Hidupgaya.co – Kulit terlihat kusam habis liburan? Sebelum memutuskan mengambil perawatan mahal untuk memulihkan kulit yang terlihat kehilangan kilaunya, perlu diketahui bahwa penyebab utama kulit kusam adalah terlalu banyak sel yang menumpuk di permukaan kulit.

Riset menunjukkan bahwa kulit tampak lebih cerah dan bercahaya ketika bebas dari partikel. Kulit lebih kusam ketika partikel menumpuk. Pasalnya, sel-sel menyerap cahaya yang menyinari wajah, sehingga lebih sulit untuk tampak bercahaya saat terjadi penumpukan partikel.

Ada sejumlah penyebab lain kulit kusam, antara lain dehidrasi, paparan dan kerusakan akibat sinar matahari, stres, penuaan, polusi, merokok, genetika, hormon dan pemakaian obat-obatan, seperti pil kontrasepsi.

Cara mencerahkan kulit

Agar kulit kembali bercahaya, kita umumnya menggunakan agen pencerah. Berbeda dengan memutihkan kulit, agen pencerah tujuannya bukan untuk mengurangi pigmentasi tetapi untuk meningkatkan kecerahan dan kilau kulit.

Secara alami, kulit terus-menerus melepaskan sel-sel mati. Seluruh lapisan luar kulit mengganti dirinya sendiri kira-kira setiap 4 minggu. Ketika sel-sel mati ini menumpuk di permukaan kulit, hal itu dapat menyebabkan kulit tampak kusam.

Dengan menghilangkan sel-sel kulit mati dari wajah dan mengembalikan kelembapan, wajah terlihat lebih cerah.

Sejumlah orang mencoba mencerahkan kulit kusam dengan menggunakan riasan. Namun, produk kosmetik cenderung memberikan kilau sementara. Lebih efektif untuk menargetkan kulit secara langsung.

Berikut perawatan atau prosedur dermatologis untuk membantu memperbaiki warna kulit agar terlihat bercahaya kembali dikutip dari laman MedicalNewsToday:

Eksfoliasi

Eksfoliasi adalah teknik yang menghilangkan sel-sel kulit mati dan merangsang produksi sel-sel baru. Eksfoliasi meningkatkan kecerahan kulit dengan menciptakan warna kulit yang lebih halus dan berkilau.

Jenis eksfoliasi mencakup eksfoliasi fisik dan kimia. Eksfoliasi fisik/mekanis menggunakan metode manual untuk menghilangkan sel-sel kulit berlebih di wajah, misalnya, melalui sikat tubuh, yang dapat dibeli bebas tanpa resep.

Eksfoliasi kimia menggunakan pembersih yang diaplikasikan pada kulit, termasuk scrub berbahan dasar gula dan arang. Produk ini juga tersedia di pasar, bisa dibeli tanpa resep.

Seberapa sering seseorang harus melakukan eksfoliasi bervariasi antara jenis kulit dan teknik eksfoliasi. Namun sebaiknya tak melakukan eksfoliasi terlalu sering, karena ini dapat mengiritasi kulit dan menyebabkan lapisan bawah kulit menghasilkan minyak berlebih.

Orang dengan kulit sensitif mungkin lebih menyukai eksfoliator kimia ringan untuk menghindari iritasi kulit yang berlebihan. Adapun kulit berminyak membutuhkan teknik eksfoliasi yang lebih kuat.

Orang dengan kulit berwarna harus menghindari eksfoliasi kimia yang kuat. Jenis eksfoliasi ini dapat menyebabkan munculnya bintik-bintik pada kulit setelah luka bakar, gigitan serangga, atau jerawat.

Lembapkan dengan produk pelembap

Gunakan produk pelembap untuk mengembalikan hidrasi pada kulit. Pelembab berfungsi melembapkan, menciptakan lapisan pelindung tambahan, yang melindungi kulit dari pengaruh lingkungan, sehingga mengurangi tampilan kusam yang dapat disebabkan oleh kondisi cuaca ekstrem.

Jenis kulit seperti kering, berminyak, atau kombinasi akan menentukan jumlah, frekuensi, dan jenis pelembap yang perlu digunakan. Dalam setiap kategori kulit, terdapat produk khusus yang ditujukan untuk area tubuh tertentu seperti bibir, bawah mata, kaki, atau wajah. Pelembap dapat berupa losion, salep, dan body butter, pilihlah sesuai kebutuhan kulit.

Menggunakan roller wajah

Roller wajah secara khusus menargetkan kulit wajah. Roller ini meningkatkan sirkulasi dan mengurangi bengkak, yang dapat bermanfaat untuk mencerahkan kulit.

Gunakan roller wajah dengan memulai dari tengah wajah dan bergerak ke luar, mengikuti garis alami wajah untuk menekankan struktur wajah.

Perawatan laser resurfacing

Prosedur dermatologis yang dapat membantu mencerahkan kulit adalah perawatan laser resurfacing, menggunakan sinar laser menembus jauh ke dalam kulit menggunakan energi termal. Sinar tersebut merangsang produksi kolagen dan membantu sel beregenerasi untuk menyembuhkan kulit yang rusak. Hasilnya biasanya menunjukkan kulit yang bercahaya dan diperbarui.

Perlu dicatat, ada sejumlah produk yang harus dihindari saat mempertimbangkan untuk mencerahkan kulit. Misalnya hidrokuinon, krim yang dapat membantu mengatasi kulit kusam. Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) tidak menyetujui hidrokuinon karena profil keamanannya belum diketahui. (HG)