Hidupgaya.co – UMKM terbukti menjadi tulang punggung ekonomi nasional di tengah dinamika ekonomi global dengan kontribusi lebih dari 97% terhadap struktur usaha di Indonesia serta peran vital dalam penciptaan lapangan kerja dan ketahanan ekonomi.

Diplomat Success Challenge (DSC) Season 16 kembali menegaskan perannya sebagai penggerak ekosistem wirausaha kolaboratif Indonesia. Tak hanya fokus pada pengembangan bisnisnya, DSC fokus pula pada penguatan karakter wirausahawan muda Indonesia.

Tahun ini, DSC Season 16 memberikan total hibah usaha senilai total Rp2,5 miliar disertai serangkaian pendampingan intensif dan ekosistem wirausaha Diplomat Entrepreneur Network (DEN).

“DSC tidak menilai performa bisnis semata, tetapi juga kesiapan wirausaha untuk bertumbuh secara berkelanjutan. Program ini mendorong wirausaha yang tidak hanya kuat secara model bisnis, tetapi juga matang secara karakter. Inilah mengapa kami menilai melalui pendekatan 3P: Paham, Piawai, dan Persona, sebagai pondasi wirausaha masa depan,” kata Ketua Dewan Komisioner DSC, Surjanto Yasaputera, dalam temu media di Jakarta, baru-baru ini.

Ketua Dewan Komisioner DSC, Surjanto Yasaputera (kedua dari kanan) di acara pengumuman DSC 2026 (dok. Hidupgaya.co)

Salah satu inovasi program di DSC Season 16 adalah Founder’s Arena, sebuah tahapan yang menguji ketangguhan para challenger sebagai pendiri bisnis. Pada fase ini, peserta diuji dalam kemampuan mengambil keputusan, beradaptasi di bawah tekanan, serta
membangun kolaborasi yang sinergis. “Inilah nilai-nilai yang menjadi pondasi kepemimpinan wirausaha jangka panjang,” ujar Surjanto.

Di acara puncak Final DSC Season 16, Jonathan Holiyanto dari Lean Lab berhasil meraih penghargaan sebagai Best of The Best dan menerima hibah modal usaha sebesar Rp320 juta beserta pendampingan intensif.

Lean Lab dikenal melalui inovasi selai bubuk sehat rendah lemak dan tinggi protein, yang menawarkan alternatif praktis dan relevan bagi gaya hidup modern.

Lean Lab juga tercatat sebagai finalis Food Startup Indonesia (FSI), salah satu mitra strategis DSC Season 16.

“Jonathan menunjukkan keseimbangan antara pemahaman bisnis yang kuat, eksekusi yang piawai, serta persona kepemimpinan yang adaptif dan kolaboratif. Inilah standar wirausaha masa depan yang ingin kami dorong melalui DSC,” tutur Surjanto mengomentari kemenangan itu. .

Selain Lean Lab, ada beberapa brand lainnya yang berhasil memboyong hibah modal usaha. Dari ranah F&B, ada Bela Putra Perdana (Rumah Tempe Indonesia) dan Ghea Anisa (Roti Kembang). Kemudian dari ranah teknologi, ada Sidhi Umbara (Revelware Technology) dan Kevin Ananta Marga (Vityuu Sweet Block Spray). Serta, dari ranah kriya & fesyen ada Dhea Febrina (Klab Serru!).

Selain itu, dua penghargaan khusus juga diberikan, yaitu The Most Innovative Business yang dianugerahkan kepada Ganari yang menawarkan solusi penyerapan karbon berbasis mikroalga; dan The Most Creative Business kepada Sigma Project, jenama sepatu dengan misi sosial untuk anak-anak underprivileged di Papua.

Lean Lab berhasil meraih penghargaan sebagai Best of The Best di program DSC Season 16 (dok. Hidupgaya.co)

Memasuki tahun ke-16, DSC memperluas kolaborasi pentahelix yang berdampak, antara lain dengan pelaku usaha, pemangku kebijakan, institusi pendidikan, hingga komunitas budaya. Wakil Sekretaris Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO), Lucia Karina, menilai langkah ini krusial agar UMKM Indonesia mampu menjawab tantangan global.

Menurutnya, UMKM tidak lagi dapat dipandang sebatas pemain lokal, melainkan berpotensi menjadi bagian dari rantai pasok nasional hingga internasional.

DSC Season 16 bukan hanya menjadi bukti konsistensi bagi Wismilak Foundation dalam mendukung kewirausahaan Indonesia, tetapi juga menjadi ruang tumbuh bagi lahirnya wirausaha berkualitas dari tahun ke tahun.

Dengan ekosistem yang terus diperkaya kolaborasi lintas sektor, DSC diharapkan menjadi fondasi bagi masa depan kewirausahaan Indonesia yang lebih berdaya saing, berkelanjutan, dan berakar pada nilai-nilai luhur kebangsaaan. (HG)