Hidupgaya.co – Festival mode ikonis asal Jepang yang telah sukses selama lebih dari dua dekade, Tokyo Girls Collection (TGC) resmi digelar di Jakarta International Convention Center (JICC).
Melalui ‘KAO presents TGC Jakarta 2025’ acara yang menggabungkan fashion, musik, budaya populer, dan hiburan dalam satu panggung hiburan berskala besar tampil dalam format pertunjukan inklusif yang memfasilitasi perempuan dari berbagai latar belakang untuk mengekspresikan jati diri, kreativitas, serta potensi mereka.
Selama dua hari, acara itu menampilkan koleksi eksklusif dari empat desainer mode Indonesia, yakni Hartono Gan, Tities Sapoetra, DANJYO HIYOJI, dan Monique Soeriaatmadja.
Setiap desainer menampilkan koleksi khas mereka yang dipadukan dengan penampilan musisi papan atas, menciptakan pertunjukan yang menyinergikan fashion dan musikal secara harmonis.

Hartono Gan menampilkan koleksi eksklusif yang terinspirasi dari semangat pemberdayaan perempuan. Dikenal dengan desain well-tailored berkarakter klasik, glamor, dan modern, Hartono menghadirkan power suit bergaya gender-neutral yang menggabungkan sisi maskulin dan feminin secara harmonis.
Siluet kuat dan detail bernuansa rock-and-roll menciptakan busana penuh karakter dan elegansi sebanyak 30 set busana.
Hartono menyampaikan, perempuanharus merasa powerful lewat pakaian yang ia kenakan.
Penampilan koleksi ini diperkuat dengan aksi panggung Vidi Aldiano, menegaskan pesan tentang ekspresi diri dan jekuatan melalui fashion.

Desainer Tities Sapoetra menghadirkan koleksi terbaru dari TS The Label, menampilkan siluet edgy, kontemporer, dan berdaya pakai tinggi.
Dikenal dengan karakter desain fashion-forward dan motif labirin ikonis, TS The Label dirancang untuk mencerminkan keberanian serta ekspresi diri setiap perempuan.
Koleksi teranyar ini kian semarak saat dikenakan di panggung pertunjukan Alika Islamadina, Rangga Moela, Audrey Tapiheru, dan Band Rewind.
Label DANJYO HIYOJI hasil besutan desainer Dana Maulana menyajikan koleksi streetwear penuh warna yang mencerminkan semangat generasi muda.Koleksi ini dirancang untuk membuat perempuan tampil bersinar, percaya diri, dan energetik nelalui siluet modern dan tabrak warna yang berani.
Dana mengatakan, koleksi itu dihadirkan agar perempuan merasa berkilau dengan busana yang mereka kenakan.
Pertunjukan dikemas secara imersifmelalui kolaborasi seni yang melibatkan penampilan Lyodra, DJ Nada Serodja, dan tari tradisional Kreasi Mardika, menyatukan nuansa modern dan budaya lokal.
Sedangkan Monique Soeriaatmadja menampilkan dua label, alex[a]lexa dan SOE Jakarta. Selama ini jenama alex[a]lexa dikenal dengan estetika streetwear kontemporer dan sporty yang mencerminkan semangat urban anak muda.
Sementara SOE Jakarta merepresentasikan eksplorasi kreatif terhadap kain tenun tradisional Indonesia, yang diolah menjadi busana modern edgy.
Untuk koleksi ini, Monique menjalin kolaborasi erat dengan perajin lokal, menjadikan SOE sebagai bentuk nyata dedikasinya terhadap pelestarian tekstil nusantara.
‘KAO presents TGC Jakarta 2025’ memberikan kejutan dengan penampilan spesial Fruits Zipper dan Shinako dari Jepang di panggung mengenakan kostum kimono modern bergaya kekinian yang mencuri perhatian.
Fruits Zipper adalah grup idola asal Jepang beranggotakan tujuh personel: Amane Tsukiashi, Karen Matsumoto, Mana Manaka, Yui Sakurai, Noel Hayase, Luna Nakagawa, dan Suzuka Chinzei.

Grup ini merupakan bagian dari proyek Kawaii Lab milik agensi Asobisystem yang memiliki misi untuk nemperkenalkan budaya pop Jepang ke ranah global.
Mengusung konsep ‘From Harajuku to the World’ grup Fruits Zipper dikenal melalui lagu-lagu seperti ‘Watashi no Ichiban Kawaiitokoro’ yang viral di media sosial, serta gaya penampilan penuh energi.
Sedangkan Shinako adalah pembuat konten dan YouTuber ternama asal Jepang yang dikenal melalui konten bertema Harajuku, ASMR makanan manis, serta video tarian.
Memiliki lebih dari 1,28 juta pelanggan di YouTube dan jutaan pengikut di media sosial, Shinako menjadi figur penting dalam penyebaran budaya pop Jepang secara digital.
Kehadiran dua figur populer dari Jepang ini semakin memperkuat semangat ‘KAO presents TGC Jakarta 2025’ dalam merayakan keberagaman budaya pop dan memperkuat jembatan kreativitas antara Indonesia dan Jepang.
Terkait gelaran TGC di Jakarta, Yukiko Ikeda, Executive Officer Chief Producer W TOKYO INC, penyelenggara TGC Jepang, menyampaikan
Selama lebih dari dua dekade, pihaknya telah menciptakan acara yang inklusif dan interaktif, memadukan mode dengan hiburan.

“Kami sangat antusias bisa menghadirkan pengalaman serupa dengan sentuhan lokal Indonesia. Jakarta dipilih sebagai lokasi perdana karena merupakan pusat komunitas kreatif nasional dan titik awal strategis untuk membangun gerakan yang inklusif,” ujarnya.
Sementara itu, PT Mitsui Indonesia, sebagai mitra strategis dan investor utama melihat ‘KAO presents TGC Jakarta 2025’ sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memperkuat koneksi budaya antara Jepang dan Indonesia serta memperkuat industri kreatif lokal.
“Fashion adalah bentuk diplomasi lembut yang efektif, mampu menjembatani perbedaan budaya dan generasi,” ujar Isao Kohiyama, President & CEO Mitsui Indonesia.
Dia optimistis ‘KAO presents TGC Jakarta 2025’ mampu memperkuat hubungan antar negara sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia. (HG)