingkan badan lansia ke samping untuk meletakkan popok dengan posisi tulang ekor tepat di bagian tengah, sambil menekuk tepian popok agar perekat tidak mengenai kulit.
Setelah posisi badan kembali ke tengah, tarik dan rapatkan popok hingga tidak ada celah di pangkal paha, lalu letakkan ujung popok di tengah perut untuk merekatkan pita perekatnya.
Sebagai langkah akhir, tempelkan pita perekat secara bersilangan guna menutup celah dan mencegah kebocoran secara optimal. Sementara itu untuk tipe celana, penggunaan dilakukan dengan mudah dan cepat menyerupai cara mengenakan celana dalam biasa. (HG)