Hidupgaya.co – Gula dalam menu makanan yang kita konsumsi dapat berupa gula alami atau tambahan. Gula tambahan adalah gula dan sirup yang ditambahkan ke dalam makanan selama persiapan atau pengolahan, atau di meja makan. Sedangkan gula alami ditemukan secara alami dalam makanan, seperti buah (fruktosa dan glukosa) dan susu (laktosa).
Banyak orang mengonsumsi gula lebih banyak daripada yang mereka sadari. Faktanya, tubuh tidak membutuhkan gula untuk bisa menjalankan fungsinya dengan baik. Gula tambahan tidak memberikan manfaat nutrisi sama sekali, tetapi sering kali justru mengandung banyak kalori tambahan yang dapat menyebabkan kelebihan berat badan atau obesitas, menurut pakar diet di WebMD.
Lantas, berapa banyak gula tambahan yang aman? Asosiasi Jantung Amerika (AHA) merekomendasikan untuk membatasi gula tambahan tidak lebih dari 6% kalori setiap hari. Bagi kebanyakan wanita, jumlah tersebut tidak lebih dari 100 kalori per hari, atau sekitar 6 sendok teh gula. Untuk pria, tidak lebih dari 150 kalori per hari, atau sekitar 9 sendok teh.

Rekomendasi AHA berfokus pada semua gula tambahan tanpa memilih jenis seperti sirup jagung fruktosa tinggi.
Perhatikan sejumlah makanan dan minuman apa yang mengandung gula tambahan, di antaranya minuman ringan biasa, teh dan kopi manis, minuman energi, permen, minuman buah, es krim, yogurt manis, susu yang ditambahkan perisa/gula, sereal dan snack bar.
Ada cara untuk mengidentifikasi gula tambahan. Untuk menentukan apakah makanan kemasan mengandung gula tambahan dan berapa banyak, baca panel Informasi Nilai Gizi. Cari kata ‘gula tambahan’ di bawah ‘total gula’.
Ada empat kalori dalam satu gram. Jadi, jika suatu produk mengandung 15 gram gula per sajian, itu berarti 60 kalori dari gula, tidak termasuk bahan lainnya.
Jika tidak ada panel Informasi Nilai Gizi, lihat daftar bahan. Gula memiliki banyak nama lain. Selain yang berakhiran ‘osa’, seperti maltosa atau sukrosa, nama lain untuk gula antara lain sirup jagung fruktosa tinggi, molase, gula tebu, pemanis jagung, gula mentah, sirup, madu, atau konsentrat jus buah.
Batasi konsumsi makanan dengan kandungan gula tambahan yang tinggi, termasuk minuman manis. Satu kaleng soda biasa berukuran 350 ml saja mengandung 10 sendok teh gula, atau 160 kalori — dan tidak mengandung nutrisi sama sekali.
Jadi cerdaslah dalam konsumsi makanan minuman, jangan sampai mengasup tinggi kalori namun miskin gizi. (HG)