Hidupgaya.co – Megan Domani ternyata doyan ngopi dan mengandalkan minuman dengan aroma harum ini untuk mengawali hari. Menurutnya, secangkir kopi bisa menjadi ‘penyelamat hari’ saat rasa lelah hadir di tengah jadwal padat.
“Kopi bikin lebih fokus saat bekerja. Terkadang kerja itu dari pagi ketemu pagi. Aku minum kopi sehari bisa tiga kali. Karena kerja dari pagi ke pagi, aku butuh kopi biar makin semangat,” ujar Megan di acara Grand Final Top GenZation 2.0 Jakarta yang digelar Top Coffee sekaligus menandai Hari Kopi Sedunia di Lippo Mall Nusantara, baru-baru ini.
Dia mengakui, waktu istirahat yang minim di tengah kesibukan syuting membuatnya harus bisa menjaga energi dan konsentrasi. Untuk itulah dia mengandalkan kopi.
Seiring berjalannya waktu, Megan mulai lebih bijak dalam mengatur asupan kafein. Dia telah menemukan cara menikmati kopi tanpa harus berlebihan. Pilihannya jatuh pada perpaduan rasa kopi, susu creamy dan cokelat seperti varian Top Coffee Moccacino. “Sekarang ada Top Coffee Moccacino, jadi aku minum sehari sekali saja,” ujar pesohor yang tahun ini menapak usia 22 tahun.

Bintang Cinta Karena Cinta itu mempercayakan kopi sebagai penyuntik semangat agar suasana hati kembali baik. “Ngopi itu kayak recharge. Walau cuma lima menit, bisa bikin mood balik lagi,” tuturnya.
Kesempatan sama, barista berprestasi yang mewakili Indonesia di Kompetisi Latte Art Dunia 2025, Bryan, mengatakan baginya kopi bukan sekadar minuman, tapi hobi dan passion yang mempertemukannya dengan banyak kesempatan berharga. “Ketika persiapan menuju kompetisi latte art dunia, saya berlatih berkreasi pakai kopi hitam Top Coffee,” ujarnya.
Bryan juga membagikan resep kreasi Top Coffee yang bisa dibuat sendiri oleh konsumen di rumah. Caranya mudah: Pakai Top Coffee Kopi Instan Murni sebagai base kopinya. Kemudian, tambahkan sedikit perasan jeruk segar dan diaduk. Lalu, sebagai pemanis di bagian atasnya bisa ditambahkan vanilla cream, orange zest (kulit jeruk yang diparut), dan nutmeg (parutan biji buah pala).
Ajang pencarian bakat dan pemberian beasiswa
Thomas Michael Hermawan, Marketing Manager Top Coffee mengatakan Top GenZation 2.0 Jakarta, merupakan ajang pencarian bakat yang sejak awal konsisten membuka ruang bagi generasi muda untuk berkompetisi di bidang musik, tari, e-sports, dan cerdas cermat.

“Tidak hanya mengapresiasi bakat terbaik anak muda yang telah diseleksi dari berbagai murid Sekolah Menengah Atas (SMA), Top Coffee juga memberikan beasiswa dalam bentuk biaya hidup untuk mendampingi masa pendidikan S1 para anak-anak penerima beasiswa dari keluarga petani kopi,” ujar Thomas.
Berasal dari keluarga petani kopi di Sumatera Selatan, Elsye Giovani yang kini mengenyam pendidikan S1 di Universitas Nahdatul Ulama Surabaya lewat jalur beasiswa merasa beruntung mendapat bantuan beasiswa biaya hidup. Elsye menjadi salah satu dari tiga orang anak petani kopi yang terpilih untuk menerima beasiswa dari Top Coffee. (HG)