Hidupgaya.co – Harga emas kembali ‘terbang’ dalam beberapa hari terakhir. Pasar global diguncang dengan harga emas dunia menembus level US$4.000 per troy ounce untuk pertama kalinya dalam sejarah. Kenaikan ini mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa dan memperkuat posisi emas sebagai salah satu aset paling stabil dan berharga di dunia.

Berdasarkan berbagai laporan, lonjakan harga emas ini didorong oleh meningkatnya permintaan dari pasar Asia, terutama Tiongkok, serta kekhawatiran investor terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi global.

“Di tengah gejolak pasar saham dan mata uang, emas kembali menunjukkan jati dirinya sebagai aset safe haven yang mampu melindungi nilai kekayaan dari waktu ke waktu,” kata Esther Napitupulu, Brand Manager Lakuemas.

Emas bukan sekadar komoditas, tapi instrumen investasi jangka panjang yang terbukti selalu naik nilainya dari tahun ke tahun.

Esther menyampaikan, sejatinya siapasaja bisa berinvestasi emas, bahkan dalam nominal kecil. “Melalui Lakuemas misalnya, siapa pun bisa mulai berinvestasi emas secara digital, kapan pun, dan mulai dari nominal kecil, bahkan dari hanya Rp50.000,” ujarnya.

Dia menyampaikan, dulu orang harus ke toko emas untuk beli dan menyimpan fisiknya, sekarang cukup lewat aplikasi. Di Lakuemas, setiap orang bisa membeli emas digital kapan saja, simpan dengan aman, dan jual kembali kapan pun butuh uang tunai. “Yang penting bukan seberapa besar kamu mulai, tapi seberapa konsisten kamu berinvestasi,” terang Esther.

Menurutnya, harga emas yang tembus US$4.000 per troy ounce menjadi momentum berharga untuk mulai melangkah. “Bukan hanya karena nilainya yang terus meningkat, tapi juga karena investasi emas terbukti tahan terhadap krisis dan inflasi, dua faktor yang kini menghantui perekonomian global,” bebernya.

Fakta mengenai emas digital

Masih banyak masyarakat yang salah paham mengenai emas digital. Banyak yang mengira
bahwa emas digital hanyalah sekedar angka di aplikasi, atau bahkan bentuk kontrak spekulatif tanpa wujud fisik.

“Faktanya, emas digital adalah emas fisik murni (24 karat) yang kepemilikannya dicatat dan ditransaksikan secara online. Meskipun tidak dipegang langsung, emas ini benar-benar ada dan disimpan di lembaga kustodian resmi, sehingga aman dan terjamin,” ujar Esther.

Kalau dulu masyarakat harus menunggu punya uang yang banyak dulu untuk membeli emas batangan, sebut Esther, kini semua orang bisa mulai berinvestasi emas sedikit demi sedikit secara konsisten. “Jangan tunggu sampai harga emas makin tinggi baru mulai berinvestasi,” tandasnya.(HG)